
Ji Yu terus berlatih dengan giat, ya Ji Yu sangat giat berlatih karna dia ingin menjadi orang yang berguna untuk Xiao Nuan, terutama dalam berlatih pedang, tiada rasa lelah untu Ji Yu saat dia berlatih pedang, karna berpedang adalah hobi nya, dulu dia hanya memendam saja hobi nya itu, karna Ji Yu sadar diri seorang anak prempuan dari kluarga rakyat jelata tidak lah mungkin bisa belajar berpedang , jangan kan berlajar berpedang dan membeli pedang, bisa makan sehari 2 kali saja meraka sudah sangat bersyukur.
Ji Yu terus fokus namun karna ada seseorang yang terus saja mengawasi nya, itu membuat nya tidak nyaman.
Swusshhh.... Ji Yu melempar pedang nya ke arah orang itu yang berada di belakang Ji Yu.
Dan tentu saja pria itu dengan sigap nya menangkap sebuah pedang yang di lempar oleh Ji Yu ke arah nya.
"Apa kau ingin membunuh ku.?'' ucap pria muda itu kepada Ji Yu.
__ADS_1
"Oh, jika saya tahu itu adalah seorang tuan muda He ,tentu saja saya tak berani.!'' ucap Ji Yu dengan datar, dan tentu saja itu adalah bohong, Ji Yu tahu jelas siapa orang yang ada di belakang.
"Tuan muda He, atau lebih tepat nya Senior, saya menghormati anda, dan sangat-sangat menghormati anda, tapi saya harap anda tak menggangu saya lagi , ya mungkin anda tak bermaksud jahat dan ingin menggangu saya, tapi tahu kah anda,bahwa dengan anda bersikap seperti sekarang ini, anda membawa bahaya dan menggangu ketenangan untuk adik saya, dan diri saya sendiri.!'' ucap Ji Yu kepada kakak senior nya, yang merupakan seorang anak dari Jendral He dari kerajaan Li.
"Apa yang kau kata kan, bukan kah kau sendiri tahu bahwa aku menyukai mu, tapi mengapa kau selalu saja menghindari ku.!'' ucap Tuan Muda He.
"Harus berapa kali saya kata kan, saya tak menyukai anda, dan anda sendiri adalah seorang anak Jendral tak pantas untuk anda menjalin hubungan dengan saya yang merupa kan seorang rakyat yang kebetulan bertemu seorang tuan yang baik hati hingga saya bisa belajar di sini, saya mohon dengan anda jangan menggangu saya dan berada di dekat saya .!''ucap Ji Yu dengan menangkup kan tangan nya dan memohon kepada Tuan muda He.
"Saya mohon, saya ingin belajar dengan tenang.!'' ucap Ji Yu yang memohon dengan raut wajah putus asa.
__ADS_1
"Baiklah aku tak akan lagi mengganggu mulai saat ini, namun aku akan tetap mencintai dan akan selalu berusaha untuk mendapat kan cintamu.!'' ucap Tuan Muda He kepada Ji Yu, ya tuan Muda He tak bisa melihat raut wajah Ji Yu yang memohon kepada nya, Ji Yu selama ini adalah seorang wanita yang selalu berwajah datar, namun kali ini dia memohon dengan raut wajah putus asa mungkin kehadiran nya sangat menggangu Ji Yu.
"Terima kasih , tuan muda He.!'' ucap Ji Yu yang hendak berjalan pergi meninggal kan Tuan muda He.
"Bisakah kau memanggil ku kakak senior He Lian untuk yang terakhir kali nya, anggap lah itu sebagai hadiah untuk ku karna sudah berbaik hati mengabul kan permohonan mu.!'' ucap tuan Muda He /He Lian
'' Terima kasih kakak Senior He Lian, ku harap kau menepati apa yang kau kata kan hari ini.!'' Ucap Ji Yu lalu langsung berjalan pergi meninggal kan tuan muda He Lian.
Saat berjalan hendak menuju kamar nya tiba-tiba saja Ji Yu di hadang oleh 3 Nona muda .
__ADS_1
"Kalian menghalangi jalan ku.!'' ucap Ji Yu dengan wajah datar.
"Kau semangkin berani ya sekarang, apa kau merasa kau begitu hebat, begitu cantik, hanya karna senior He mengata kan dia menyukai mu, hei sadar lah, siapa dirimu, jangan bermimpi terlalu tinggi.!'' ucap ketiga Nona muda itu.