Pesona Si Kembar Misyel Dan Mike

Pesona Si Kembar Misyel Dan Mike
32. Hari Ulang tahun 2


__ADS_3

Bismillahirohmanrohim.


Bukan hanya para tamu undangan di acara ulang tahun si kembar saja yang ikut bermain di halaman rumah Arlan.


Rumah yang begitu luas itu, tapi juga Arlan dan kedua anak kembarnya juga Iklima ikut bermain bersama mereka tak mau kalah dengan yang lainnya.


" Mama sini kejar Misyel" pinta anak gadis Arlan itu.


Iklima dan Misyel tertawa lepas begitu juga dengan Mike yang berada diantara mereka berdua, entah kenapa tangan Arlan begitu gatal untuk memotret mereka, tak tahu sudah berapa kali Arlan mengambil gambar Iklima dan kedua anak kembarnya Misyel dan Mike.


Berbagai gaya yang mereka lakukan terus Aruan potret tanpa disadari oleh Iklima dan kedua anak kembarnya, Misyel dan Mike.


Bahkan foto Iklima sendiri pun lebih banyak Aran ambil dan dia mengabadikan momen itu apalagi ketika Iqlima sedang tersenyum Arlan langsung memotretnya.


Tanpa Arlan sadari kelakuannya itu terlihat jelas oleh Misyel dan Mike kedua anak kembarnya itu, tapi kedua anak kembar itu hanya diam saja tanpa memberitahu Iklima karena mereka juga senang dengan apa yang telah dilakukan oleh Arlan.


"Mike sepertinya papa sudah tidak lagi marah dengan mama Iklima" bisik Misyel.


"Benar tapi bagaimana dengan mama Iklima lihat saja sepertinya dia masih marah dengan papa" balas Mike ikut berbisik.


Sejenak kedua anak kembar Arlan itu terdiam untuk memikirkan cara agar mereka bisa memanfaatkan momen ini untuk membuat iklim dan Arlan benar-benar baikan.


Dan mereka kembali bisa membuka hati mereka masing-masing untuk bersama, Mike dan Misyel begitu yakin jika Arlan dan Iklima memiliki perasaan yang sama hanya saja perasaan keduanya terpendam di dalam hati masing-masing tanpa ada yang mau mengungkapkan, perasaan itu Terpendam Karena rasa kecewa.


Salah paham yang terjadi antara Iklima dan Arlan saat Mike mengalami musibah waktu itu membuat hubungan kedua orang itu belum juga terlihat baik seperti sebelumnya sampai saat ini, seperti sebelum Mike mengalami musibah.

__ADS_1


"Kalian berdua Kenapa bengong?" tanya Iqlima pada Misyel dan Mike dia menatap heran kedua anak asuhnya itu.


Apakah mereka berdua tidak senang dengan acara ulang tahun ini? padahal ini kan hari ulang tahun mereka seharusnya mereka berdua begitu bahagia dengan acara hari ini. Tapi kenapa wajah kedunya seperti tidak menampakkan kebahagain sama sekali. Begitulah pikir Iklima saat ini.


"Apakah kalian tidak senang dengan acaranya?" tanya Iklima dengan suara yang terdengar khawatir, suara yang terdengar menyesal pula.


Ya Iklim takut mengecewakan Misyel dan Mike, Iklima takut kedua anak Arlan itu tidak menyukai temannya, karena dialah yang memilih tema di hari ulang tahun ini bagaimana Iklima tidak merasa sedih jika Misyel dan Mike tidak senang dengan apa yang sudah dia buat.


Misyel dan Mike yang begitu peka dengan perkataan Iqlima maka menoleh dan menatap Iklima secara bersama. "tidak Ma, kami begitu senang dengan acara ini hanya saja sepertinya ada yang kurang" jawab Misyel cepat.


Iklima mengerutkan dahinya dia tidak tahu apa yang dimaksud Misyel kurang Padahal semua sudah disiapkan tanpa ada sedikitpun Yang Tertinggal.


"Apa yang kurang sayang?" tanya Iklima memastikan.


"Kurang kita foto bersama Ma, tapi papa juga ikut" celetuk Mike.


"Benar Ma, pils mau ya foto berempat sama papa juga" pinta Mike dengan tatapan memohon.


"Ahis, sebenarnya ada apa dengan kedua curut ini, tapi menolak juga aku tidak mungkin tega melakukannya. Yang jadi masalah kenapa juga mereka meminta Arlan ikut foto bersama" keluh Iklima dalam benaknya.


"Jadi bagaimana ma? Mau ya"


Iklima tak bisa menolak mau tidak mau akhirnya dia menyetujui permintaan si kembar.


"Papa sini" panggil Misyel sambil melambaikan tangannya pada Arlan.

__ADS_1


Dengan segera Arlan menghampiri putrinya itu, Arlan belum tahu apa yang sudah direncakan anak kembarnya.


"Ada apa sayang?" tanya Arlan saat sudah berdiri di hadapan ketiga orang yang begitu dia cintai, hanya saja 1 orang lagi belum bisa dia ungkapkan rasa sayang itu.


"Apa ayo foto bersama" ajak Misyel dengan senyum manisnya.


"Siap" tentu saja Arlan langsung menyetujuinya apa lagi foto bersama Iklima pula.


"Om Liam fotoin kita" suruh Mike pada omnya itu.


"Siap boy"


Melihat Arlan dan anak-anaknya begitu bahagia Liam pun ikut merasakan kebahagiaan itu.


Mereka tersenyum manis saat foto bersama, tapi Iklima merasa begitu canggung apalagi saat ini beberapa pasang mata sedang menatap mereka.


"Mereka terlihat bahagia sekali" celetuk salah satu tamu undangan.


"Bapak lihat itu anak kita bukan?"


"Iya bu, itu Iklima sedang foto bersama Nak Arlan" timpal bapak Iklima.


"Mereka cocok ya pak" Diah ibu Iklima kembali bersuara.


"Hus! Ibu ada-ada saja"

__ADS_1


"Tapi kalau jodoh juga kagak bakal kemana pa"


"Terserah ibu saja"


__ADS_2