
setelah mendengar cerita rania amel jadi lebih percaya diri dan hari ini dia akan menemui sang pujaan hati nya di taman belakang sekolah
"vino "kata nya sembari tersenyum hangat melihat punggung laki laki tinggi di depan nya
vino berbalik lalu membalas senyuman amelia tak kalah hangat nya"mendekat lah amel"suruh vino
amelia mendekat"maaf yah vin"kata amel
syutt vino meletakkan jari telunjuk nya di bibir amelia
"aku nyuruh kamu kesini bukan untuk mendengarkan penolakan untuk yang ke dua kali nya mel"jujur vino
"tapi vin kamu tau kan aku itu"perkataan amel terpotong
"sampai kapan mel kamu merasa terus gak pantes sama aku"keluh vino sedih
"apa aku harus jadi orang biasa baru kamu mau nerima aku mel"sambung vino
"kamu satu satu nya cewek yang bisa narik perhatian aku mel satu satu nya cewek yang buat aku jatuh cinta dan dengan mudah nya kamu bilang kamu gak pantes buat aku"
"apa di dalam hati kamu aku orang yang hanya memandang status sosial mel"kata vino dengan suara bergetar membalikkan badan nya
__ADS_1
amelia langsung memeluk vino dari belakang "vin kamu salah paham aku gak bermaksud gitu"jelas amel
"terus apa mel"tanya vino tanpa memandang amel
"tadi itu aku minta maaf karena aku egois gak mikirin perasaan kamu dan juga bohongin perasaan aku sendiri"
"jadi aku minta maaf udah nolak kamu bukan untuk menolak kamu lagi vin"ujar amel membuat senyum tipis terukir di wajah tampan vino
"benar kah "kata vino sembari melepas pelukan lalu berbalik menghadap amel
prok prok prok vino menepuk tangan nya tiga kali dan munculuh mario membawa bucket bunga anyelir
vino mengambil bunga itu lalu menyerahkan nya pada amelia"jadi amelia putri anjani mau kah kau menghabiskan waktu bersama ku dan mencintai ku hingga maut memisah kan kita"kata vino
"terima"
"terima"sorak rania marion ken dan anan
"kalian"kaget amel
"tentu saja sahabat ku harus ada di momen penting seperti ini"kata vino
__ADS_1
"jadi jawaban kamu apa mel"kata vino tak sabaran
"boleh aku tanya vin"kata amel bukan nya menjawab gadis ber kaca mata itu malah ber tanya
"silahkan"kata vino
"jika terjadi sesutu dalam hubungan kita semisal orang tua mu tak menyetujui nya apakah kau akan meninggal kan ku"tanya amelia takut takut
"tentu saja tidak akan pernah aku begitu susah mendapat kan mu mana mungkin ku lepaskan"saut vino membuat hati amel menghangat
"jadi bagaimana apa kah sekarang sudah yakin"tanya vino
amelia mengangguk vino hendak memeluk nya namun di halangi rania
"belum sah woy main peluk peluk anak gadis orang aja"ketus rania
"apaan sih jomblo ngiri aja"sambar mario
"jomblo teriak jomblo"saut rania
"sorry yah gue jomblo tapi banyak yang mau lah elo gak ada tuh wk wk"ledek mario membuat pertengakaran nya dengan rania tak ada habis habis nya
__ADS_1
"awas yah lo mar gue kulitin lo baru tau rasa"ancam rania
mereka hanya tersenyum melihat tingkah mario dan rania yang tak ada habis habis nya saling mengejek bagi mereka sehari saja tidak bertengkar serasa ada yang kurang