
Ketika sudah sampai dikantin marisa bingung mau duduk dimana soalnya tempat duduk dikantin sudah penuh.
"Mira gimana ni tempat duduk sudah penuh semua gimana kita makan"
"Iya ni mana perut sudah keroncongan,lagian ini kenapa ramai banget sih"
"Eh nara namanya juga kantin ya pasti ramai lah"jawabnya marisa
"Apaan sih kan gue cuma nanya sewot banget jadi orang"
"Serah loh deh"
"Sudah-sudah, disitu ada kak bulan mending kita gabung aja disana lagian kan tempat mereka masi ada tempat untuk kita"
"Cak elah bisa aja loh, ngomong aja ngapa kalau loh pengen dekat sama calon pacar eak,ya kan marisa"
"Benar juga apa kata loh nara"
"Kalian ini kalau soal ini pasti kalian kompak coba kayak tadi ngak ada tu kompak-kompaknya"sekarang Sinta yang ngomong tumben amat ni bocah ngomong hhhh
"Eh..yang ngomong siapa ya marisa kayak pernah dengar suaranya tapi siapa ya"
"Iya juga ya gue juga kek pernah denger deh"
"Nah iya kan pernah dengar tapi siapa gitu"melihat ekspresi marisa dan nara pura-pura tidak tau membuat wajah Sinta masam dan langsung datar sontak marisa dan nara melihat wajah masam Sinta lalu mereka berdua tertawa
"Hahahh lucu banget deh muka Sinta kayak ternistahkan gitu "
"Iya ya hahahahh"sedangkan muka Sinta semakin semberawut
"Yaudah maaf-maaf deh ya gue sama marisa cuma bercanda kok"Sinta pun hanya memalingkan mukanya
"Sinta yok tinggalin aja mereka yok kita kemeja kak bulan "
"Iya"mereka pun meninggalkan marisa dan nara
__ADS_1
"Eh-eh kok ninggalin sih tunggu in woy cak elah"
"Gara-gara loh ni marisa kita ditinggal"
"Idih kok nyalahin gue loh juga salah kale,yaudah deh dari pada kita berantem disini mending kesana nyusul Sinta sama mira"mereka pun menyusul Sinta dan mira
"Kak bulan"panggil mira ketika hampir sampai kemeja bulan.sontak bulan yang mendengar ada yang memanggilnya langsung melihat orang tersebut.
Ketika bulan melihat itu adalah mira bulan pun tersenyum.
Teman-teman bulan merasa ada yang aneh. teman-temannya melihat bulan tersenyum itu adalah langkah satu kali seumur hidup cak elah lebay banget sih hhhhh
"Tumben-tumbenan ni bulan tersenyum kecewek kirain sudah ngak normal eh ternyata masih normal"bulan yang mendengarnya hanya datar tanpa mau tau apa yang mereka ucapkan yang ia fokuskan melihat mira yang berjalan sambil tersenyum
"Yaampun manis banget deh adek gue"bulan membatin
Mira dan Sinta pun sudah sampai dimeja bulan beserta teman-teman bulan
"Kak mira boleh gabung ngak disini"
"Ok yok sin duduk aja tuh disana dekat kak bara"
"Yang benar aja mira masa cewek cupu gini duduk dekat gue sih"
"Eh kak bara walaupun begitu kakak ngak boleh ya ngehina teman aku ntar jodoh tau"
"Ogah gue jodoh sama ni cewek"
"Yaudah kalau ngak mau makanya biarin Sinta duduk disana"
"Iya bawel banget jadi cewek untung kakaknya bulan kalau ngak sudah gue pukul ni cewek"
"Apa Lo bilang Lo mau pukul adek gue"
"Enggak kok enggak siapa juga yang mau mukul adek Lo heheh"
__ADS_1
"Cih lemah baru diancam kak bulan Langsung ciut"
"Serah"
"Yaudah sin duduk aja disana entar kalau dia macam-macam bilangin kegue"
"Ngak minat gue macam-macam sama ni cewek"
"Miraaaaa Lo berdua benar-benar ya ninggalin kita berdua kalian disini sudah enak-enak aja makan"
"Kalian lambat"ucapnya mira datar seketika teman bulan terkejut dengan perubahan sikap mira padahal kedua temannya Mira sudah lama berteman dengan mereka bahkan bara pun terkejut
"Hih sudah gue ngak kuat debat gue lapar pesan yuk nar"
"Ok yok"
"Nah kan kompak heheh"batin mira
Suasana yang nyaman dan tentram ini seketika terganggu melihat nenek lampir datang.
"Loh lagi -loh lagi capek gue ngeliat muka Lo"ucapnya Siska
"Dan loh cupu mau juga ternyata berteman sama ni cewek kegatelan"tambahnya Siska
"Jaga mulut loh,loh setiap kali datang selalu aja bikin keributan.ok sebelum gue marah cepat pergi"ucapnya bulan yang sudah muak dengan siska
"Tapi bulan"
"Pergi gue bilang pergiii loh paham apa bahasa Indonesia pergi"
Suasana menjadi ramai marisa dan nara yang memesan makanan seketika melihat siska membuat keributan dengan mira dan sinta
"Ini tidak bisa dibiarin kita harus bantuin sinta sama mira nar"
"Ya lo benar yok kita kesana"tapi sebelum berjalan bibi kantin bicara
__ADS_1
"Eh non gimana ini baksonya.....