
assalamualaikum wr. wb" ucap bu indri
"waalaikum salam wr.wb"jawab seisi kelas
"pagi anak anak"sapa bu indri dengan senyum centilnya
"pagi"sahut semuanya serentak
"hari ini kita akan membahas sejarah"belum sempat bu indri menyelasaikan ucapan nya Rania si tukang onar mulai beraksi
Selain kimia fisika matematika sejarah adalah pelajaran yang paling tidak disukai rania
"bu lipstick ibu belepotan tuh" teriak Rania dari kursi disamping anan
Dengan cepat bu indri mengambil cermin" kesayangan nya lalu mulai becermin dan membenarkan lipstick nya
Namun Dia tidak melihat ada lipstick yang belepotan sadar dia telah dibohongi lalu bu indri menatap tajam kearah rania
"Rania berdiri kamu"teriak bu indri dengan marah kalo di film film yah tuh kepala bu indri udah ada asap nya
"kenapa bu"tanya Rania dengan wajah bodoh nya
"kamu sudah berani berani nya yah mempernainkan guru saya akan laporkan kamu dengan kepala sekolah"ancam bu indri dengan wajah horor nya Bedak putih tebal bibir merah menyala alis tajam berwarna hitam dan bola mata yang hampir terkeluar karena memeloti rania
Dan Rania gadis itu hanya bersikap santai inilah yang diinginkan Rania dia dihukum dan tidak mengikuti pelajaran
"sekarang juga kamu keluar pergi temui kepala sekolah dan dia akan memberikan hukuman nya"perintah bu indri Rania pun pergi keluar dari kelas tanpa ada raut kesedihan diwajah nya
Anan yang memandangi tubuh mungil Rania keluar dari kelas merasa khawatir seperti ada yang tidak beres sesuatu yang buruk akan terjadi namun ditepis nya rasa khwatir itu dan kembali fokus pada pelajaran namun nihil tetap saja dia tidak tenang
Tanpa permisi anan keluar dari kelas yang diikuti Mario Kenzo dan vino
__ADS_1
"hey Kalian mau kemana kembali ke kelas"teriak bu indri namun mereka tak menghirau kan nya
Diruang kepsek
"apa apaan kamu Rania kamu selalu saja mencari masalah"bentak kepsek dengan galaknya
"maaf"hanya satu kata itulah yang selau di ucapkan Rania ketika dia berbuat ulah
"kamu fikir semuanya selesai dengan hanya satu Kata maaf hah"bentaknya lagi
Anan dan yang lain nya sudah sampai diruangan kepsek dan benar saja apa yang anan khawatirkan kepala sekolah menyinggung tentang orang tua rania
"pantas saja kelakuan kamu seperti ini gak pernah dapat didikan orang tua kamu anak yatim piatu kan"kata nya membuat Rania mengepalkan erat tangan nya
Rahang anan mengeras mendengar kepsek menghina rania seolah anak yatim piatu tak pernah di didik
"maafkan Rania pak saya akan bertanggung jawab jika lain Kali dia membuat masalah lagi" kata anan yang berusaha menahan amarah nya
"ananta"kaget kepala sekolah
"kalian jangan membuat masalah lagi sebentar lagi ujian"Ujarnya lagi
Setelah ceramah yang panjang dia mendapatkan hukuman membersihkan toilet sekolah tentu saja anan tak tinggal diam dia juga ikut membantu rania begitupun yang lain nya
Kebersamaan seperti ini lah yang sangat di sukai Rania sahabat sahabat nya tak pernah meninggalkan Nya meski dalam keadaan sulit sekali pun
Jam istirahat telah tiba
Mereka sedang berada di kantin sekolah setelah selesai membersihkan toilet
Dihapadan mereka sudah tersedia hidangan hidangan yang enak dimulai dari bakso mie ayam somay dan nasi goreng
__ADS_1
Mario yang sudah merasa lapar langsung memakan somay
"ih Mario jorok banget sih Lo belum cuci tangan juga Main makan aja"kesal vino
"serah gue lah yang makan juga gue kenapa elo yang sewot"kata Mario bodo amat
Ken vino anan menatap Mario dengan jijik sedangkan Rania tersenyum manis lalu mendekat kearah mario dan menyuapi nya
"ya ampun mario sini deh rania suapin"kata nya memasukkan somay ke mulut mario
Rania tak sadar ada 3 orang menatap tak suka kearah nya terlebih lagi anan
"ih rania gak adil sebel sebel deh"ucap vino Menghentak hentakkan kaki nya
"Rania sayang rio ajakan ble"ucap mario menatap kearah tiga Laki laki yang menatap nya tajam
"ya ampun yaudah hari ini kalian semua kebagian kok Suapan gue"ucap rania tersenyum tulus
Setelah selesai menyuapi mario Rania menyuapi vino dan Ken dan terakhir anan
"aaaa"kata Rania memperagakan agar anan membuka mulut Nya namun si pangeran Ice
Hanya diam tak mau membuka mulutnya
"anan"kata rania bukannya menjawab anan malah mengambil alih piring yang berisi nasi goreng dari tangan rania dan mulai menyuapi rania
"makan"kata anan dingin menyuapi rania
Rania tidak marah dengan anan dia malah tersenyum senang bukan anan tak ingin disuapi Rania melainkan anan ingin Rania juga makan
"cih serasa dunia milk berdua "kata vino
__ADS_1
"yang lain mah ngontrak"sambung mario
"udahlah mending kita keperpus"kata ken menarik dua curut meninggalkan sepasang insan manusia yang tengah main suap suapan