
"Kamu lucu ya" ucap Customer Cantik Tersebut yang tertawa akibat tingkah polos Khoirul
"Yaaa banyak bilang sih gitu" jawab Khoirul yang ke ge-er an "yaudah saya permisi lanjut bekerja,silahkan di nikmati" lanjut Khoirul sebelum Ia pergi meninggalkan Customer nya tersebut
Tak lupa Ia memberikan senyuman Ramah nya
Khoirul langsung menuju Meja Kasir dan berniat untuk melanjutkan pekerjaannya dengan nampan di depan apron nya.
Di saat Ia hendak hendak menuju meja Kasir terdengar suara yang memanggil namanya
"Muhamad Khoirul..."
Seketika Khoirul terdiam sejenak,mendengar suara yang memanggil namanya.
"Suara itu... Persis suara Rani...." Gumamnya dalam hati
Seketika Ia kembali teringat momen masa lalu nya dengan Rani
***
FLASHBACK MODE ON
***
"Muhamad khoirul..." Panggil Rani dari arah jok belakang motor
"Lu ga pegel manggil nama gua panjang panjang gitu?" tanya Khoirul yang sedang menngendarai motornya dengan Rani berada di belakangnya
"Engga,gua malah seneng.muhamad khoirul muhamad khoirul muhamad khoirul muhamad khoirul........" Ucap Rani yang sedang menggoda khoirul
Mendengar Rani menggodanya,Khoirul pun membalasnya dengan memanggil namanya berulang kali dengan tertawa penjahat di ujung kalimat yang keluar dari mulutnya
"Rani Andini Rani Andini hohoho akulah Rani Andini" Khoirul juga menggoda Rani
"Lo gausah reseh ya" ucap Rani sambil memukul tubuh Khoirul
"Lo duluan kok" Khoirul membela dirinya
Itulah kenangan yang ada di kepala Khoirul ketika ia mendengar suara Rani.
***
FLASHBACK MODE OFF
***
Mendengar seseorang yang memanggilnya,ia berharap bahwa yang memanggilnya adalah Rani
Mendengar suara yang di dengar itu sangat persis seperti suara Rani
Ia langsung berbalik arah,menuju suara yang memanggilnya
"Akhirnya Ran pulang juga lu setelah sekian......" gumam Khoirul dalam hati yang berharap kembalinya Rani
Ketika Ia berbalik arah
Seketika Ucapannya terputus
Harapannya pun pupus
Begitu melihat yang memanggilnya bukanlah Rani
Melainkan Customer Cantik yang barusan Ia layani
"Loh.... Kok?" ucap Khoirul dalam hati yang kaget melihat Customer Cantik memanggil namanya.
"Oh iya deng,suara dia kan memang mirip sama suara Rani ya" Lanjut Khoirul dalam hati
__ADS_1
Khoirul Menghampiri Customer Cantik itu kembali.
"Ehm... Sorry mba,mba tau nama saya dari mana ya?" tanya Khoirul kepada Customer yang sedang duduk di hadapannya
"Itu" jawab Customer tersebut dengan menunjuk name tag yang tertera di kemeja Khoirul
"Ah ini" Khoirul melihat kearah name tagnya "oh iya ada yang bisa saya bantu mba?" tanya Khoirul masih dengan melipat rapih tangannya dengan membawa nampan yang di letakan di depan apronnya
"Bisa ga?,gausah panggil mba,panggil Nisa aja" minta Customer cantik tersebut kepada Khoirul
Khoirul yang mendengar hal tersebut,hanya memberikan Respon bingung
"Hah?"
Customer tersebut melanjutkan Ucapannya dengan memperkenalkan dirinya
"Kenalin nama saya Anisa pratiwi" Customer cantik itu menyulurkan tangannya kearah Khoirul
Lagi lagi Khoirul hanya memberikan respon bingung
"Hah?" lengkap dengan ekspresi bengong Khoirul yang melihat wanita cantik di hadapannya menyulurkan tangannya untuk mengajak nya berjabat tangan.
Merasa di abaikan,wanita tersebut menegaskan Khoirul dengan menggerakan tangannya yang ada di hadapan khoirul.memaksa khoirul untuk menerima ajakannya untuk berjabat tangannya.
Khoirul tak ada pilihan lain selain mengikuti kehendaknya dengan menerima ajakan nya berjabat tangan dan masih dengan ekspresi bengong tertera di wajah Khoirul.
Khoirul hanya tak habis pikir.bagaimana bisa wanita secantik dia.yang bahkan sampai sekarang semua mata pria di kafe ini tertuju padanya,kini mengajaknya berjabat tangan.
Ketika khoirul menerima ajakannya berjabat tangan,khoirul merasakan sensasi luar biasa dari tangan Customer Cantik Tersebut.
"Tangannya.... Tanganya lembut banget woyyyyy!!" Teriaknya dalam hati
Mereka selesai berjabat tangan
Tak cukup sampai di situ,lagi lagi Wanita tersebut membuat Khoirul kebingungan dengan apa yang ia minta
Khoirul yang masih dengan ekspresi bengong, kini di buat dobel bengong.
"Hah?" Bahkan Khoirul belum sempat menurunkan tangannya setelah berjabat tangan dengan Customer Cantik tersebut
Merasa Aneh dengan tanggapan dari Karyawan kafe tersebut,Customer Cantik itu memberi saran kepada Khoirul
"Kayanya kamu harus ke psikolog sih"
Mendengar Saran yang sedikit pedas membuat Khoirul sedikit tersadar
"Hah? Kok gitu?" tanya Khoirul sembari menurunkan tangannya dan sedikit tersadar
"Dari tadi hah hoh hah hoh mulu!,kaya orang kurang" jawab Customer tersebut sambil mengangkat jari telunjuk tangan kanannya dan menaruhnya di atas dahi lalu menggerakannya dari sudut kiri atas menuju sudut kanan bawah
Mendengar pernyataan tersebut sedikit membuat khoirul sakit hati.seperti ada sesuatu yang menusuk dadanya.
Jleb
Dan membuat khoirul tersadar
"Oh sorry mba,eh maksudnya Nis.aduh gimana lagi ini canggung banget" ucapnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Ya gapapa panggil Nisa aja" ucap Customer tersebut
"Kamu minjem hape saya buat apa?" tanya Khoirul kepada Nisa
"Yaudah Pinjem aja bentar" Nisa malas menjelaskannya kepada Khoirul,karna menurutnya terlalu ribet jika di jelaskan kepada orang kurang seperti khoirul
Melihat Anisa yang sepertinya sangat memaksa.
Tak ada pilihan lain bagi khoirul selain menurutinya
__ADS_1
"Yaudah nih" Khoirul memberikan Handphone nya kepada Nisa
Nisa menerimanya,lalu menyandingkan Handphonenya dengan handphone Khoirul.
Seperti sedang mencatat sesuatu.
Tak butuh waktu lama,Nisa langsung memulangkan Handphone Khoirul ketika sudah selesai dengan urusannya
"Nah" ucap Nisa memulangkan Handphone Khoirul
Khoirul menerima Hanhphonenya yang telah di pinjam Anisa
"Udah?" tanya Khoirul
"Udah" jawab Nisa
"Ngapain?"
"Minta Nomor Whatsapp"
Lagi lagi jawaban Nisa membuat Khoirul tak mampu berkata kata,selain kata
"Hah?" lengkap dengan ekspresi bengong andalannya
"Apaan sih! Hah hoh hah hoh mulu" ucap Nisa yang Risih dengan jawaban Khoirul,di tambah ekspresi Khoirul yang ngeselin
"Ya gimana ga 'hah?' Coba?" tanya Khoirul "orang tingkahmu yang buat saya 'hah?" Lanjut Khoirul
Mendengar perkataan Khoirul yang susah di cerna,semakin membuat kepala Anisa pusing
"Gimana? Gimana?"
"Yaa sedikit Bingung aja,kamu manggil saya cuman buat minta nomor whatsapp?" tanya Khoirul
"Kenapa bingung?"
"Yaaa secara fisik kamu sama saya tuh jauh banget perbedaannya,kan masih banyak pasti cowo yang lebih mapan lebih tampan yang mau sama kamu,kenapa pilih saya?"
"Kamu gausah kepedean yaa,saya minta nomor kamu tuh kalo misalkan saya mau dateng kesini bisa mesen duluan lewat WA ,begitu sampe sini minuman saya udah jadi."
"Ouwwww begitu.. " jawab Khoirul sambil menahan Rasa malu,akibat kepedean- nya.
Khoirul yang merasa malu pun menundukan kepalanya dan pergi pamit untuk lanjut bekerja
"Yaudah nis saya mau lanjut kerja dulu,permisi"
"Oke, thanks yak."
"Sama sama" ucap khoirul dengan senyum terpaksa dan menahan rasa malu nya
Khoirul segera menuju meja kasir dengan berjalan cepat dan berbicara dalam hati
"Aseeeeeem malu banget guaaa,huaaaaaaaa"
***
...Jangan lupa tinggalin komen yaa,kalau memang ada yang kurang silahkan di sampaikan supaya saya bisa lebih baik lagi...
...Dan jangan lupa vote nya supaya saya semakin semangat menulisnya...
...Terima kasih semuanya...
***
Salam hangat dari saya appletine
***
__ADS_1