
Sudah 2 minggu sejak Yu Wei menjadi istri dari pangeran ke dua, dan selama itu Yu Wei tidak bahagia, dia selalu saja di pukul oleh pangeran kedua, karna pangeran kedua selalu menyalah kan Yu Wei atas skandal yang terjadi pada nya, apa lagi setelah skandal itu wilayah kekuasaan pangeran kedua di batasi oleh sang kaisar, pangeran ke tiga telah kembali ke kerajaan Jiangjun dan posisi pangeran ketiga lebih berkuasa dari pangeran kedua saat ini.
"Aku mencium bau busuk , seperti bau sampah.!" ucap pangeran ketiga saat tak sengaja berpapasan dengan Yu Wei, ya pangeran ketiga selalu mengata kan hal yang menyakiti hati Yu Wei, dan pangeran ke tiga juga selalu menatap Yu Wei dengan jijik.
Ahhh... ohhh...Ahh..aahhh.. suara orang bercinta dari dalam kamar pangeran ke dua, Ya pangeran kedua sangat sering membawa wanita ke dalam kamar nya, dia akan tidur dan menghabis kan malam yang panas dengan wanita yang di bawa nya, sejak saat menikah Yu Wei tak pernah lagi di sentuh oleh pangeran kedua.
Yu Wei yang nengetahui sang suami membawa wanita lain pun hanya akan menangis, dia tak berani berkata apa-apa, sebab jika saja dia berani berkata, maka pangeran ke dua akan memukuli nya .
"shhtt, diam jangan berteriak, ini aku apa kau mengenali suara ku wahai adik ku yang malang.!" ucap Xiao Nuan yang saat ini sedang menutup mulut Yu Wei agar Yu Wei tak berteriak dan mengeluarkan suara .
__ADS_1
Yu Wei pun mengangguk paham.
Setelah Yu Wei mengangguk paham Xiao Nuan baru nelepaskan tangan nya dari mulut Yu Wei.
"Apa kau cukup menderita, kemasi barang-barang mu dan ikut lah dengan ku sekarang.!" ucap Xiao Nuan yang sukses membuat Yu Wei terkejut, namun tanpa berfikir Yu Wei langsung mengambil barang-barang nya dan bersedia ikut dengan Xiao Nuan.
Xiao Nuan membawa Yu Wei ke sebuah pondok yang ada di tengah-tengah hutan, Yu Wei sudah pasrah, dia merasa kematian jauh lebih baik untuk nya.
"I_ibu, ini benar-benar ibu.!" ucap Yu Wei tak percaya dengan apa yang di lihat nya di depan mata nya, secepat kilat otak Yu Wei pun bekerja ,apa mungkin Xiao Nuan akan membunuh diri nya dan ibu nya disini secara bersamaan.
__ADS_1
"Aku mohon Xiao Nuan, aku mohon jangan bunuh ibu ku sekarang, aku mohon biar kan dia hidup, kau boleh menghabisi ku, tapi aku mohon, kasihani aku.!" ucap Yu Wei yang bersujud di kaki Xiao Nuan, sedang kan selir Yu sangat terkejut, anak nya yang mempunyai rasa percaya diri tinggi kini dengan mudah nya bersujud di depan orang lain hanya untuk diri nya.
Namun selir Yu pun melakukan hal yang serupa, selir Yu pun memohon agar Yu Wei tetap di biar kan hidup.
"Apa kalian sebegitu ingin nya mati, padahal aku masih ingin membiarkan kalian hidup, tapi kalian berdua terus-terusan meminta kematian kepada ku.!" ucap Xiao Nuan dingin kepada selir Yu dan Yu Wei.
"A_apa , Ka_kau benar-benar akan membiar kan aku dan putri ku tetap hidup setelah apa yang telah kami lakukan kepada mu selama ini.?" ucap selir Yu kepada Xiao Nuan , selir Yu masih dalam posisi bersujud di kaki Xiao Nuan.
"Bangkitlah terlebih dahulu, dan kata kan apa saja kesalahan yang telah kalian lakukan padaku.!" ucap Xiao Nuan dingin.
__ADS_1
Selir Yu dan Yu Wei pun memberanikan diri untuk berdiri dan berbicara dengan Xiao Nuan.
"Tatap mataku saat bicara dengan ku, aku tidak mau bicara dengan orang yang bahkan tidak bisa menatap mata lawan bicara nya.!" ucap Xiao Nuan yang menampilkan aura seorang pemimpin, aura yang biasa di tampilkan nya saat dia masih menjadi pembunuh bayaran di zaman modern , dan sukses membuat tubuh selir Yu dan Yu Wei bergedik ngeri dan mengeluarkan keringat dingin.