Rasa Itu Masih Sama

Rasa Itu Masih Sama
episode 6


__ADS_3

Ke esokan hari nya


Anan terbangun dengan kepala yang terasa sangat Berat ditatap nya sekeliling hingga tatapan nya terkunci pada Rania yang duduk disebelah nya dengan tatapan tajam nya seakan ingin menghabisi orang


"rania"kaget anan


"hm"


"maaf"lirih anan menundukkan kepala nya


"nih minum"kata Rania menyerahkan gelas yang berisi jus lemon


"kenapa Lo mabuk"tanya Rania langsung inti nya


"maaf"hanya Kata itu yang bisa anan ucapkan


"gue gak Suka lo mabuk anan Kalo ada masalah itu cerita jangan ke bar apalagi sampai mabuk"kata Rania


"Kita semua ada buat lo gue ken mario vino bakal selalu dukung lo"


"kalo sekali lagi gue tau lo mabuk kaya gini anan jangan harap lo bisa liat gue lagi gue bakal pergi dari lo kalo lo belum berubah juga"ancam Rania beranjak pergi namun anan langsung memeluk nya dari belakang


"gue gak mau Lo pergi ran dan gue gak bakal biarin lo pergi dari gue dan gue janji gak bakal mabuk lagi"kata anan memeluk erat rania


"gue gak mau kehilangan sahabat kaya lo siapa pun boleh pergi dari gue tapi gak Kalian ken mario vino terlebih lagi itu lo ran"ucapnya masih memeluk Rania dari belakang

__ADS_1


"apa dalam hati Lo gue cuman sebatas sahabat anan"batin rania


Perlahan lahan rania melepaskan pelukan anan lalu berbalik menghadap nya menatap dalam dalam Mata anan


"Kalo suatu hari gue pergi ninggalin lo dan semuanya gimana"tanya Rania menatap mata anan dengan penuh perasaan


"gue bakal cari lo bahkan ke ujung dunia sekalipun"yakin anan


"Kalo suatu hari lo benci gue dan alasan gue pergi adalah lo apa yang bakal Lo lakuin anan"tanya Rania lagi


"Dan gue pastiin hari itu gak akan ada rania "Kata anan dengan penuh keyakinan


"gue harap juga gitu anan"lirih rania


"sekarang mending lo bersihin diri abis itu sarapan gue mau ngabarin anak anak"perintah rania


Setelah selesai membersihkan diri Dan sarapan disinilah anan dan rania duduk dihadapan ken mario dan Vino yang menatap mereka dengan aneh


"anan lo gak anggap kita sahabat lagi"tanya Ken dengan kesal


"sorry gue gak bermaksud gitu"kata anan


"ini bukan Lo banget anan seberat berat nya masalah lo Lo gak bakal mabuk"kata mario


"harusnya lo cerita Sama kita"kata vino

__ADS_1


"Dan Lo ran kenapa gak Minta bantuan kita waktu anan mabuk"tanya Ken bertambah kesal


"em anu gue waktu itu panik jadi gak kepikiran buat minta bantuan"jelas rania dengan senyum konyolnya


"makasih yah ran udah mau rawat gue semalaman"ucap anan tulus memegang tangan rania


"mulai lagi deh "kata vino


"serasa dunia milik mereka kita mah debu yang gak dianggap"sindir mario


"apaan sih lo lo pada ngiri aja"ujar rania


"lo gak mau pulang nan"tanya Ken menatap anan


"gak gue gak bakal pulang "tolak anan tegas


"anan please gue mohon pulang tante maya pasti khawatir ama lo"pinta rania


"ran gue gak mau"tolak anan tetap dengan keras kepala nya


"Anan please "Kata rania dengan puppy eyes


Jika rania sudah mengeluarkan puppy eyes nya mereka tidak akan bisa menolak terlebih lagi anan


"OK gue pulang tapi Lo ikut"kata anan

__ADS_1


"ok"


__ADS_2