
JLEBBB... tanpa ragu Xiao Nuan menghunus kan pedang nya kepada Naga yang merupa kan kaisar Long.
Jlebb... satu tusukan lagi.
Tidak hanya satu tusukan tapi Xiao Nuan memberi kan dua tusukan pedang kepada kaisar Long.
Xiao Nuan yang tanpa aba-aba langsung menghunus kan pedang, tentu saja membuat kaisar Long terkejut.
"Kenapa kau menusuk di sini, harus nya di dada tepat di jantung ku, mengapa di kaki dan sayap ku, ini tidak akan bisa membunuh ku.!" ucap kaisar Long yang tersadar bahwa Xiao Nuan menusuk nya di tempat yang salah.
__ADS_1
"Aku memang tak berfikir untuk membunuh mu, aku hanya berfikir untuk memberi mu setidak nya sedikit pelajaran, kau bertanya kenapa aku melukai sayap dan kaki mu, ya tentu saja agar kau tak bisa terbang dan kabur sesuka mu.!" ucap Xiao Nuan dengan santai.
"Tapi kita di takdir kan untuk saling membunuh, jika tidak maka akan terjadi sebuah tragedi mengeri kan seperti 1000 tahun yang lalu.!" ucap kaisar Long dalam wujud Naga nya.
"Takdir , persetan dengan takdir, aku akan merubah takdir itu, jika tak bisa di rubah maka aku akan menerima nya, di banding itu tidak kah , kau yang merupa kan seorang naga mempunyai kekuatan sihir terbesar, tak bisa kah kau mengecil kan tubuh mu agar aku bisa membawa mu pergi.!" ucap Xiao Nuan kepada kaisar Long.
Pak.(suara yang keluar saat Xiao Nuan memukul kepala Naga mengguna kan sarung pedang Naga emas.) ya Xiao Nuan terlalu risih dengan ocehan kaisar Long.
"Hei, mengapa kau memukul kepala ku.?'' ucap kaisar Long dalam wujud Naga nya.
__ADS_1
"Mengapa kau terus mengoceh tentang masa depan yang tidak pasti, ku fikir kau cukup pintar, ternyata kau sama saja dengan manusia bodoh lain nya,manusia-manusia yang mengkhawatir kan sesuatu yang belum pasti, manusia-manusia yang takut untuk melangkah hanya karna mendengar cerita yang mengeri kan ketika melangkah kedepan, hei aku membenci orang-orang seperti, pengecut yang tak berani mencoba, jika pun benar kita harus saling membunuh di masa depan, ya biar kan itu terjadi di masa depan nanti.!'' ucap Xiao Nuan.
"Aku tidak bisa terbebas dari rasa takut, takut jika suatu hari aku tanpa sengaja menyakiti mu.!'' ucap kaisar Long seraya menunduk kan kepala nya.
"Terkadang perpisahan bukan menjadi suatu kebebasan, tapi malah menjadi suatu belengngu, pada hati yang rindu, jadi jika aku membunuh mu hari ini disini, kebebasan yang kau bayang kan itu belum tentu ada nya, tapi rasa rindu yang membuat sesak karna merindu seseorang tetap akan ada, dan entah sampai kapan belengngu itu akan hilang, ya mungkin kau tak akan merasa kan nya jika kau mati, tapi bagaimana dengan orang-orang yang kau tinggal kan.!'' ucap Xiao Nuan kepada kaisar Long dengan raut wajah yang sedih,kecewa,putus asa, dan itu sukses membuat kaisar Long merasa sakit di dada nya, dia tahu itu bukan perasaan yang di tuju kan untuk diri nya.
"Jadi bagaimana apa kau ingin tetap menjadi naga yang bodoh yang mengkhawatir kan masa depan, atau ikut kembali ke rumah mu, perang ini telah kau menangkan, setidak nya kau harus pulang untuk memberi penghormatan dan rasa trima kasih pada prajurit yang gugur.!'' ucap Xiao Nuan.
"Apa yang kau harap kan, aku tak bisa berubah wujud ke manusia seperti sebelum aku menjadi seekor Naga.!''ucap kaisar Long dengan putus asa.
__ADS_1