
Gali mengetuk pintu rumah hingga keluar lah sang pembantu.Rumahnya sangat luas,tapi sayang walaupun luas terasanya sangat sepi.Gali langsung kedapur rasanya perutnya sangat lapar.Sang pembantu menyiapkan makanan untuk gali makan.Setelah makan gali mulai berjalan kearah kamarnya yang terletak diatas.Ia ingin tidur namun,diurungkan karena ia harus belajar dan mengisi beberapa soal latihan yang belum ia kerjakan.Hal ini sudah biasa gali lakukan karena jika ia tidak belajar orang tuanya pasti akan marah.Tiap kali orangtuanya pulang dari bekerja pasti akan bertanya kepada pembantu rumah bahwa gali sudah belajar atau belum.Kalau belum maka orangtua gali tak segan-segan memukulinya.
KRETT
Suara pintu kamar gali berbunyi.Ada ayahnya yang masuk kamar gali dengan ekspresi datar.Ia menatap tajam gali yang baru saja selesai belajar.Rasanya jantung gali berdetak cepat.Oh,yaampun bantulah gali hari ini gali tidak mau dipukuli.
BUKKK!
Gali terkejut.Tubuh gali tersungkur karena pukulan itu.Gali melihat mata yang ada dihadapannya.Ayahnya gali begitu marah.Kali ini apa yang dilakukan gali sampai ayahnya memukuli nya lagi.
"Ayah bilang fokus belajar bukannya pacaran"Bentaknya ayahnya gali.
"Aku nggak pacaran ayah"Ucap gali pelan.
"Oh,berani kamu jawab saya hah"Lagi ayahnya gali membentak gali.
"Kamu tadi diantar sama perempuan.Siapa perempuan itu hah?"Ayahnya pikir mira adalah pacarnya.Tidak ayahnya ini salah paham.
"Karena kamu sudah mulai menjadi anak nakal kamu akan saya hukum"Tambahnya ayah gali yang sekarang tidak lagi menyebut dirinya dengan ayah,tapi diganti dengan kata saya.
BUKKK!!!
BUKKK!
BUKKK!
Gali dipukuli habis-habisan.Inilah yang dimaksud dengan ayahnya hukuman.Jika gali melakukan kesalahan ayahnya tak segan-segan memukulinya.Bagi gali ini belum terlalu parah,tapi untuk anak yang biasa ini sungguh sangat kejam.Setelah memukuli gali habis-habisan.Ayah gali keluar tanpa rasa kasihan kepada gali.
Tiba-tiba jantung gali mulai sakit.Sangat sakit.Gali memegang dadanya.Dengan sekuat tenaga gali mencoba berdiri sambil memegang ranjangnya.Gali ingin mengambil obat yang ada di atas nakas yang ada didekat ranjangnya.Perlahan demi perlahan gali bisa menggapai obatnya.Ketika obatnya sudah dapat gali, langsung meminumnya.Sekarang rasa sakit sudah tidak sesakit tadi.Gali memutuskan untuk menidurkan tubuhnya yang lemah ini supaya keesokan harinya ia bisa menghadapi dunia yang lebih kejam dari ini.
~
__ADS_1
Sekarang aku,nara,marisa,dan sinta sedang ada dikantin menikmati menu makanan seperti biasa yaitu bakso.
Aku melihat banyak siswa-siswi yang sedang berlarian.Dari yang aku lihat sepertinya parah siswa-siswi berlari mengarah tribun.Bahkan siswa-siswi yang sedang makan dikantin ikut-ikutan berlarian karena merasa tertarik.
"Itu ada apaan ya,kok pada lari-lari"Ucap nara yang sekarang merasa ikut tertarik dengan siswa-siswi yang berlarian.
"Mungkin ada yang bertengkar"Jawab marisa yang sibuk dengan bakso jumbonya itu.
"Sepertinya begitu karena kan biasanya kalau rame gitu biasanya memang ada yang bertengkar"Timbalnya sinta.
Nara yang kepo maksimal langsung mencekam salah satu siswa yang melewati kantin.
"Ada apaan disana?"Tanya mira to the poin.
"Itu disana katanya ada yang melakukan pembulian sampai main kekerasan"Ucapnya kemudian ia langsung berlarian kearah dimana terjadinya pembulian tersebut.
"Woy,ayok kita kesana"Teriak nara dengan semangat.Nara ini benar-benar ya,kalau soal ini pasti dia semangat coba kalau pelajaran kalau nggak ngantuk ya, ngedumel.
Tubuhku menegang ketika aku melihat orang yang saat ini sedang terkapar di rerumputan.Dan, dihadapannya terdapat jinan yang terlihat sangat marah.
BUKKK!!!
DUKKK!!!
Gali dipukul, ditendang hingga wajahnya yang putih pucat itu menjadi berdarah, lebam-lebam kebiruan dimana-mana.
Yang kulihat saat ini gali sangat parah.Mataku melihat gali yang sepertinya menahan sakit dibagian dadanya.Oh,tidak gali kan mempunyai penyakit jantung.Aku pun langsung mendekati jinan yang ingin memukuli gali lagi.Bahkan nara,marisa,sinta,terkejut saat aku mencoba melindungi gali.
Aku mendorong jinan hingga ia terduduk dilantai.
"Jing.Lo,gila ya,"Umpatnya kepada ku kemudian ia tertawa.
__ADS_1
"Oh,gue tahu"Ucapnya tersenyum miring,"Lo,suka ya, sama orang penyakitan ini"Tambahnya lagi menjelek-jelekan gali.
"Mending lo minggir sekarang.Gue nggak punya masalah sama lo"Ucapnya menyingkirkan tubuhku dari hadapan gali.
Kali ini ia ingin memukuli gali habis-habisan.Emang gila ni orang.Maunya apasih kenapa nggak meninggal aja sekalian biar mampus tu hidup.
Ketika ia hendak memukul gali aku lebih dulu memukulnya.
"Jangan coba-coba untuk melukai gali atau kalian berhadapan sama gue"Ucap ku dengan tatapan yang menyeramkan membuat seluruh siswa-siswi merinding melihatku.
"Berani lo ngancem gue"Ucap jinan ketika ia sudah berdiri.Ia.langsung menghampiri ku dan memegang kera seragam ku.Membuatku ikut memegang kera seragamnya.
"Lo nantang ,gue terima"Ucap ku menatap tajam jinan.
BUKKK!!!!
Aku memukuli Jinan habis-habisan.Membalas semua perbuatan yang ia lakukan kepada gali tadi.Semua mendadak menjadi diam.Marisa,nara,sinta mendekati untuk menghentikan kegilaan ku.Namun,aku merasa belum puas jika jinan belum sama dengan keadaan gali.Hingga ada suara seseorang yang menghentikan ku.
"Mira,sinta,nara,Jinan,gali"Suara berat pak cipto memanggil kami semua."Kalian ikut saya!"
Kami berjalan mengikuti pak cipto dari belakang.Aku bisa mendengar jinan mengupat tentang pak cipto.Namun,aku tidak menghiraukannya.Mata ku saat ini melihat gali yang berjalan pincang sambil memegang dadanya.Begitu sakit lah?.
"Gali,nggak papa kan?"Tanya ku sambil berjalan mendekat kearah gali.Aku membantunya berjalan karena aku bisa melihat gali saat ini kesulitan untuk berjalan.
Ia melihat ku kemudian mengangguk pertanda ia tidak apa-apa.Padahal yang aku lihat gali sangat parah apalagi kan penyakit jantung nya belum sembuh.Bahkan saat ini ia memegangi dadanya.Gali ini ingin berbohong tapi tidak meyakinkan.Carkh sungguh payah.
"Itu megang dada?.Masih mau bilang nggak papa"Ucap ku menyindirnya dengan pertanyaan.
Ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya lagi.Sampai dipertengahan jalan tiba-tiba tubuh gali tumbang.
...INGATKAN JIKA ADA TYPO...
__ADS_1