
Kemarin malam selir Yu telah kembali ke kediaman Jendral Ye, sedangkan Yu Wei di bawa pergi oleh Xiao Nuan.
*Hari ini selir Yu sudah mulai mau melakukan pekerjaan nya yang di perintah kan oleh Xiao Nuan, pertama-tama selir Yu mencari bawahan Xiao Nuan yang bertugas di dapur kediaman Jendral Ye, dan tak butuh waktu lama selir Yu langsung menemukan nya, selir Yu memberikan botol kaca kecil yang isi nya berupa cairan, ya itu adalah ramuan yang berupa cairan yang di berikan oleh Xiao Nuan ,cairan itu di perintah kan oleh Xiao Nuan untuk di berikan ke makanan dan minuman yang akan di makan oleh Jendral Ye dan selir Ann.
Saat ini selir Yu menjalan kan tugas nya yang kedua, selir Yu berjalan menuju kamar ibu nya Jendral Ye, yang merupakan Zumu Xiao Nuan.
Kenapa selir Yu bisa masuk ke dalam kediaman utama dan tidak di hentikan oleh para penjaga, tentu saja karna dia di temani oleh Ling Zhi, ya Xiao Nuan sudah mengatakan rencana nya kepada Ling Zhi*.
"*Lancang, siapa yang membiarkan mu masuk kesini, keluar sekarang juga.!" ucap Zumu Xiao Nuan kepada selir Yu.
"Zumu.!" ucap Ling Zhi.
"Tuan kesatria, tolong bawa orang ini keluar, dia adalah orang jahat, dia sama saja dengan selir An.!" ucap Zumu Xiao Nuan yang meminta agar Ling Zhi membawa keluar selir Yu.
__ADS_1
"Tidak Zumu, mulai sekarang dia lah orang yang akan merawat Zumu.!" ucap Ling Zhi yang sukses membuat Zumu Xiao Nuan terkejut.
"A_apa maksud mu tuan ksatria, dia ini orang jahat, apa aku tidak salah dengar dia akan merawat ku .!" ucap Zumu Xiao Nuan.
"Zumu tidak salah dengar, dia dulu memang orang jahat, tapi sekarang dia telah berada di pihak Xiao Nuan, dan Xiao Nuan sendirilah yang meminta nya untuk merawat Zumu.!" ucap Ling Zhi.
"Bagaimana kalian bisa percaya semudah itu dengan nya, bagaimana jika dia membohongi kalian.!" uca Zumu Xiao Nuan.
"Aku percaya jalan yang Xiao Nuan pilih pasti adalah jalan yang sudah di yakini nya, dan begitu juga dengan orang-orang yang akan berada di sisi nya, jika pun dia berani berkhianat tak perlu waktu lama, dalam waktu 3 menit saja aku bisa mengirim nya ke neraka.!" ucap Ling Zhi sambil melihat ke arah selir Yu.
Sedang kan selir Yu hanya diam tertunduk , bagaimana mungkin dia berani berkhianat , sedangkan nyawa nya dan nyawa anak nya berada di tangan Xiao Nuan.
Selir Yu mulai memberikan Zumu Xiao Nuan obat, menyiap kan makanan.
__ADS_1
Prankk...(suara barang-barang di lempar)
"Pergi.. pergi.. kamu sudah mati, pergi..!" teriak seorang wanita Histeris
"Pergi.. kau sudah mati ..perggiii.!" teriak seorang wanita ya wanita itu adalah selir An.
Selir An terus berteriak dengan ketakutan, ya itu adalah efek dari ramuan yang di berikan oleh selir Yu tadi, selir Ann terus berhalusinasi , dia terus melihat mendiang ibu Xiao Nuan yang ingin meminta keadilan, selir An terus berteriak mengatakan bahwa bukan dia yang membunuh mendiang ibu Xiao Nuan, sedangkan Jendral Ye yang mendengar teriakan selir An , Jendral Ye pun memutus kan untuk mengurung selir An, agar tak ada orang luar yang tahu atas perbuataan selir nya, apa lagi sang kaisar, jika kaisar mengetahui bahwa teman nya mati karna di bunuh oleh selir An, kaisar pasti akan sangat marah, namun tanpa selir An dan Jendral Ye ketahui bahwa penyebab kematian mendiang ibu Xiao Nuan bukanlah mereka , ya Xiao Nuan hanya sengaja untuk bermain-main dengan selir An.
Sedang kan Jendral Ye, dia selalu berhalusinasi melihat hal-hal yang mengerikan, dia selalu melihat saat-saat dia melihat diri nya yang berada di medan perang dan selalu hampir mati, jendral Ye melihat bahwa saat dia akan mati dia akan selalu di lindungi oleh seorang wanita yang merupakan mendiang ibu Xiao Nuan.
Namun dalam waktu yang singkat wanita itu akan berubah menjadi jahat dan akan membunuh Jendral Ye, terkadang Jendral Ye melihat masa kecil Xiao Nuan, dan saat dewasa Xiao Nuan akan membunuh nya karna selama ini dia bertindak tidak adil kepada Xiao Nuan.
Dan ilusi itu pun akan terus terulang dan terjadi lagi di saat selir An dan Jendral Ye sehabis makan.
__ADS_1
Akhir nya jendral Ye dan selir An pun memutuskan tidak akan memakan apa pun, namun di saat selir An dan Jendral Ye tidak makan , perut mereka akan terasa seperti di cabik-cabik*.