
Hari ini sangat cerah di sebuah kastil tepatnya di sebuah kamar yang di dalamnya ada seorang gadis yang masih tertidur pulas dengan tangan yang masih berpegangan dengan laki-laki yang ia kenal di dunia nya namun dengan sifat yang berbeda
Cahaya matahari mulai memasuki kamar tersebut sehingga memantulkan cahaya ke wajah cantik zara, karena adanya cahaya tersebut tidur zara terusik hingga ia memutuskan untuk membuka matanya
Zara mengucek-ucek matanya dan mengumpulkan tenaga namun ia tersadar ada tangan yang besar yang mengengam tangannya, ia pun melihat siapa sosok seorang tersebut dan ternyata itu adalah laki-laki yang ia benci, mira berusaha melepaskan tangannya dari laki-laki tersebut secara perlahan walaupun sedikit kesusahan dengan perlahan akhirnya zara berhasil melepaskan genggaman tersebut.
Zara pun bangun dan langsung kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena bau badannya yang sudah tidak enak ketika ia mengendus dirinya sendiri, seusai mandi ia pun melihat lemari apakah disana ada pakaian yang bisa ia pakai ternyata disana sudah disediakan gaun yang sangat cantik-cantik tanpa berlama-lama zara pun memakai gaunnya
"Akhirnya selesai sekarang gue harus berekting lagi biar bisa pulang ke dunia nyata" Ucap zara
Zara pun menuju kearah pintu mengecek apakah pintu itu terkunci atau tidak, dan ya ternyata pintu kamar tidak terkunci zara pun keluar mencari tempat yang biasanya orang bermasak hingga akhirnya zara pun menemukan tempat tersebut
Zara melihat-lihat apakah ada sayuran untuk ia masak dan ternyata ada sebuah daging
"Seperti nya ini cukup untuk ku masak, baiklah mari kita memulai masak"Zara pun memulai aktivitas nya yaitu memasak
Sementara zara memasak didalam kamar seorang laki-laki sudah mulai sadar dari bangunnya ia membuka mata dan tersadar tidak ada seorang wanita yang ia gengam hingga membuat ia marah pikirnya bahwa zara melarikan diri namun ia mencium bau makanan apakah ada seseorang didapur laki-laki itu pun berjalan menuju kedapur
Sesampainya didapur ia melihat ada seorang perempuan yang sedang asik bermasak melihat itu ia pun mendudukkan pantatnya ke meja makan, mendengar ada seseorang yang duduk dimeja makan zara pun berbalik badan dan ia melihat bahwa dimeja sudah terpampang wajah seorang laki-laki yang tampan
"Sudah bangun ya, tunggu sebentar sedikit lagi masakan nya selesai" Ucap zara sedangkan yang diajak bicara hanya diam
Zara sangat telaten bermasak padahal didunia nya ia sama sekali tidak belajar masak apakah ini kemampuan dari seorang tubuh yang ia tempatti seperti nya memang benar karena zara palsu ini aslinya tidak bisa memasak
Setelah masakan sudah selesai zara pun mengidangkan masakannya diatas meja dan menyuruh laki-laki itu untuk mencicipi nya
__ADS_1
"Cobalah"ucapku kepadanya
Dari cara ia makan sepertinya masakan nya enak, ini waktu yang tepat untuk berbicara agar hubungan mereka semakin dekat hingga aku memutuskan untuk ikut duduk bergabung dengannya
" Maaf sebelumnya dari awal sampai sekarang aku belum tau siapa namamu boleh kau memberi tahu kepada ku siapa namamu"ucapku kepadanya mendengar itu ia pun menghentikan makannya dan ia pun melihat kearah ku dengan tatapan tajamnya
"Baiklah kalau memang tidak mau mengatakan namamu tidak apa" Akupun mengambil makanan dan mulai memakannya namun tidak disangka ia menjawab pertanyaan ku
"Garlantara"ucapnya kepada ku kemudian ia melanjutkan makannya
Mendengar itu aku merasa bahagia ternyata ekting nya selama ini membuahkan hasil walau hanya bicara
" Bisakah kau mengajak ku berkeliling luar kastil ini aku merasa bosan terus berada didalam kastil seperti mayat hidup saja"mendengar itu ia pun meminum air untuk menyudahi makanan nya dan mengelap mulutnya setelah itu ia berjalan, entahlah mungkin ia tidak mau
"Mari katanya kamu mau jalan-jalan keluar kastil kan" Mendengar itu mata ku langsung melebar apakah ini benar ia mau mengajak ku jalan-jalan dan apa katanya tadi kamu wah benar-benar kemajuan ini tidak boleh disia-siakan
"Hey apakah tidak mau, baiklah aku akan keluar kalau kau tidak mau"
"Tunggu aku mau"
"Baiklah ikuti aku" Akupun berjalan mengikuti nya dari belakang sampai pada pintu besar ia pun membukanya dan akhirnya aku bisa menghirup udara segar
Dan coba lihat ini sangat indah didepan kastil seram ini dipenuhi dengan bunga mawar yang sangat cantik melihat itu aku pun mendahului nya dan menghampiri bunga mawar tersebut lalu akupun menciumnya bau nya sangat harum hingga membuat ku tersenyum hingga aku memutarkan tubuh ku
Dibelakang nya yang sedikit jauh dari jarak zara garlantara tersenyum melihat zara tersenyum berbeda pada saat kemarin yang membuatnya khawatir karena zara ingin bunuh diri
__ADS_1
Kemudian zara berbalik badan dan melihat garlantara tersenyum kepadanya entah mengapa melihat senyuman tersebut zara merasa ada yang aneh dengan dirinya seperti rasa bahagia ketika melihat garlantara tersenyum
Zara pun memanggilnya untuk bergabung dengan nya
"Garlantara ayok kesini" Teriaknya zara mendengar itu ia pun menghampiri zara
"Ada apa" Ucapnya masih dengan wajah datar
"Garlan apakah boleh aku memetik bunga mawar ini"
"Tentu saja kau petik lah ini adalah punyamu"
"Benarkah terimakasih" Mendengar itu zara pun mulai memetik bunga mawar tersebut dengan wajah yang masih setia dipenuhi senyuman yang tercetak diwajahnya namun saat hendak memetik bunga lagi jarinya tertusuk duri mawar hingga mengeluarkan darah segar
Melihat itu garlantara tara pun dengan cepat menghisap darah zara melihat perlakuan garlantara zara terkejut
"Ap.. Apa yang kau lakukan"
"Aku menghisap nya agar darah nya tidak bertambah banyak keluar" Setelah itu ia membawah ku kembali ke kastil dengan memegang tangan ku ia mengajakku kedapur dan membersihkan luka ku setelah itu ia menyuruh ku duduk
sebentar lalu ia kelemari entah apa yang ia ambil setelah itu ia mendekati ku lagi
...HAY LAGI, GIMANA NI CERITANYA BAGUS NGAK...
...OH YA, UDAH BERKALI-KALI AKU INGATKAN INI YAITU UNTUK VOTE,LIKE,KOMEN AND SHARE KARENA DENGAN ITU KALIAN BISA MEMBUAT KU UNTUK SELALU SEMANGAT DALAM MEMBUAT CERITA YANG TADINYA HANYA BAGUS MENJADI LEBIH BAGUS,CUKUPYA BABAY👋...
__ADS_1