
Saat Yinly masih senang dengan kata-kata yang dia ucapkan , seorang prajurit penjaga datang dan terkejut dengan apa yang dia lihat.
" nona muda kedua, apa yang anda lakukan disini ? " ucapnya dengan beberapa kali melirik ke arah Tetua Lin dan Tetua Gu serta anggota keluarga Xiao yang lain.
" nona "
" dia...??"
begitu batin mereka berdelapan.
" Tetua Gu , Tetua Lin bagaimana anda bisa kemari , bukankah Anda bilang akan memetik beberapa tanaman herbal di lapisan kedua ?? " tanya prajurit penjaga tersebut dengan curiga .
dengan nada khawatir Tetua Lin menjawab
" maaf penjaga utama kami mengikuti nona barusan, karena takut terjadi sesuatu pada nona muda "
" ehh iya iya begitu ,, hehe , maaf membuat anda khawatir penjaga utama " balas salah satu dari 6 orang pria dewasa itu sembari tersenyum canggung
" Ohh , nona apa yang anda lakukan disini. Tempat ini berbahaya bagaimana bisa anda..... Ehh nona... " ucap penjaga utama dan melirik ke arah Yinly namun dia tidak ada ditempat nya barusan dan terlihat didekat 6 orang pria dewasa itu sembari mencari sesuatu.
" Nona apa yang anda lakukan...? " ucapnya dan berjalan menuju kearah Yinly berdiam diri
Terlihat dia sedang tertidur dalam posisi duduk bersila. Dengan sigap penjaga utama tersebut meraih Yinly dan berkata
" Aku akan membawa nona kembali ke kediamannya kalian juga kembalilah, aku tidak akan memberi tahukan hal ini pada Tuan besar " ucapnya sembari melesat cepat dengan ilmu meringankan tubuh nya sembari mengendong Yinly dengan kedua tangannya
Beberapa saat lalu , ketika penjaga utama sedang mengintrogasi kedelapan orang tadi , dia menuju ke arah serigala yang masih terluka karena diburu oleh beberapa anggota keluarga bangsawan Xiao yang lain.
" Apa kau masih merasa sakit ? " ucapnya dengan masih mengobati kaki kanan bagian belakang nya.
" tidak terima kasih , apa yang bisa hamba lakukan untuk membalas perbuatan baik ini ? " ucap harimau itu
" tidak , sekarang pergilah sebelum mereka menangkap mu kembali " ucap Yinly dengan segera menyuruhnya untuk pergi.
__ADS_1
serigala itu langsung pergi karena Yinly menyuruhnya segera pergi.
Saat Yinly mencoba untuk berdiri , dia merasa sesuatu yang hangat disekitar tubuhnya . Lalu ia mencoba untuk duduk bersila , karena saat mengobati kaki serigala itu ia juga menghabiskan tenaganya.
Dan beberapa menit kemudian , tiba-tiba saja tubuhnya ditarik dan langsung dibawa pergi , padahal ia belum selesai menyerap energi disekitar.
Yinly hanya bisa pasrah meski ia meronta sekalipun , Yinly tahu jika orang yang memakai pakaian pelayan ini memiliki kekuatan yang tidak bisa diragukan lagi.
( skipp yahh )
Yinly sudah kembali ke kediamannya dan keesokan harinya dia sudah pergi meninggalkan kediaman keluarga bangsawan Xiao.
flashback end
kita beralih ke Yinly sekarang.....
" ohhh , begitu pantas saja aku merasa ada sesuatu dari dalam tubuh mu ? " ucap Realted
( mungkin ada yang bakal nanya itu cerita nya diceritain semua , yahh gk lahh , yang diceritain itu cuman yang pas dia *ngambil tanaman herbal di lapisan ketiga aja , terus gak sengaja ketemu sama prajurit penjaga , akhirnya pulang deh dengan pasrah* tanpa menceritakan kelanjutan nya )
" ohh iya bagaimana dengan Kakek, ayo ceritakan , kami mau dengar " lanjut Yinly
" iya π kami juga mau dengar " ucap Started
" baiklah , jadi......" Kakek Luang menceritakan semua tanpa ada yang dia tutupi,,,,,
flashback
5.000.000 tahun yang lalu
di kerajaan ular iblis , tepatnya di sebuah dimensi yang berbeda .
" cepat kau bawa ini pergi , suatu saat kau akan bertemu dengan pemilik asli dari kitab racun ini " ucap seorang pria paruh baya yang masih terlihat gagah walau kekuatan yang ia miliki sudah terkuras habis .
__ADS_1
" baiklah yang mulia , hamba akan pergi suatu saat nanti hamba akan kembali jangan sampai terjadi sesuatu pada anda yang mulia " ucap pria sepuh yang masih terlihat awet muda.
pria sepuh itu langsung pergi ke hutan untuk mempermudah nya dalam bersembunyi dari kejaran orang orang jahanam .
beberapa bulan sudah ia lewati , dengan pergi keberbagai tempat pergi tanpa tahu arah , hingga membuat nya hampir putus asa.
" haihh dimana orang itu , kapan lagi aku harus pergi tanpa arah dan tujuan begini " ucapnya dengan nada pasrah
" tenanglah , aku akan membantu mu untuk mempermudah jalanmu " ucap seorang wanita cantik bagai bidadari surga dengan senyumnya yang menawan , dialah Dewi Keberuntungan
" Dewi , hormat pria tua ini pada Dewi Keberuntungan " ucap sepuh itu dengan membungkuk sedikit
" tidak masalah , aku akan membantu Anda , pergilah ke dunia terkecil dari semua bintang yang ada di alam semesta, lalu pergilah ke arah Utara jangan pernah berhenti menyerah , suatu saat nanti anda akan menemukan nya , Pemilik Dunia " ucap Dewi Keberuntungan setelah mengucapkan 2 kata terakhir ia langsung menghilang seperti tidak pernah berada di sana.
" Pemilik Dunia ?! , apa hubungannya dengan kitab racun ini ? " ucap pria itu
Dia pun melanjutkan perjalanan menuju dunia terkecil yang ada di alam semesta , meski banyak yang menghadangnya tapi itu bukan masalah baginya , dia sudah hidup ratusan tahun , kalau hanya melawan semut kecil itu , tentu mudah .
.
.
.
πΏπΏπΏ
β’β’β’β’β’β’β’
maaf ya semua pembaca setia ππππ , baru bisa update sekarang , abis susah berfikir and banyak tugas yang harus dikerjakan .
ini baru sedikit dulu ya, lain kali baru ditambah lagi .
ππ semoga bagi pembaca setia masih mau baca dan nunggu update nya yahh...
__ADS_1
maaf sekali lagi