
"Bisakah kau tetap bersama ku"Entah apa yang ada dipikiran ku.Aku menganggukan kepala ku begitu saja.Ia tersenyum.Kali ini senyumnya begitu tulus.Sungguh, itu sangat manis.
~
Aku duduk ditempat yang biasa aku lakukan untuk menunggu angkutan umum untuk pulang kerumah.Sepertinya kali ini aku akan sial lagi.Lagi dan,lagi langit mendung yang menandakan bahwa sebentar lagi akan hujan.
Aku melihat-lihat kendaraan yang melaju namun,tidak berhenti.Padahal aku ingin cepat pulang.Perlahan demi perlahan hujan pun akhirnya turun membuat ku kedinginan karena tidak memakai jaket.Aku memeluk tubuhku sendiri.Aku menyesal menolak permintaan marisa yang ingin mengatantarku namun,aku menolak.Hish,kenapa semua ini harus terjadi?.Aku sangat kedinginan.Hujan lama kelamaan bukannya berhenti malah tanpa deras.
Grepp
Bukan,ini bukan pelukan tapi ini adalah jaket seseorang yang membuat merasa tidak terlalu kedinginan.Aku menoleh kebelakang.Ternyata itu gali dengan senyuman dan wajah pucat nya ditambah dengan kulit putihnya itu membuatnya sedikit.
Mengerikan 🙃.
"Jangan tersenyum"Ucap ku yang membuat nya melunturkan senyumannya.Aku bukannya jahat dengan membiarkannya tidak tersenyum.Tapi, senyumannya itu mengerikan.jika saja wajahnya itu tidak pucat mungkin senyumannya itu akan membuat nya begitu tampan.Sungguh aku tidak berbohong.
"Maaf,aku bukannya tidak suka senyuman mu itu.Tapi...ah,sudahlah tidak penting.Sebaiknya kamu duduk aja disini nggak capek berdiri.Seperti tidak pernah bertemu dengan ku saja kau ini"Ucap ku kepadanya untuk duduk di sampingku.Ia pun duduk disamping ku.
"Kau ingat tidak?"Ia pun menoleh kepadaku namun,pandangan ku tetap lurus.
"Apa?"
"Kita sudah pernah seperti ini.Waktu itu kau disini juga kan bersama ku.Sama sekali tidak berubah.Wajah mu selalu seperti itu"Ucap ku mengingat kejadian waktu itu.
"Apanya yang tidak berubah dari wajah ku"Tanya nya kepada ku.
Akupun melihat kearahnya.Ku angkat tangan ku.Kemudian aku memegang kulit putih pucatnya itu.Membuatnya terkejut karena aku tiba-tiba memegang wajahnya.
__ADS_1
"Pucat.Dan,selain itu kau mengingatkan ku kepada orang yang dulu aku cinta i"Ucap ku yang memang benar-benar rindu akan pahatan wajah laki-laki ini.
"Mira,kau mempunyai pacar"Ia melepaskan tanganku dari wajahnya.Pertanyaan nya ini membuat ku tersenyum.
"Kenapa tersenyum?"Tanya nya lagi.
"Jawaban itu akan terjawab jika nanti udah waktunya"Kemudian aku melihat ada kak bulan yang meminggirkan mobilnya.
"Adek"Panggilnya berjalan mendekati ku dengan payung.Aku pun tersenyum kepada kakak tersayang ku ini.Semenjak kejadian itu kakak ini sangat perhatian.Jika aku tidak pulang tepat waktu maka kakak akan segera mencari ku.Sungguh aku sangat sayang dengan kakak ku ini.
"Ayok pulang"Ucapnya ketika sudah dihadapan ku tanpa melihat seseorang yang ada disampingku.
Aku mengangguk,"Kak bulan boleh nggak antar temanku juga"Ucap ku dengan memasang wajah lucu didepan kakak ku ini.
Kemudian kakak ku menyadari bahwa disamping ku juga ada seseorang.Kakak ku menatap tajam kearah gali, membuat gali gelagapan.
~
Seusai mengantar gali pulang kak bulan langsung mengajakku ketempat perusahan nya.Sebenarnya aku tidak mau ikut keperusahaan, tapi kak bulan bilang jangan bikin kak bulan nggak waras lagi ketika ia mengingat kejadian tragis tentang ku.Makanya mau tak mau aku harus ikut kak bulan.
Aku duduk dikursi yang tak jauh dari kak bulan sambil melihat kak bulan yang sedang kerja.Katanya nanti ada investor yang akan berkerja sama dengan kak bulan makanya kak bulan harus kekantor menyiapkan semuanya agar nanti tidak terjadi masalah.Kak bulan sangat fokus dengan pekerjaannya sampai-sampai aku sendiri saja terlupakan.Rasanya sangat bosan duduk dikursi ini membuat ku mengantuk.
"Kak,ini masih lama ya,"Ucap ku dengan wajah cemberut kepada kak bulan.
"Sebentar lagi.Ini katanya bentar lagi orang nya sampai kesini"Jawabnya kak bulan tanpa menoleh sedikitpun kearah ku.
Akupun mengangguk,"Kamu kalau pegal baring aja dek"Ucap lagi kak bulan.
__ADS_1
Hah,yang benar aja baring entar kalau orang yang kerja sama kak bulan datang gimana.Melihat aku yang tidurnya sangat tidak estetik.Bisa-bisa orang yang bekerja sama kak bulan ngakak karena tidur ku yang tidak aestetik itu.
TOK-TOK
Suara pintu terdengar membuat ku menoleh kearah pintu.
"Pak,orang yang ingin berkerja sama dengan perusahaan kita sudah sampai"Ucapnya ketika ia diperbolehkan oleh kak bulan untuk masuk.
"Silahkan kamu ajak aja masuk keruangan ini"Ucap kak bulan yang berbeda.Oh,ayolah kak bulan sangat berwibawa,tampan,tegas pasti banyak yang suka sama kak bulan pikirku.
Perempuan itu langsung keluar untuk memanggil orang yang akan berkerja sama dengan kak bulan.Aku pikir,aku akan keluar saja toh kan aku nggak bantu kak bulan.Aku berdiri hendak keluar dari ruangan kak bulan,tapi tiba-tiba kak bulan menyuruh ku untuk tetap diruangan.Kata kak bulan bentar aja kok meeting nya.Kak bulan ini benar-benar ya,dari tadi juga bilang bentar,bentar,bentar,tapi nggak keluar-keluar dari ruangan ini.
Seseorang pria berwajah tampan masuk keruangan kak bulan.Ia melihat ku cukup lama kemudian ia bergurau dengan kak bulan ketika sudah saling sapa.
"Pak bulan ternyata mempunyai pacar yang sangat cantik ya,"Ucapnya kepada kak bulan.
"Bukan pak,ini adek saya namanya mira"Ucap kak bulan tanpa basa-basi.
"Oh adek,saya kira pacarnya tadi"Ucapnya dengan tersenyum.
Setelah perbincangan itu kak bulan meminta langsung memulai rapatnya.Sunguh,aku tidak tau apa yang mereka bahas.Kalau melihat mereka begini rasanya kantuk semakin bertambah mendengar mereka berbicara tak ada habisnya.
Setelah sekian lama akhirnya kak bulan selesai juga rapat.Aku, meminta kak bulan untuk cepat-cepat pulang.Aku tidak akan mau lagi kekantor kak bulan,huh sangat membosankan.
~
Sore sudah beranjak,digantikan oleh malam.Gali baru saja pulang dari luar.Ia memasuki pagar rumahnya yang sangat luas.
__ADS_1
Gali mengetuk pintu rumah hingga keluar lah sang pembantu.Rumahnya sangat luas,tapi sayang walaupun luas terasanya sangat sepi.Gali langsung kedapur rasanya perutnya sangat lapar.Sang pembantu menyiapkan makanan untuk gali makan.Setelah makan gali mulai berjalan kearah kamarnya yang terletak diatas.Ia ingin tidur namun,diurungkan karena ia harus belajar dan mengisi beberapa soal latihan yang belum......