RAINBOW STORY

RAINBOW STORY
Part 11 (takut dan khawatir)


__ADS_3

Matahari muncul dengan kehangatannya. Aku masih enggan untuk beranjak dari kasur. Menggeliat kan badan dibawah selimut. Menarik slimut keseluruh tubuhku. Hingga tak sadar jika ternyata aku sudah ditunggu mas pras.


"Nak, bangun. Bagaimana kondisi mu? Sudah bisa diajak beraktivitas lagi kah? Hari ini ada jadwal untuk ke catering. Nak pras sudah menunggu di depan" Suara ibu mengagetkan ku


"Hari ini aku ada janjian dengan mas pras kah bu? Shaki lupa bu" Jawabku sambil men ngeliat diatas kasur


"Iya nak, tapi kalo masih gak enak badan biar ibu bilang ke nak pras untuk menundanya" Jawab ibu


"Tidak usah bu. Shaki udah jauh lebih baik ini bu. Cuma rasanya mulut shaki masih pahit sedikit" Jawabku


"Yasudah, kamu bersiap ya. Ibu siapkan teh manis agar pahitnya mulutmu berkurang" Jawab ibu


"Iya bu, terimakasih bu" Jawabku


Aku benar-benar lupa jika hari ini ada jadwal bertemu pihak catering dan juga rias pengantin. Aku sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Demam ku sudah sembuh. Hanya saja mulut ini masih terasa pahit. Mungkin karena efek obat yang ku konsumsi beberapa hari ini.


Aku beranjak dari kasur dan segera bersiap untuk hari ini. Sarapan bersama dengan ibu bapak dan mas pras. Setelah sarapan aku dan mas pras segera berangkat ke catering yang sudah kami jadwalkan.


"Bagaimana kondisi mu dek? Lebih baik kan? " Tanya mas pras dalam perjalanan


"Iya mas, sudah jauh lebih baik" Jawabku


"Jadi kita ke catering dulu kemudian ke rias pengantin ya dek" Jelas mas pras

__ADS_1


"Okay mas, nanti mampir ke toko roti ya mas. Shaki mau beli cake coklat" Pintaku


"Siap tuan putri. Setelah beli cake kemana lagi kita? " Tanyannya


"Emmmm.... Udah aja mas kita pulang setelah itu ya" Pintaku


Mas pras langsung mengiyakan permintaan ku. Selama perjalanan kami banyak berbincang. Hari ini aku ingin cake coklat. Sudah lama sekali semenjak pengobatan PCOS aku mengurangi makanan manis.


Wajahku kini sudah jauh lebih lembut dan halus. Tinggal menghilangkan bekas bekas jerawat nya saja. Aku juga masih menjalani terapi PCOS dan siklus haid ku mulai teratur lagi. Tubuhku sudah mulai terbiasa dengan obat obat hormon yang ku konsumsi beberapa bulan terakhir ini. Semoga kontrol bulan ke lima pekan depan kondisi ku jauh lebih baik.


Tak terasa pernikahan ku beberapa pekan lagi. Semakin banyak yang harus disiapkan. Termasuk menyiapkan berkas untuk diserahkan ke KUA setempat.


"Mas, ternyata cepat sekali ya hari nya"


"Shaki takut mas, takut jika nantinya shaki tak bisa menjadi istri yang sempurna"


"Ingatlah, dalam berumahtangga itu tidak ada kata sempurna. Karena saling melengkapi itu jauh lebih baik dari kata sempurna" Terang mas pras


"Trus kalo shaki susah hamil gimana dong mas? " Tanyaku


"Kamu sudah usaha kan, kamu udah berdoa kan. Percayalah bahwa Allah akan memberikan kita keturunan diwaktu yang tepat" Jawab mas pras


"Tapi kan kalo lama nanti bakal banyak yang nanya mas" Tanyaku lagi

__ADS_1


"Tenang ya, kalo lebih dari setahun atau dua tahun kita belum diberikan keturunan kita usaha lagi lebih baik lagi ya. Ada beberapa dokter spesialis kandung terbaik di jakarta ataupun surabaya" Jawab mas pras


"Bener ya mas, kalo shaki lama punya keturunan jangan ditinggal selingkuh yaa" Rengekku


"Mas janji dek" Jawab nya


Rasanya aku semakin tak sabar untuk menjadi seorang istri. Namun ada sedikit kekhawatiran jika aku tak mampu menjadi istri yang baik. Terlebih aku juga mengalami PCOS. Aku masih berharap jika nanti akan menikah segera mendapatkan keturunan.


Tak terasa, aku dan mas pras telah menjalani banyak liku kehidupannya. Benar kata orang, ujian menuju pernikahan itu berat. Ujiannya dari segala arah. Semoga kami berdua bisa melalui semua ini.


Siang ini aku harus mengambil gaun pengantin dan bertemu henna art untuk memilih desain henna ku nantinya. Tentu ditemani mas pras. Karena mas pras tak ingin aku sibuk sendiri.


"Dek, siap siap sana udah jam berapa ini. Takut kesorean kita" Pinta mas pras.


Aku segera beberes diri. Tiba-tiba ada yang telpon. Ternyata dari pihak rumah sakit mengingatkan bahwa besok pagi jadwal ku kontrol. Aku masih terus bolak balik ke polisi kandungan untuk program hamil dan pengobatan PCOS.


🤗🤗


selamat menikmati kisahnya yaa...


update an selanjutnya ditunggu kuy 😀


jangan lupa berikan like 👍 dan tinggalkan jejak komentar yaaa pembaca 💕

__ADS_1


__ADS_2