
flashback⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
'"Kau_" ucap Jendral Ye sambil meng angkat tangan nya untuk menampar Xiao Nuan , tapi tak sempat jendral Ye menampar Xiao Nuan sebuah pedang yang masih dengan sarung nya menahan tangan jendral Ye, Ya itu adalah pedang nya Jing Yi , yang di beri oleh Xiao Nuan, Selir An dan juga Ye Yilan terkejut saat mata mereka melihat apa yang terjadi di depan mata mereka , dengan berani nya seorang pemuda yang tak di ketahui dari keluarga mana, menahan tangan seorang Jendral Ye dengan pedang nya, bahkan Xiao Nuan sedikit terkejut melihat apa yang di laku kan Jing Yi.
"Lancang, dari keluarga mana kau berasal, berani-berani nya kau mengacung kan pedang kepada diri ku yang merupakan seorang Jendral ini, singkir kan pedang mu sebelum aku yang menyingkir kan nya, dan memotong tangan mu.!" ucap Jendral Ye dengan sangat marah kepada Jing Yi.
"Aku bukan dari keluarga besar, aku hanya yatim piatu, dan aku juga tidak akan menyingkir kan pedang ku ini, aku tidak peduli siapa tuan , jika selama tuan ingin menyakiti kakak dari tuan ku ,yang juga merupakan nona ku, maka aku tidak akan segan untuk melepas sarung pedang ku dan mengacungkan pedang nya kepada tuan, aku tidak akan menuruti perintah orang yang ingin menyakiti Nona yang aku layani.!" Ucap Jing Yi dengan raut wajah datar tapi sangat tegas.
__ADS_1
"Lancang, hanya seorang yatim piatu sangat berani menantang ku, baiklah aku akan memotong tangan mu yang kurang ajar ini.!" ucap Jendral Ye Kepada Jing Yi .
Jendral Ye pun sudah memusatkan kekuatan nya untuk menghancur kan tangan Jing Yi , tapi sebelum jendral Ye menyelesaikan aktifitas nya, sebuah suara membuat nya menghentikan kegiatan nya.
"Apa yang ingin anda laku kan kepada saudara ku, apa kah anda berani untuk menghancur kan tangan seseorang yang merupakan saudara ku, aku tidak tahu bahwa sifat seorang Jendral Ye di kediaman nya sama seperti seorang preman pasar, yang menindas orang yang lemah, aku hampir tak mengenali orang dari keluarga mana yang berani untuk menghancur kan tangan saudara ku.!" Ucap Ling Zhi dengan dingin ,mengeluarkan aura pembunuh dan mencekam suasana , seketika suasana menjadi hening, semua merasa kan ketakutan yang luar biasa hanya karna aura seorang pria, ya pria itu bukan lah pria biasa, dia adalag Ling Zhi yang merupakan kesatria baja hitam kekaisaran Jiangjun.
__ADS_1
Jendral Ye yang mendengar kata-kata Ling Zhi pun tidak bisa berkata apa-apa, ternyata dia sudah menyinggung orang yang salah,bagaimana mungkin dengan berani nya dia menantang saudara dari seorang yang merupakan mesin pembunuh itu/kesatria baja hitam, dan lagi jika Ling Zhi ada di kediaman nya sudah pasti kaisar juga ada di kediaman nya, apa kaisar juga melihat sifat nya, ini sunguh suatu masalah besar yang akan menimpa diri nya .
"Ke_kesatria Ling, maaf hamba tidak tahu bahwa dia adalah saudara dari kesatria Ling, hamba sungguh -sungguh minta maaf, hamba hanya ingin mengajari putri hamba, tapi dia malah menghadang hamba menggunakan pedang nya.!" Ucap Jendral Ye dengan gugup.
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
HAPPY NEW YEAR para pembaca author semua, semoga di tahun ini lebih baik lagi dari pada tahun sebelum nya, terima kasih selama ini sudah mendukung author dengan like, vote dan ranting dari kalian semua, maaf beberapa hari ini author sering telat up, karna pulang kampung untuk sambut tahun baru sama keluarga, dan mulai sekarang author akan up seperti biasa lagi.
__ADS_1