
" Assalamu'alaikum " salam Aleta ketika masuk rumah
" Waalaikumsalam "
" Ehh anak mam udah pulang ternyata " ucap mama rini
" Iya ma " meraih tangan mama rini lalu menciumnya
" Ganti baju, sholat terus makan " titah mama rini
" Siap komandan " sembari hormat
Aleta pun langsung pergi ke kamar untuk mengganti baju seragamnya menjadi baju rumahan biasa
Setelah menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim, Aleta pun bergegas turun kebawah karena kamar Aleta berada di lantai atas.
" Papa belum pulang ya ma? " tanya Aleta
" belum sayang, katanya sh mau lembur " jelas mama rini sambil mengambil nasi untuk Aleta .
Setelah selesai makan, Aleta pun bergegas pergi ke kamar untuk mengistirahatkan tubuhnya. Namun ketika matanya mulai terpejam suara dering pesan pun terdengar.
Bagas kamvrett
p
p
p
p
sayang
yank
bales ihh
Aleta. A
[ Apaan sh ]
Bagas kamvrett
kangenn 😘
Aleta. A
[ Ihh Bagas apaan sh lo, jijik
Bagas kamvrett
__ADS_1
😘😘😘😘😘
😘😘😘😘😘
bentar lgi gue otw
kita jalan hari ini
Aleta. A
[ Jan lma2 ya, gue males nunggu
Bagas kamvrett
iya syangkuu 😗
dandan yng cantik
Aleta. A
[ Iya tihati 🥰]
" Dasar aneh, kadang nyebelin, kadang ngangenin, makin love deh ahh " ucap Aleta tersenyum.
Deru suara motor pun terdengar di halaman rumah orang tua Aleta. Siapa lagi kalo bukan Bagas yang notabenenya sebagai pacar Aleta .
" Udah? " tanya Bagas
" iya " Aleta mengangguk.
Saat ini Aleta hanya memakai celana jeans hitam dan juga hoodie biru nya dengan rambut di kuncir dan tas kecil slempang kecil beserta sepatu flat nya.
Jangan di tanya gimana sekarang penampilan Bagas, hari ini dia terlihat sangat tampan dengan jaket hitam yang melekat di tubuhnya dan celana jeans putih beserta sepatu sneakers putih miliknya .
" Kita mau kemana sih Gas? " tanya Aleta setelah menaiki motor Bagas
" KUA " jawab Bagas
" Serius Bagas ihh . Mau kemana ini "
" Ciella minta di seriusin " goda Bagas
" Udah ah jalan "
" ngomong sama kamu itu harus punya ekstra kesabaran yang tinggi " imbuhnya
Tanpa sadar Aleta mengunakan kata kamu
" Ciella manggilnya udah kamu aja " Bagas tertawa
" Refleks tadi " sanggah Aleta
__ADS_1
" Jalan udah,, kalo ngobrol terus kapan nyampenya "
" iya sayang iya "
blusshh
Tuh kan muka Aleta jadi merah gara-gara di panggil sayang sama Bagas.
Baperan amat sih Al Xixixixi
brumm brum (anggep aja suara motor)
Moge milik Bagas pun melaju membelah jalan ibu kota yang ramai. Memang ini bukan malam minggu, tapi tak sedikit juga para pemuda dan pemudi menghabiskan waktu berdua.
💦💦💦
Pukul 19.00 Waktu Indonesia Barat.
Disinilah Bagas dan Aleta berada,pasar malam. Setelah mengelilingi Ibukota, kini mereka singgah di sebuah pasar malam. Tempat yang sederhana tapi membawa, kebahagiaan.
" Gas, menurut lo bahagia itu gimana? " tanya Aleta di sela-sela perjalan mereka. Dengan tangan saling menyatukan.
" Ketika kita tau bahwa guru gak masuk kelas karena ada rapat " jawab Bagas
" Iyaa iya "
" Ehhh tapi dapet cireng gratis dari mbak Tin juga udah bahagia lhoo " ucap Aleta makin ngawur
" Hhhhhhaaa "
Keduanya pun tertawa mengenai apa yang mereka bicarakan.
" Al " panggil Bagas
Aleta menoleh menaikan kedua alis nya
" Lo bahagia gak sama gue? " tanya Bagas
" Tergantung cara lo memperlakukan gue "
" Kalo gue gak bisa bikin lo bahagia, lo mau bertahan sama gue apa ninggalin gue " ucap Bagas
Mengerti arah pembicaraan mulai serius,, Aleta pun langsung mengalihkan pembicaraannya
" Kita naik itu yuk " Aleta menunjuk bianglala sambil tersenyum manis
"Mengalihkan pembicaraan " batin Bagas
" Ok " Bagas tersenyum dan langsung menarik Aleta ke sana, menuju bianglala.
Dan malam itu, dunia menjadi saksi atas cinta mereka. Bukan berarti kisah mereka akan berjalan mulus, badai belum menerpa, ingat ya belum. Mungkin kisah cinta mereka di bilang unik. Bilang gak sayang tapi sayang, bilang gak cinta tapi cinta.
see you next chapter.....
❤❤ ada salam dari aku 😘
__ADS_1