Recarnation Of A Queen

Recarnation Of A Queen
seekor kucing kecil.


__ADS_3

"No_nona, nona kembali.!" Ucap Yuei,saat melihat sosok seorang gadis yang sangat di rindukan nya selama ini, dan tanpa berfikir Yuei pun langsung berlari memeluk Xiao Nuan.


Xiao Nuan hanya membiarkan Yuei memeluk nya sambil menangis, dia mengerti pasti sulit untuk Yuei selama ini tinggl dengan seekor binatang buas , dia merasa sangat kejam kepada Yuei.


"Apakah kau sudah puas menangis nya.!" Ucap Xiao Nuan setelah beberapa saat.


"Eh,ma_maaf Nona, hamba tanpa Sad_.!" Ucap Yuei yang terhenti karna di potong oleh Xiao Nuan.


"Mengapa kau harus minta maaf, ingat lah ini bukan kesalahan mu, padahal kau bisa kembali, mengapa kau terus menunggu ku di tempat yang asing seperti ini , dasar bodoh, padahal kau bisa pulang tanpa harus menunggu , kau pasti sangat ketakutan .!" Ucap Xiao Nuan yang sedikit tersenyum ke arah Yuei, tangis Yuei pun pecah saat mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Xiao Nuan.


"Aku tidak menyuruh mu untuk menangis, mengapa kau malah menangis dengan sangat kencang.?" Ucap Xiao Nuan dengan senyum jahil nya.


"Ma_ eh, Hamba berfikir Nona tidak akan pernah kembali lagi, hamba benar-benar takut nona, syukurla nona bisa kembali dengan selamat, hamba sangat senang akhir nya nona kembali.!" Ucap Yuei yang sambil menghapus air mata nya.


Setelah beberapa saat Yuei pun mengajak Xiao Nuan untuk masuk ke dalam .

__ADS_1


"Kecil, nona ku akhir nya pulang, keluar lah kecil.!" Ucap Yuei yang berteriak memanggil kucing kecil nya (Bai Chizi) dengan suara gembira.


Setelah Bai Chizi datang, Yuei pun pergi ke dapur untuk mengambil kan minum.


"Selamat datang kembali nona penguasa, maaf kan hamba karna tak bisa menyadari siapa anda sebenar nya saat pertama bertemu, dan bukan kah kau perlu menunjukan dirimu sang burung phonix api neraka.!" Ucap Bai Chizi yang masih dalam bentuk seekor kucing.


"Dasar kucing kecil, sekarang aku sudah mempunyai nama, ingat ini Ying itulah nama ku.!" Ucap Ying kepada bai Chizi dengan bang.


"Setelah 100 tahun ternyata bukan hanya nama mu yang brubah, tetapi juga bentuk mu, burung kecil.!" Ucap Bai Chizi dengan nada mengejek Ying.


"Kau, apa kau tak sadar bahwa bentuk mu sekarang hanyalah seekor kucing kecil, bahkan kau juga di panggil kecil, jika aku, tentu saja aku punya alasan mengubah bentuk ku, aku tidak mau menakuti orang-orang, karna aku akan pergi bersama Xiao Nuan ke dunia luar.!" Ucap Ying bangga.


"Nona, ini minuman nya nona, nona pasti sangat lelah, hamba juga sudah menyiapkan air untuk nona mandi."! Ucap Yuei kepada Xiao Nuan.


"Terima kasih Yuei, dan apakah kau tidak sibuk sekarang, jika kau sempat silakan segera kemasi barang-barang mu, kita akan segera pulang,setelah aku selesai mandi, kita sudah cukup lama berada di sini, tentu saja orang - orang di kediaman Jendral Ye pasti sudah sangat menanti kan kepulangan kita.!" ucap Xiao Nuan yang menampil kan senyum sinis nya .

__ADS_1


"Baik Nona.!" ucap Yuei yang langsung berlari menuju kamar nya.


Xiao Nuan yang melihat tingkah Yuei pun Tersenyum.


"Bai Chizi, apakah Yuei tidak mengetahui siapa dirimu sebenar nya.?" Ucap Xiao Nuan kepada Bai Chizi.


Bai Chizi yang mendengar pertanyaan Xiao Nuan pun terdiam untuk sesaat, sebelum akhir nya menjawab pertanyaan Xiao Nuan.


"Ya , Dia tidak mengetahui siapa aku sebenar nya, dia hanya mengetahui bahwa aku ini adalah seekor Kucing kecil, aku tidak ingin menakuti nya jika dia melihat wujud ku yang sebenar nya.!" Ucap Bai Chizi kepada Xiao Nuan dengan nada bersalah.


"Sebelum kami pulang nanti , Ku harap kau memberi tahu Yuei , siapa dirimu sebenar nya , dia gadis yang baik , mungkin dia akan sedikit terkejut, tapi percaya lah dia tidak akan membenci mu.!" Ucap Xiao Nuan Kepada Bai Chizi.


"Baik, aku pasti akan mengatakan nya nanti, ya dia memang gadis yang baik.!" Ucap Bai Chizi Kepad Xiao Nuan.


"Ying, aku akan mandi dulu, kau tetap lah di sini bersama Bai Chizi, mungkin kalian masih saling merindu kan.!" Ucap Xiao Nuan dengan senyum jahil nya.

__ADS_1


"Xiao Nuaann....!" Teriak Ying marah karna di ledek oleh Xiao Nuan.


"Tunggu dulu Xiao Nuan, sebelum kau pergi, minum lah pil ini terlebih dahulu, ini bisa menutupi kekuatan mu, tidak peduli setinggi apapun orang itu , dia tidak akan bisa melihat, seberapa banyak titik merdian mu yang terbuka, dan sedang berada di tingkatan mana dirimu.!" Ucap Bai Chizi sambil memberikan sebuah pil bewarna merah kepada Xiao Nuan.


__ADS_2