
"apakah kau punya penyakit jantung"
"kelihatan ya,hmmmm"jawabnya dengan senyum tipisnya
"Sekarang mending kamu telpon ayah atau ibumu kalau memang sudah tidak kuat"
"Orang tua, orang tua yang mana"tanya kembali kepada ku
"Orang tua mu, memangnya orang tua mu sudah tidak ada"
"Ada namun orang tua ku tidak akan mau menjemput ku,karena aku tidak bisa membuat keinginan mereka terjadi"
"Kenapa bukankah kau sakit apa yang membuat mereka seperti itu lagian orang tua mana yang tega anaknya sakit seharusnya kau dibawah kerumah sakit"
"Kau ini cerewet, bukankah kau ini dikenal dingin dengan orang"
"Jangan menanyai ku balik jawab saja pertanyaan ku,aku ini punya hati tidak mungkin aku mengabaikan orang yang sedang penyakitan"haduh timbul sudah sifat Mira yang suka ngomong pedas ini oleh sebab itu Mira cuek karena ucapannya bisa menyakiti seseorang
"Maaf"
"Jawab pertanyaan ku"ucap ku seadanya
"Itu karena aku tidak bisa mendapatkan juara 1"
"Sekecil itu masalahnya sangat menyedihkan"
"Ya aku memang menyedihkan"
"Ini pakai sekarang"aku pun menyodorkan jaket ku yang kupakai sepertinya ia kedinginan dan tidak membawa jaket
"setelah ini aku akan mengantarmu kerumah mu jangan kepd an aku hanya ingin membantu mu"tambah ku lagi
"Tida..."
__ADS_1
"Ambil saja tidak ada penolakan"ia pun mengambil jaket ku
"Dan ingat jangan pernah menyerah kau diberi ujian oleh karena allah yakin kalau kau mampu. jangan pernah menyerah banyak orang bisa sembuh dari penyakitnya jangan dengarkan kata orang lain dan ya sekarang kita teman namaku mira"ucap ku menyemangati nya btw bijak banget sih gue hhhehe
Ia pun melihat ku seperti nya semangat hidupnya sudah kembali bagus lah ribet amat kalau orang pikirannya hanya ingin mati
"Terimakasih mira"
"Ya,itu sepertinya taksi kau beruntung sekali padahal dari tadi aku menunggu lama sekali"
"Ayok"tambahku
Aku pun mengantar ia kembali kerumahnya karena aku tidak tega melihat nya dan seperti nya penyakit nya itu parah.
...🌼🌼🌼...
Diperjalanan baik aku maupun dia tidak banyak bicara namun tidak jarang juga aku mengamati nya yang duduk disamping supir taksi seperti orang yang menahan sakit dan sepertinya ia sangat kedinginan mungkin karena hujan ataupun ac
"Pak permisi, tolong boleh ac nya dikecilkan saya merasa kedinginan"ucapku karena tidak mungkin aku bilang bahwa pria disampingnya sakit kan biasanya pria itu sangat private.mungkin saja kan
"Terimakasih"kemudian semua kembali diam
...NOTE:...
...Oh YA DISINI PASTI BILANG KOK BERUBAH-UBAH BAHASANYA MIRA.INI AKU BUAT KARENA MIRA KARAKTER YANG MENGIKUTI AJARAN ORANG TUA NYA UNTUK MENYESUAIKAN BAHASA KALAU TIDAK NANTI BISA SALAH PAHAM DAN MUNGKIN DIANGGAP TIDAK SOPAN KALAU MIRA BICARA DENGAN BAHASA LO, GUE SEDANGKAN LAWAN BICARANYA BERKATA SOPAN....
Sesampainya di rumahnya
"Ini rumah kamu?"tanyaku kepadanya
"Iya, kalau begitu aku turun apakah mira mau mampir"ucapnya sambil mengajakku
"Tidak usah, terimakasih"ia pun tersenyum kepada ku, memangnya kenapa ada yang lucu kah
__ADS_1
"Kenapa tersenyum"tambahku
"Tidak,kamu lucu sekali berterima kasih seharusnya kan seharusnya aku yang berterima kasih"
"Iya juga ya"
"Hhh, terimakasih "ucapnya sambil tertawa sedikit ingat hanya sedikit
"Iya sama-sama,gih sana masuk ngak baik lama-lama nanti kedinginan masalah ongkos aku yang traktir sebagai perayaan pertemanan kita"ia pun mengangguk an kepalanya namun saat ingin memencet bel yang ada dipagar rumahnya is memberiku jepit rambut
"Ini untuk apa"tanya ku
"Tidak apa-apa,itu aku diberi nenek yang aku bantu ketika ingin masuk melewati gerbang sekolah jadi jepit itu aku berikan kepada mu karena sudah mau menjadi teman ku"ucapnya dengan tulus
"Terimakasih"ia hanya mengangguk kan kepalanya kemudian ia masuk kerumah tapi sebelum masuk rumahnya aku melihat ada seorang ibu parubaya sepertinya ia memarahinya.kemudian ada seorang laki-laki parubaya yang mendorongnya masuk kerumahnya
"Sepertinya orang tua nya sangat seram, semoga saja ia tidak kenapa-napa"gumamku
Lalu aku menyuruh supir taksi untuk melanjutkan kerumah ku
...🌼🌼🌼...
...Tringgg...
"Ia sebentar,miraa sayang kenapa kamu baru pulang ibu khawatir"ucapnya ibu yang terlihat sangat khawatir
"Maaf bu tadi mira kehujanan jadi nedu dulu eh ternyata hujannya deras jadi lama nunggu"
"Kenapa kamu ngak angkat telpon dari ibu"
"Hp mira ketinggalan buk,terus hpnya juga mati daya"
"Ya sudah ayok masuk kasihan bulan sama papa tadi nyariin kamu ngak ketemu"
__ADS_1
"Iya buk"
"papa,kak bulan mira sampai ni"seketika papa sama...