PSYCHOPATH COUPLE

PSYCHOPATH COUPLE
ENAM


__ADS_3

Gita dan Niken pun segera packing, walaupun mereka hanya membawa baju untuk menjalankan tugas mereka. Tidak lupa mereka juga membawa laptop untuk mendesain keperluan butik mereka.


Tiba-tiba Gita mendapat pesan dari nomor tidak dikenal, Gita pun heran karena selama ini ia tidak pernah menyebarkan nomor aslinya, selama ini ia dan Niken hanya memberikan nomor sementara pada para korban mereka.


'Kamu akan pulang hari ini.' isi pesan itu


"Niken ku sayang, kamu kenal nomor ini nggak." Ucap Gita sambil menunjukkan hpnya kepada Niken.


"Gita cintaku, gue gak pernah ngasih nomor asli milik kita ke siapapun." Ucap Niken


"Terus ini nomor siapa dong." Ucap Gita sedangkan Niken mengangkat bahunya acuh.


"Udahlah biarin aja, siapa tau bisa jadi korban selanjutnya." Ucap Niken santai


"Ada benernya juga lo. hahayy." Ucap Gita sedangkan Niken hanya menggelengkan kepala. Tetapi Gita tidak membalas pesan itu.


-DIKAMAR LAIN


"Ish Gita kemana sih." Gumam agas lirih


"Gas kepala gue pusing lihat lo mondar mandir sambil ngecek hp terus." Ucap galih


"Berisik Lo." Ucap agas


"Muka lo resah kayak chat gak dibales sama gebetan." Ucap galih


"Kok lo mulai bawel sih sekarang." Ucap agas


"Iya juga sih, entahlah setelah ketemu Gita dan Niken rasanya kesedihan gue udah hilang. mereka berdua bidadari yang ceria banget." Ucap galih. agas yang mendengar nama Gita pun telinganya memerah.


"Gak usah bawa-bawa Gita." Ucap agas ketus

__ADS_1


"Kok lo sewot sih... aaaaa Lo jatuh cinta sama Gita ya." Ucap galih


"Enggak." Ucap agas tetapi wajahnya merah seperti kepiting rebus


"Pake malu-malu monyet lo." Ucap galih


"Tau ah." Ucap agas lalu menyalakan televisi. sedangkan galih masih terus menggoda agas.


"Ngomong-ngomong Gita cantik juga, jadi calon masa depan gue cocok nih." Ucap galih yang berniat memancing agas.


"Apa lo bilang" Bentak agas


"Ya kan kalau emang lo gak suka padanya gue bisa jadiin Gita dan Niken istri gue. santai aja gue sanggup kok nafkahi mereka." Ucap galih santai


"Jangan coba-coba lo dekati Gita." Ucap agas dingin


"Apa hak lo ngelarang gue deket sama Gita. sedangkan Gita aja gak masalah." Ucap galih santai


"Kalau lo bukan sepupu gue, bisa gue pastiin mata lo udah lepas dari tempatnya." Ucap agas sambil memainkan pisau lipatnya.


"Kau..." Agas menahan amarah nya.


Tunggu, kenapa gue kesal kalau galih membahas Gita. Batin agas


Agas dan Galih pun bercanda bersama seperti biasanya. agas memang mewarisi perusahaan milik ayahnya, dan galih mewarisi tempat gym milik ayahnya. tetapi kadang galih juga membantu agas dalam mengurus perusahaan.


----------------------------


Gita masih menatap keluar jendela entah apa yang sedang Gita pikirkan, tetapi dia sangat bingung. Niken yang melihat Gita menatap keluar jendela pun mengejutkan Gita. Dengan menepuk bahu Gita, dan membuat Gita sangat terkejut.


Huwaaaa....

__ADS_1


Hahahaha


"Niken sialan." Ucap Gita ketus


"Mikirin apaan si lo." Ucap Niken. sedangkan Gita hanya diam saja


"Aaaa lo mikirin Agas ya." Ucap Niken menggoda Gita.


"Ngapain gue mikirin dia, gak guna." Ucap Gita santai


"Alah gaya lo git, sok-sok an gak mau. padahal hatinya gak nolak." Ucap Niken sambil mengeringkan rambutnya. karena ia baru selesai mandi.


"Sok tau lo kampret." Ucap Gita lalu beranjak menuju ke kamar mandi. sedangkan Niken tertawa puas karena berhasil menggoda Gita.


Gita dan Niken memakai baju santai dan segera menuju ke lift. saat mereka keluar hotel ternyata Agas dan galih pun sama. Agas memandang Gita sedangkan Gita hanya menatap agas sekilas.


Ngapain dia liatin gue terus. Batin Gita


Menarik. Batin agas


"Hai. kalian kembali hari ini juga." Ucap galih.


"Iyah." Ucap Niken singkat


"Wah kebetulan dong. Barengan aja gimana." Ucap galih saat Niken akan menjawab ucapan galih langsung disela oleh Gita.


"Bo..."


"Gak bisa. kita masih ada urusan yang harus di selesaikan." Ucap Gita sambil menutup mulut Niken dengan telapak tangannya. karena lebih baik agas dan galih tau sendiri apa yang Gita dan Niken lakukan


"Lebih baik mereka tau sendiri daripada harus diberitahu." Bisik Gita lalu melepaskan telapak tangannya.

__ADS_1


Ada yang mereka sembunyikan. Batin agas


"Oh.. iya kita masih ada urusan." Ucap Niken sambil merapikan tasnya. karena Gita dan Niken hanya membawa tas punggung saja.


__ADS_2