
flashback⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
^^^"Zumu, aku ke sini ingin memperlihatkan ini.!" Ucap Xiao nuan sambil memperlihatkan bahwa dia sudah bisa membuka satu titik merdian nya.^^^
"I_ini, bukankah ini artinya Nuan'er sudah bisa membuka titik merdian Nuan'er yang pertama.?" Ucap Zumu Xiao nuan dengan wajah terkejut dan juga bahagia.
^^^"Iya zumu, dan tujuanku saat ini untuk menanyakan janji yang pernah Zumu ucapkan, waktu itu, apa kah Zumu bersedia mengabulkan tiga permintaan ku.?" Ucap Xiao nuan dengan datar, tanpa ekpresi memohon.^^^
"Nuan'er, apa yang kau katakan, zumu sudah berjanji, tentu saja Zumu pasti akan menepati nya, zumu akan mengabulkan permintaan Nuan'er apa pun itu selama Zumu bisa, jangankan tiga permintaan , bahkan sepuluh permintaan jika Zumu sanggup akan zumu kabulkan.!" Ucap Zumu Xiao nuan dengan wajah yang berbinar-binar karna bahagi.
^^^"Baikla zumu, jika begitu kata zumu, tapi aku hanya akan menita tiga hal dari zumu.^^^
*yang pertama, Aku meminta tolong batalkan perjanjian pernikahan ku dengan pangeran ke tiga.
__ADS_1
*yang kedua,dalan waktu empat hari lagi, aku akan membawa tiga orang masuk ke kediaman ini, mereka orang yang ku pilih untuk menjadi pengawal dan pelayan Jin long, aku tidak bisa membiarkan orang-orang yang pernah menindas Jin long untuk menjadi pengawal dan pelayan nya, karna mereka pasti tidak akan setia untuk mengabdikan hidup mereka pada Jin long.
**ketiga. lindungilah Jin long saat aku tidak ada disini. Ucap Xiao nuan dengan tegas, bukan dengan nada memohon,lebih mirip dengan nada memerintah seseorang.
Untuk sesaat Zumu Xiao nuan diam, dia mencerna ucapan Xiao nuan. untuk permintaan kedua Zumu Xiao nuan mengerti,pasti Xiao nuan tidak bisa percaya dengan orang di kediaman Jendral, sedang kan untuk permintaan ketiga Zumu nya agak bingung, dan pertanyaan pertama Zumu nya benar-benar bingung dan tidak habis pikir, karna selama ini Xiao nuan selalu kelihatan sangat bahagia jika melihat pangeran ketiga,meskipun pangeran ketiga selalu berkata jahat tentang nya, tapi dia selalu bilang menyukai pangeran ketiga.
"Bolehkah Zumu mengetahui mengapa Nuan'er meminta permintaan ketiga dan yang pertama.?" tanya zumu Xiao nuan.
"Zumu mendukung semua keputusan mu, tapi membatalkan pernikahan dengan seorang keluarga kerajaan, apa lagi pangeran ketiga , rasa nya sangat mustahil dan akan memalukan untuk keluarga kerajaan." ucap zumu Xiao nuan.
^^^"Zumu, bukan kah mendiang ibuku memiliki satu plakat yang di berikan oleh kaisar, dan plakat itu bisa untuk meminta apapun kepada kaisar, jadi bersediakah Zumu meminjamkan plakat itu kepadaku, bukan kah plakat itu bisa di gunakan sebanyak tiga kali, dan plakat itu baru di gunakan satu kali , jadi masih bisa di gunakan untuk dua kali kan Zumu, apakah aku benar.?" Ucap Xiao nuan yang membuat Zumu nya terkejut, bagaimana mungkin anak yang selama ini tak pernah bergaul, dan keluar dari kamar nya bisa mengetahui, hal yang sangat di rahasiakan ini, ya tentang plakat istimewa dari kaisar selalu di rahasiakan siapa pemilik nya, karna jika di ketahui oleh orang luar, takut ada orang yang mengincar keluarga tersebut hanya untuk mengambil plakat nya.^^^
"Dari mana Nuan'er mengetahui tentang plakat istimewa itu.?" tanya Zumu Xiao nuan kepada Xiao nuan.
__ADS_1
"Dari mendiang ibu ku, saat aku berusia tiga tahun, mendiang ibu pernaj becerita tentang plakat istimewa yang di titipkan nya kepada zumu.!" Ucap Xiao nuan, yang membuat zumu nya terkejut, bahkan Xiao nuan bisa mengingat kejadian saat dia baru berusia tiga tahun, sungguh anak yang jenius pikir nya dalam hati.
"Baiklah Zumu akan mengembalikan Plakat itu kepada Nuan'er, plakat istimewa adalah milik mendiang ibumu, dia hanya menitipkan nya kepada Zumu, tapi sekarang kau sudah bisa memilih keputusan , maka zumu akan mengembalikan nya kepadamu, plakat itu adalah milik mu.!" Ucap Zumu Xiao nuan
Zumu Xiao nuan pun berjalan mengambil sebuah kotak kecil dan memberikan nya pada Xiao nuan.
"Ini, zumu mengembalikan plakat ini kepada ke pemilik aslinya." 'Ucap Zumu Xiao nuan sambil memberikan plakat nya kepada Xiao nuan.
"Terima kasih zumu, kalau begitu Aku akan segera kembali ke kamar ku.!" Ucap Xiao nuan tanpa basa basi.
"Nuan'er , bisakah Zumu meminta tolong kepadamu, besok adalah hari kedatangan Ayahmu ke kediaman ini dari perbatasan, bisakah Nuan'er hadir, dan memakai baju ini." Ucap Zumu Xiao nuan sambil memberikan satu pasang baju milik mendiang ibu Xiao nuan
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️mohon dukungan nya buat Author ya. kalau nggak keberatan mohon like,vote dan ranting nya ya, jangan sungkan berkomentar ya. author masih pemula., terima kasih ya sudah mendukung dan membaca novel author.
__ADS_1