
"Maaf nona , kalau boleh tahu kalian dari keluarga mana, dan orang asing di larang masuk, karna besok akan mengadakan pesta untuk menyambut kedewasaan putri kediaman ini, jadi silakan datang lagi besok dan bawa tanda pengenal dari keluarga mana nona berasal .!" Ucap dua orang penjaga yang sedang menjaga di depan gerbang kediaman Jendral Ye.
Ya dua orang penjaga itu menghentikan Xiao Nuan dan Yuei yang akan memasuki kediaman Jendral Ye.
Ya, Xiao Nuan dan Yuei telah tiba di depan kediaman Jendral Ye.
"Lancang , apa kalian tidak mengenali siapa nona kalian yang sebenar nya , aku bahkan baru melihat wajah kalian di kediaman ini.!" Ucap Yuei dengan marah kepada dua penjaga itu, ya dua penjaga itu adalah orang baru, mereka baru bekerja di kediaman Jendral Ye sejak 3 bulan yang lalu.
"Cukup Yuei.!" Ucap Xiao Nuan.
"Apakah kalian sudah lama bekerja di kediaman ini.?" Ucap Xiao Nuan yang bertanya kepada kedua penjaga gerbang itu.
"Tidak nona, saya baru bekerja di sini sejak 3 bulan yang lalu, sedangkan dia sudah bekerja di sini sejak 4 bulan yang lalu, maaf jika kami tidak mengenali nona.! Ucap salah satu penjaga gerbang , ya dia berkata sedikit lebih sopan dari pada teman nya tadi, nada bicara nya juga terdengar tidak seperti orang yang marah-marah, sangat berbeda dengan teman nya tadi.
"Tidak apa-apa, baiklah jika kalian ingin tahu aku berasal dari keluarga mana ,lihat lah ini.!" ucap Xiao Nuan sambil memperlihat kan tanda pengenal kediaman Jendral Ye .
"Ini , apakah arti nya nona, adalah nona Ye Xiao Nuan.!" ucap penjaga yang tadi berkata sopan.
__ADS_1
"Ya, aku adalah Ye Xiao Nuan, jika kau masih ragu, kau boleh memanggil_.!'' Ucap Xiao Nuan kepada kedua penjaga itu, tapi belum selesai Xiao Nuan berkata-kata salah satu penjaga sudah mengarah kan pedang ke leher Xiao Nuan.
"Kau_.!" Teriak Yuei yang di hentikan oleh Xiao Nuan dengan cara mengangkat tangan nya ke atas, sebagai isyarat bahwa Yuei harus diam, Ya Yuei terkejut dan sangat marah saat melihat penjaga mengarah kan sebuah pedang Kepada Xiao Nuan.
"Apa alasan mu mengarah kan pedang kepada ku.?" Ucap Xiao Nuan berusaha untuk sabar.
"Kau masih bertanya, dasar penipu, kau fikir aku sama bodoh nya dengan dia,aku berbeda dengan orang yang tak jelas asal usul nya seperti dia, hanya karna kau menunjukan tanda pengenal kediaman Jendral Ye, aku tidak akan percaya bahwa kau adalah Xiao Nuan si sampah tak berguna itu, jelas-jelas si bodoh itu sudah mati sejak dia pergi ke hutan terlarang.!'' Ucap penjaga itu dengan nada sombong.
Dan Xiao Nuan sangat benci jika diri nya di katakan sebagai sampah, tak berguna, apalagi bodoh, penjaga itu benar-benar menguji kesabaran nya.
"Begitu ya .!" Ucap Xiao Nuan sambil tersenyum , Yuei yang melihat senyum nona nya merasa bahwa penjaga itu akan mengalami nasib yang tidak baik, bahkan kedua penjag itu yang melihat senyum Xiao Nuan pun merasakan aura yang menakutkan.
Akhhh... Teriakan sang penjaga.
srakk.... suara ayunan pedang.
Akhh... suara teriakan sang penjaga.
__ADS_1
Ya tentu saja Suara ayunan pedang itu adalah pedang yang di ayun kan oleh Xiao Nuan.
Entah bagaimana kedua penjaga itu dan juga Yuei tidak menyadari dan tidak melihat saat Xiao Nuan mengeluarkan pedang nya.
"Kau, apa yang kau lakukan kepada kedua tangan ku, kau akan menyesal, aku adalah kerabat dari selir Ann.!'' Ucap penjaga itu kepada Xiao Nuan.
Ya Xiao Nuan memotong kedua tangan penjaga itu.
"Kau berisik,aku adalah Xiao Nuan yang asli, apa menurut mu aku terlihat sebagai seorang sampah saat ini, jika aku terlihat sampah, lalu apa dirimu yang tak bisa lebih baik dari sampah.!" Ucap Xiao Nuan kepada si penjaga itu.
"Kau, jangan membantu nya, lakukan pekerjaan mu dengan benar.!" Ucap Xiao Nuan kepada penjaga yang satu nya.
Sang penjaga pun hanya bisa menuruti kata-kata Xiao Nuan.
"Kau, kau pasti akan menyesal, aku akan mengatakan ini semua kepada selir Ann dan juga Jendral Ye, kau pasti akan di hukum berat.!" ucap sang penjaga yang merupakan kerabat selir An.
"Diamlah, atau aku juga akan memotong lidah mu yang busuk itu.!" Ucap Xiao Nuan kepada Sang penjaga.
__ADS_1
Xiao Nuan dan Yuei pun berjalan memasuki kediaman Jendral Ye.