rampas

rampas
berterus terang


__ADS_3

" gini bundo"


roni pun mulai menceritakan pengalaman pahitnya pada ibu kos. mulai dari kampus hingga Lisa mengantarnya pulang. tidak ada satu kejadian pun yang tertinggal.


" hmmm.. di kota ini, kamu harus pandai - pandai memilih cewek nak"


" tapi bundo, Lisa ndak salah, cuman salah memilih kawan saja"


" tidak ada yang tahu ron, kamu baru kenal dia beberapa hari, masih banyak sifatnya yang belum kamu tahu"


" ndak bundo, lisa itu baik anaknya, sopan lagi bundo"


" susah emang kalau sudah cinta"


" ambo belum cinta bundo"


" terus??"


kruuukkk...


tiba - tiba perut roni yang masih lapar tidak bisa di kontrol. ibu kos pun bigung karna Roni baru saja pulang makan.


" kamu lapar?"


" iya bundo, tadi pas makan bakso.. ndak habis roni, karna kepikiran sama pembayarannya"


" astaga ron, kayaknya ibu makin gak suka deh sama si Lisa itu"


" ndak bundo.. ndak salah dia, tapi kawannya bundo"


" terserah deh, yasudah kamu balik ke kamar deh, tadi ibu udah beli nasi bungkus buat kalian, kamu minta sama si Boni aja, tadi udah di ambilin sama dia"


" nasi bungkus bundo??" roni mulai curiga.


" iya, nasi bungkus, memang ada yang salah?"

__ADS_1


" bundooo, tadi pas pulang ambo liat ada dua bungkus nasi, pas ambo tanyak sama Boni katanya hadiah dari bundo buat dia"


" serius kamu, hmmm Boni..Boni.. masak satu nasi bungkus gak cukup buat anak itu"


" perut karet itu bundo"


" yasudah ibu pesanin aja deh, tapi.. kamu udah laper ya, hmm oh iya, sebelum kamu makan ibu potongin buah aja deh sambil nunggu ya?"


" iya bundo mau hihihi"


ibu kos pun pergi ke dapur sampai ia datang kembali sambil membawa beberapa potongan buah buat roni.


" makasih bundo hehe oiya bundo pesan apa?"


" nasi rendang"


" serius bundoo? enakknyaa.."


" hahaha sudah, sudah, kamu makan deh buahnya, ntar kamu pingsan lagi"


" ada yang salah bundo?"


" gak kok, ibu cuman seneng aja liat kalian. sekali - kali nya punya anak langsung dapat 2 gini hahaha. lucu - lucu lagi."


" hehehe berarti kami ini badut bundo"


" huss!! kok badutt? ibu gak mau ah, masak anak ibu badut"


" bundo bilang lucu, badut kan lucu bundo"


"hahaha"


mereka berdua tertawa terbahak - bahak. dan tak lama kemudian giliran nasi rendang Roni yang menyusul di meja nya. seperti biasa. tanpa basa basi Roni langsung menyantap nasi rendangnya.


" pelan - pelan nak"

__ADS_1


" iya bundo, enak hehe"


ibu kos pun kembali ke dapur dan membawa minuman buat roni.


" ini minum kamu Ron"


" iya bundo, makasih bundo"


" nah, sekarang kamu tidur deh Ron, udah malam juga kan"


" iya bundo, sekali lagi makasih bundo"


ronipun kembali ke kamar kos dengan tenang dan kenyang.


" kenak hukum apa kau hahaha" Boni mulai bertanyak sambil ngejek.


" ambo uda? ambo dapat hukuman yang menyenangkan uda."


" bah, ada pulak hukuman yang menyenangkan, udah gila memang anak ini ah."


" ambo di suruh makan buah Uda"


" serius kau? bukan hukuman la itu namanya kalo cuman makan buah"


" memang bukan Uda. ternyata nasi bungkus bagianku sudah Uda makan kan?"


" bah, itu rupanya, bukan begitu ron, takut basi aku tadi"


" alasan saja itu uda. tapi ndak papa juga. karna uda ambo jadi dapat buah sama nasi rendang hehehe"


" nasi rendang?"


" iya uda"


" bah, ini namanya pilih kasih ini"

__ADS_1


Roni hanya tersenyum, tak menanggapi Boni dan dia langsung berbaring tidur. meninggalkan Boni yang masih merasa kesal karna roni dapat nasi rendang.


__ADS_2