
Boni berusaha menenangkan ibu kos.
" ibu merasa sangat bersalah bon, rasanya ibu adalah seorang ibu yang sangat buruk. meninggalkan anak dan suaminya."
" tapi bu, bukan salah ibu itu"
" bon.. apa yang kamu lakukan kalau saja ibumu sangat memerlukan pertolonganmu?"
Boni kaget dengan pertanyaan ibu kos, tapi dia berusaha menjawab.
" pastilah aku bantu Bu"
" itu maksud ibu nak.. saat keluarga ibu sedang memerlukan pertolongan, ibu hanya diam di jalan, memandangi mobil yang terus meluncur ke dasar jurang."
" tapi bu.. bukan kesalahan ibu itu, ibu juga korban disitu, terus pun ibu lagi tergelatak di jalan, cemana ibu mau berhentikan mobil?."
ibu kos tidak menanggapi apa yang Boni katakan, dia hanya masih menangis.
" belum cukup ilmu ku untuk menasehati ibu, ibu seorang yang sudah punya pengalaman banyak tentang hidup. tapi bu, gak ada lah yang bisa merubah takdir, sudah jalannya begitu. ibu pun harus bisa la ikhlas. yakin aku udah tenang suami dan anak ibu disana."
" makasih bon. ibu belum pernah ceritakan ini ke orang lain, tapi setelah ibu ceritakan ke kamu, rasanya ibu sedikit lega."
" bah, bagus itu bu" sambil boni tersenyum dan ibu kos pun membalas senyuman Boni.
__ADS_1
" apa boleh kalo ibu menganggap kalian sebagai anak ibu sendiri? "
" tentu lah boleh bu, senang kami rasanya punya mamak di perantauan ini. "
ibu kos benar - benar terharu mendengar jawaban boni, dia langsung memeluk boni erat.
" tapi..bu.. ada satu yang kek nya harus tau ibu"
mendengar apa yang Boni katakan, ibu kos melepaskan pelukannya.
" apa bon?"
" hmmm yang gak pantas rasanya kalo seorang ibu membiarkan anaknya kelaparan. jadi sanggup nya ibu itu ngasi makan kami?"
" hahahaha dasar kalian, perut karett"
" hmmm, yasudah, mulai sekarang, apapun makanan yang kalian lihat di dapur berarti itu juga makanan kalian. deal?" sambil ibu kos memberi jarinya sebagai perjanjian.
" bahh, setuju kali la aku bu hahaha"
" dasar anak batak ibu hahaha"
" oiya bu, tadi pas aku memandang taman ini, agak kurang sedap rasanya bu, agak berantakan kulihat."
__ADS_1
" iya sih bon, ibu juga sebenarnya ngerasa gitu, tapi ibu gak kuat kalo bongkar taman ini sendirian."
" bah, kan sudah punya anak dua sekarang ibu, kuat - kuat lagi anaknya "
" hahaha terusss..apa mereka mau bantu ibu?" tanya ibu kos sambil menggodanya.
" tentu lah mau buu, tapi setelah itu makan rendang kita ya bu? hahaa"
" kamu dari semalam asyik rendang mulu ya, iyadeh ibu janji kasi kalian rendang"
" bah paten itu bu"
" tapi tugas kampus kalian? ibu gak mau ya kalau sampai ganggu tugas kampus kalian"
" tenang la ma, eh bu hahaha udah siap tugas kampus kami, lagian besok hari Minggu bu, jadi aman la itu"
" sipp deh kalo gitu. hmm sepertinya ibu harus belajar bahasa batak sama minang ini, kadang ibu bingung denger kalian ngomong."
" bah, jangan la mengejek ibu "
" siapa yang gejek sih? beneren bon, ibu mau belajar hahaha"
" tak usah pun belajar, lama - lama pande sendirinya ibu itu, kebiasaan itu semua bu."
__ADS_1
" hahaha iya bon, makasih ya, udah buat ibu merasa hidup lagi. ibu seneng banget."
" iya bu, sama - sama"