
"Ji Ya berhentilah mencuci pakaian , mari ikut dengan ku sebentar.!" ucap Xiao Nuan.
"Tapi nona, bisakah saya menyelesaikan pekerjaan ini sebentar, hamba sebentar lagi selasai nona.!" ucap Ji Ya kepada Xiao Nuan.
Belum sempat Xiao Nuan menjawab perkataan Ji Ya, Ji Yu sudah datang dengan membawa pakaian lagi, dengan jumblah yang cukup banyak.
Xiao Nuan yang sudah merasa tak tahan pun langsung nemerintahkan Ji Yu dan Ji Ya untuk meninggal kan pekerjaan itu.
"Maaf nona jika hamba lancang, tapi kami tak bisa jika pergi sebelum menyelesaikan pekerjaan kami ini, nanti para kakak dayang bisa marah dan menghukum kami berdua.!" ucap Ji Yu kepada Xiao Nuan dengan sopan.
__ADS_1
"Ji Yu, Ji Ya, kalian tidak perlu takut di marahi ataupun di hukum oleh para dayang di istana ini, karna mulai hari ini kalian akan ikut dengan ku, tentu saja putri Li juga sudah mengeyatahui nya.!" ucap Xiao Nuan dengan lembut, dan sontak ucapan itu membuat Ji Yu dan Ji Ya sangat terkejut.
"Ma_maksud Nona.?" ucap Ji Yu dan Ji Ya secara bersamaan dengan penuh tanda tanya.
"Ya maksud ku sudah jelas , mulai hari ini kalian berdua bukan lagi pelayan di sini.!" ucap Xiao Nuan santai.
Ji Yu dan Ji Ya pun menangis sejadi-jadi nya, ya mereka menangis karna sangat gembira.
Putri Li bertanya kepada Xiao Nuan, apakah Xiao Nuan menyukai kedua anak itu, dan putri Li juga meminta pertolongan Xiao Nuan untuk menjaga kedua anak itu, putri Li Juga mengatakan kepada Xiao Nuan bahwa dia akan memberikan sedikit biaya hidup untuk Ji Yu dan Ji Ya, setiap bulan nya , dan tentu saja Xiao Nuan menerima permohonan putri Li, tapi tidak untuk masalah biaya hidup, sebenar nya meskipun putri Li tidak meminta pertolongan kepada Xiao Nuan, Xiao Nuan lah yang akan meminta kepada putri Li untuk membawa kedua anak itu pergi.
__ADS_1
. . .
"Ji Yu o*leskan ini di tubuh adikmu, setelah itu Yuei juga akan mengoleskan salep ini di tubuh mu, ini bisa menghilangkan bekas luka cambuk yang ada di tubuh kalian , dan juga bisa menghilangkan rasa sakit nya.!" ucap Xiao Nuan, dan sukses membuat Ji Yu dan Ji Ya kembali terkejut, bagaimana Xiao Nuan bisa tahu , bahwa di tubuh Ji Yu dan Ji Ya terdapat beberapa luka cambukan.
Seperti nya nona muda yang akan di layani oleh Ji Yu dan Ji Ya ini bukan lah nona muda biasa.
Sementara itu di tempat lain.
"Kemana dua pelayan malas itu, berani sekali dia meninggalkan pekerjaan nya. !" ucap salah satu dayang yang sedang marah-marah, ya dayang itu sangat marah sebab gara-gara Ji Yu dan Ji Ya meninggalkan cucian pakaian yang belum selesai di cuci, kini dayang itu yang harus mencuci semua pakaian itu, ya memang mencuci pakaian adalah tugas nya, namun semenjak ada Ji Yu dan Ji Ya, banyak para dayang yang bermalas-malasan dan meminta Ji Yu dan Ji Ya untuk melakukan pekerjaan nya, termasuk juga dayang yang saat ini sedang marah-marah.
__ADS_1
. . .
Saat Yuei dan Xiao Nuan berjalan-jalan di istana Li, tanpa sengaja Yuei melihat ada orang-orang dari kerajaan Jiangjun, secepat mungkin Yuei memberi tahu Xiao Nuan, bisa saja nanti pangeran ke tiga juga ada di sana.