
Hening
Tak ada pembicaraan lagi setelah itu amelia merasa tak enak hati karena mengungkit tentang ananta membuat hati rania terasa sesak ketika mendengar nama nya
"oh yah ran kamu ngapain ke jakarta"kata amel membuka pembicaraan
"lo ngusir gue mel"canda rania
"eh bukan bukan kok aku cuman nanya aja"bantah amel
"gue ditugasin di sini ama bos gue di now york selama tiga bulan jadi sekertaris di perusahaan J company"saut rania
"jadi kamu disini 3 bulan aja"lirih amel
"iya habis itu kayak nya aku bakal balik lagi ke now york"ucap rania
"jadi lo harus temenin gue jalan jalan selama gue disini yah"pinta rania dengan senyum manis nya
"dengan senang hati ran"balas amel sembari tersenyum manis
"kamu udah ketemu sama yang lain ran"tanya amel hati hati
"udah cuman ketemu sama ken sih belum yang lain "kata rania
"oh ya kamu tinggal dimana"tanya amelia lagi
__ADS_1
"apartement lama aku lah dimana lagi oh ya kalo kamu mau nginep nginep aja biar aku ada temen nya gitu"tawar rania
"iya nanti kapan kapan yah ran "saut amel
setelah berbincang bincang hampir dua jam amelia berpamitan karena ada urusan sedangkan rania gadis itu berjalan jalan memandangi kota jakarta yang sudah tampak berubah
setelah puas berjalan jalan rania memutuskan pulang ke apartement lama nya gadis itu menekan angka password apartement nya yang tak berubah sama sekali
dipandang rania satu persaru barang di apartement tidak ada yang berubah sama sekali bahkan foto foto tergantung rapi di dinding kamar nya
"huh gue sebenarnya rindu banget ama nih apartement"gumam rania
"gak kerasa udah tujuh tahun aja"kata rania lagi
"mending gue beres beres deh habis itu istirahat besok udah mulai kerja"kata rania
disisi lain
ananta duduk dikursi kerja nya menatap tumpukkan dokumen dihadapan nya
"haaaaah"helaan napas panjang keluar dari mulutnya
"kapan aku punya waktu istirahat yah"gumam ananta pelan
tok tok suara pintu diketuk dari luar ruangan kerja ananta
__ADS_1
"masuk"ucap ananta
"tuan ini informasi yang anda inginkan"kata bagas menyerahkan amplop berwarna coklat
"baiklah"ananta menerima amplop itu lalu membuka nya
ananta membaca kertas itu dengan teliti lalu menatap bagas yang berdiri dihadapan nya dengan takut takut melihat raut wajah sang atasan yang tak bersahabat
"apa apaan ini bagas apakah kemampuan mu sudah berkurang sehingga kau hanya bisa mendapatkan ini"bentak ananta marah
"maafkan saya tuan ananta tapi memang hanya itu saja yang bisa saya dapatkan "lirih bagas
"huh dulu kau bahkan bisa mendaptakan lebih dari yang kuminta tapi sekarang memenuhi permintaan ku saja kau tak bisa "ketus ananta
"hanya informasi kehidupan gadis itu selama 7 tahun saja kau tak bisa dapatkan"kata ananta memijit kepala nya yang berdenyut
"baiklah sekarang beli perusahaan itu jangan sampai kau gagal lagi kali ini jika tidak siap siap angkat kaki dari sini"tegas nya
"baik tuan"kata bagas berlalu pergi
"heh kali ini aku tidak akan biarkan kau pergi lagi rania putri maharani apalagi pergi tanpa pamit"batin ananta
sementara bagas berjalan dengan marah marah sendiri membuat para karyawan heran dibuatnya selama bekerja disini tidak pernah pun bagas terlihat marah marah dan berbicara sendiri
"untung sepupu kalo gak udah ku tendang kau ananta sialan"maki bagas
__ADS_1