Rain On July

Rain On July
Pemandangan Malam Yang indah


__ADS_3

Ini saya ga salah denger?" tanya Khoirul mengenai permintaan Anisa yang minta di antar sampai ke rumah


"Salah denger apa?" tanya Nisa yang bingung


"Kamu minta saya buat anterin kamu sampe rumah?" tanya Khoirul


"Iyalah.. Soalnya kan ini udah malem,saya takut kalo pulang sendiri,takut ada yang ganggu"


"Kenapa gamau nganter?" tanya Nisa


"Emang bisa kalo gamau ngan...."


"Jahat sih kalo gamau ngater" ucap Nisa cepat memotong ucapan Khoirul


Mendengar ucapan Nisa, seperti tak ada pilihan lain selain menerima permintaan nya tersebut.Selain itu juga ini sudah larut malam,tidak baik jika gadis sepertinya pulang sendirian.belum lagi belakangan ini sedang marak sekali kasus begal dimana mana.


"Okelah... Tapi saya closing dulu"


"Berapa lama?"


"Lima belas menit lah.."


"Okee saya tunggu dalem mobil ya.."


Khoirul hanya menganggukan kepala sembari masuk kedalam kafe untuk closing.


Meskipun Anisa mengendarai mobil atau tingkat keamannnya lebih terjamin,akan tetapi begal begal tersebut benar benar tak pandang bulu,mereka tak peduli korbannya mengendarai motor atau mobil.asal ada yang bisa di jadikan uang,mereka akan sikat.bahkan mereka tak segan segan mengambil nyawa korbannya Hanya demi kelancaran niat busuk mereka.


"Argh....!" Teriak keras Khoirul dari dalam kafe setelah berbicara dengan Anisa


"Kenapa masalah ini ga udah udah ya allah... Dosa apa yang telah saya perbuat,sehingga hamba mu ini mendapat cobaan yang sebegini beratnya..." Keluh khoirul mengusap wajahnya kasar sembari menatap kearah langit langit kafe "huft!" Hela Nafas kasar Khoirul


"Saya hanya ingin beristirahat setelah lelahnya seharian bekerja,kenapa engkau pertemukan aku dengan wanita aneh seperti dia ya Allah" Keluh Khoirul masih dengan menatap langit langit sebelum akhirnya ia mengambil nafas dalam dalam dan mulai beres beres untuk menutup kafe.


***


Sembari menunggu Khoirul,Nisa bermain Sosial media di benda pipih yang ada di tangannya kini,pandangannya benar benar tak bisa teralihkan dari benda pipih tersebut.


Tuk tuk


Terdengar suara ketukan dari arah jendela mobil


Melihat Khoirul yang mengetuk jendela mobil,Anisa menurunkan kaca mobilnya.


"Masuk aja rul,ga di kunci kok" ucap Nisa merujuk pintu kemudi


Nisa kembali fokus ke arah handphone yang ada di tangannya,sedangkan Khoirul tak menjawab ucapan Nisa.ia hanya berdiri di depan pintu mobil Anisa.


Melihat tak ada reaksi dari Khoirul,Nisa bertanya


"Kenapa rul?"


dengan menarik nafas dalam dalam Khoirul menjawab pertanyaan Anisa


"Saya ga bisa bawa mobil" jawab Khoirul dengan senyum ngeselin


Mendengar Ucapan Khoirul,Nisa langsung berpindah ke kursi kemudi.


"Ayok masuk rul" ajak Nisa


Khoirul kembali tersenyum


"Kenapa lagi?" tanya Nisa yang melihat Khoirul masih berdiri di luar mobil dengan senyumannya yang ngeselin


"Motor Saya gimana?" tanya Khoirul dengan senyum ngeselin tertera di wajahnya "terus kalo Saya naik mobil juga,Saya pulangnya gimana?" Khoirul masih tersenyum di luar mobil


"Terus mau kamu kaya mana?" tanya Nisa sembari memegang stir mobil


"Gini aja,Saya bawa motor ngikutin kamu dari belakang,kamu bawa mobil kamu.gimana?"


"Ga bisa" ucap Nisa sembari keluar dari mobilnya

__ADS_1


"Loh kok ga bisa?"


"Kita naek motor kamu aja" ucap Nisa


"Mobil kamu gimana?"


"Ya ga gimana gimana,tinggal aja di sini"


"Kalo ilang?" tanya Khoirul


"Tinggal beli lagi" ucap Nisa dengan enteng


Khoirul terdiam sejenak ketika mendengar ucapan Anisa barusan.ia mencoba mencerna kata katanya menggunakan akal sehat yang ia punya.akan tetapi akal sehat nya pun menyerah.


"Renyah banget,itu mulut apa gorengan" batin Khoirul setelah mendengar ucapan Nisa


"Yaudah yuk" ajak Nisa yang sudah duduk di jok belakang motor Khoirul


"Kamu yakin mau naek motor Saya?" tanya Khoirul


"Yakin lah... Yaudah yuk.."


"Ga nyesel?" tanya Khoirul dengan senyum ngeselin


"Enggak,udah buruan...!" Seru Nisa yang tak tahan dengan ekspresi senyum ngeselin di wajah khoirul


"Okee"


Akhirnya mereka pergi mengendarai motor Khoirul.


***


Tengah asik mengendarai motor,tiba tiba motor yang sedang di kendarai Khoirul mogok.


"Loh loh ini kenapa?"Tanya Nisa yang penuh kebingungan


" Biasalah Faktor U kayanya" Dengan penuh ketenangan khoirul menjawab


"Faktor U?"


Tetapi Anisa yang tidak mengerti joke nya pun hanya merasa bingung dan bertanya


"Maksudnya gimana sih?"


"Yaaa namanya motor tua,wajar lah kalo beginian"


"Beginian?"


"Sering mogok,kan saya udah bilang tadi,jangan nyesel ya"


"Saya ga nyesel kok" ucap Nisa dengan wajah polos


Khoirul hanya membalas ucapan Nisa dengan senyum terpaksa dan mendorong motornya


"Kamu ga nyesel,Saya yang nyesel.saya tau kamu orang kaya,ga biasa jalan kaki.tapi pegel juga kalo kaya gini ceritanya" Keluh Khoirul dalam hati


Khoirul mendorong motornya yang mogok dengan Anisa di atas motornya.


"Indah yaaa pemandangan malam" ucap Nisa Sambil melihat kearah langit Dan duduk di atas motor yang sedang di dorong khoirul


Khoirul menjawab dengan penuh senyum dan Penuh keihklasan


"SAAAAAANGAAAAAAT IIIIINDAAAHHHHH"


***


Setengah jam lebih khoirul mendorong motornya yang mogok dengan Nisa di atas motornya.


Khoirul berhenti sejenak untuk mengelap keringat yang bercucuran di wajahnya


"Masih jauh ga?"tanya khoirul dengan nafas ngos ngosan dan wajah yang memerah

__ADS_1


Seperti tak merasa bersalah dengan nada penuh ceria Nisa menjawab


" Enggak kok,masuk gang mangga 2 itu" Tunjuk Nisa dari atas motor


Melihat jarak yang sudah tak jauh lagi Khoirul merasa senang dan bersyukur


"Akhirnyaaa yaaa Allah,selesai sudah penderitaanku" ucap Khoirul dalam hati


Khoirul melanjutkan mendorong motornya dan sampai akhirnya tiba di rumah Anisa.


Nisa turun dari motor dan merasa kasian melihat wajah khoirul yang memerah dan penuh keringat.


Nisa berinisiatif untuk memuji khoirul.


"Kamu tangguh ya"


Khoirul dengan penuh senyum dan menjawab pujian Nisa


"Yaaa biasalah dulu ini kerjaan sampingan saya"


"Oh ya?" Jawab Nisa dengan tidak percaya


"Iyaaa bahkan dulu saya pernah dorong motor di atas nya di dudukin sama tiga orang gendut"


"Waw..... Hebat banget kamu" Nisa memberi tepuk tangan


"Yaa bias-" Nisa masuk kedalam rumah nya sebelum Khoirul menyelesaikan ucapannya "-sa Lah...." lanjut Khoirul yang menyelesaikan ucapannya


Melihat Anisa yang masuk ke dalam rumah tanpa berterima kasih membuat Khoirul sedikit geram


"Woyyyy makasih kek atau kasih air putih kek.ngotak dikit lah woyyy" Teriak Khoirul dalam hati


Tubuh Khoirul terjatuh lemas di jok motornya setelah di tinggalkan Anisa begitu saja.


Khoirul terpesona melihat rumah Anisa yang begitu megah


"Ini rumah apa istana lah?,rumah gua sama halaman dia aja ga ada apa apanya"


khoirul kembali kesadarannya,bahwa dia harus mendorong motornya lagi untuk sampe ke rumahnya yang berjarak 50 KM dari rumah Anisa.


Khoirul melihat kearah betisnya


"Abis ini beledak nih betis gua,yakin dah gua" ucap Khoirul yang melihat kearah betisnya


Lalu khoirul beristirahat sejenak dan tiduran di atas motornya


"Apa gua tidur di sini aja yaa,besok pagi baru gua telpon kak Anwar buat step in motor gua" ucap khoirul sembari melihat langit malam yang begitu cerah di penuhi bintang bintang


"Ah seenggaknya gua harus cari masjid lah di sekitar sini,ga mungkin kan gua tidur depan rumah orang,di kira gembel gua"


Khoirul bangun dan mendorong motornya untuk mencari masjid terdekat


"Mau kemana rul?"


Mendengar ada yang memanggilnya,secara cepat khoirul menoleh kearah belakang.


Dan melihat Nisa berdiri di depan gerbang rumahnya menggunakan piyama pink bermotif bunga.


Khoirul tak mampu berkata kata melihat Anisa yang begitu Cantik.meskipun Anisa telah menghapus make up nya,tetapi Anisa masih terlihat sangat Cantik dan begitu natural dengan permukaan bibirnya yang di balut dengan liptin berwarna pink.


"Ya Allah kenapa engkau pertemukan ku dengan dirinya-" ucap khoirul dalam hati yang terpesona dengan kecantikan Anisa "-baru sekarang" Lanjut Khoirul dalam hati.


***


...Jangan lupa tinggalin komen yaa,kalau memang ada yang kurang silahkan di sampaikan supaya saya bisa lebih baik lagi...


...Dan jangan lupa vote nya supaya saya semakin semangat menulisnya...


...Terima kasih semuanya...


***

__ADS_1


Salam hangat dari saya appletine


***


__ADS_2