REMAJA HALU

REMAJA HALU
[31]


__ADS_3

Gali,terbaring dilantai kamar mandi dengan mata yang sudah tertutup.


Seorang supir gali, diam-diam membawa gali,keluar.Ia membawa gali,kerumah sakit.Bisa dibilang mungkin gali,tidak akan selamat kecuali ada keajaiban.


~


TRINGGGG!!!


Hp mira berbunyi.


"Halo ini siapa,ya."Ucap mira.


"Nak,ini saya supirnya,nak gali.Gali,sedang ada dirumah sakit.Tadi saat saya membawanya kerumah sakit.Diperjalanan ia sempat memanggil -manggil nama kamu nak.Bisa kamu langsung kerumah sakit."


Mira terkejut,rumah sakit,membanggakan,kenapa?.


"Baik,pak.Kirim alamatnya,"Ucap mira dengan khawatir.


~


Sampainya, dirumah sakit mira langsung bertanya dimana ruangan gali,berada.


Mira,melihat disana terdapat supir yang waktu itu mira,lihat dirumah gali,tanpa berlama-lama mira pun bertanya kepada paman tersebut.


"Pak,gimana keadaan gali?."


"Kamu,yang namanya,mira?."


"Iya,pak."


"Saya yang menelepon kamu lewat handphone nak,gali."


"Iya pak saya tau."


"Nak gali,sedang ditahanni dokter untuk ditindak lanjuti."


Demi tuhan,kenapa gali,bisa begitu.Gaki,sudah banyak mengalami masalah disekolah dan sekarang ia harus masuk rumah sakit.


"Gali,kenapa bisa masuk rumah sakit pak?."


"Nak,gali dipukulli ayahnya nak,saya tidak tau apa masalah,tapi saya mendengar ayahnya nak,gali memukuli nya habis-habisan bahkan nyonya sama sekali tidak membantu nak,gali."Jawab pak supir menjelaskan kepada mira.

__ADS_1


Tega sekali mereka memperlakukan anaknya,sampai seperti ini.Orang tua macam apa mereka itu.Mira,tidak habis pikir dengan perbuatan orangtuanya gali,gali sedang sakit jantung.Mira khawatir gali,tidak akan selamat.Ada rasa sedih ketika mira,harus melihat gali,masuk rumah sakit.


Ya,tuhan semoga gali bisa sembuh.Tolong beri ia kesempatan untuk hidup agar bisa menikmati kebahagiaan yang ia tunggu.


Mira, hanya bisa berdoa semoga gali,bisa sembuh.


~


Cukup lama mira, menunggu gali ditangani dokter.Hingga akhirnya,dokter keluar dari ruang yang dimana ada gali didalamnya,aku pun langsung bertanya.


"Gimana dok keadaannya,nggak parah kan?."


"Kamu siapanya?."


"Oh,ya maaf.Saya temannya gali,jadi gimana keadaan gali,dok."


"Keadaan gali,tidak bisa dibilang baik.Akibat dari racun yang ia minum membuat penyakit jantung gali,menjadi kronis.Hal ini tidak bisa dibiarkan lebih lama.Karena nanti bisa mengakibatkan pada kematian.Untuk sekarang gali, baik-baik saja.Untung gali,dibawa lebih cepat kalau tidak.Entah apa yang bisa terjadi kepada gali."


"Terimakasih dok.Oh,ya dok boleh saya jenguk gali."


"Ya,tentu saja.Mungkin gali,sudah bangun."


Apa?yang benar saja,gali diracuni bukannya,gali dipukuli orang tuanya.Lalu kenapa gali diracuni.Siapa yang meracuni gali, orangtuanya?,tapi itu tidak mungkin kan.


~


CKLEKK!!


Pintu ruang gali,ku buka.Disana terdapat gali, yang sudah sadar.Matanya menunjukan bertapa tidak berdayanya,dia.Lihatlah,wajah yang pucat sekarang bertambah pucat.Benar-benar seperti mayat hidup.Aku menghampiri gali yang terbaring lemah di ranjangnya.


"Halo,gimana ni keadaannya?."Ucap ku sambil tersenyum.Ia pun membalas senyumanku.


"Baik."


"Oh,ya.Ini aku bawain bubur.Eh,nggak sih.Ini aku beli diluar sebelum kamu bangun,tapi tenang ini bersih kok soalnya ini tempat langganan aku."


Memang sih bukan aku yang beli.Ini aku titip sama supir aku untuk beliin,tapi kalau masalah langganan.Itu memang benar aku nggak bohong.


Aku membuka tempat bubur tersebut untuk aku berikan ke gali.


"Bisa duduk nggak?."Ucap ku yang melihat gali kesusahan untuk duduk.Aku pun membantunya.

__ADS_1


"Ini bubur.Pasti kamu lapar kan?."Ucap ku sambil menyuapi gali,ia seperti lagi dan lagi terkejut deh karena tiba-tiba aku menyuapi nya.


Namun,ia tetap menerima suapan dari ku.Ia makan dengan lahap sepertinya,ia memang kelaparan.


"Cepat sembuh,ya."


Ia tersenyum."Terimakasih."


"Iya.Ini minumnya."Aku memberikan ia minum ketika ia memutuskan untuk selesai makan bubur.Ia pun menerimanya.


"Maaf,ya.Gara-gara aku ngajakin kamu untuk pesta waktu itu kamu,jadi dipukuli."Ucap ku Karena kejadian ini mungkin akibat kesalahan aku yang mengajaknya, hingga gali pulang larut malam.


"Nggak papa.Ini bukan salah kamu.Bahkan aku sangat senang bisa berkumpul dengan keluarga kamu ditambah kamu ternyata rencanain ulang tahun aku.Aku benar-benar nggak yangka kalau kamu akan buatin aku kejutan yang nggak mungkin bisa aku lupain."


"Benaran,jadi nggak benci kan sama aku."


"Nggak.kan ini bukan salah kamu."


Akupun tersenyum."Terimakasih,ya."


Ia mengangguk mengiyakan.Kemudian aku menyuruh nya untuk berbaring kembali agar gali,bisa istirahat.


"Udah.Sekarang waktunya kamu istirahat lagi."Ucap ku memperbaiki


Selimut nya,Kemudian aku hendak keluar.Namun,langkah ku terhenti ketika tangan gali,menarik pakaian ku.Aku pun berbalik menghadap gali.


"Kenapa?."


"Jangan tinggalkan aku.Aku sendiri mira,ku mohon."Ucapnya tidak mau ditinggalkan.


Entah mengapa aku,jadi sedih melihat gali yang seperti ini.Seharusnya gali, mendapatkan kasih sayang dari orangtuanya,bukan malah dipukuli,jika memang karena pulang larut malam seharusnya, orangtuanya tidak memukuli nya sampai terdapat banyak bekas pukulan yang melekat ditubuh gali.


"Iya.Aku jagain,ya.Istirahat aja aku disini kok."Ucapku kepada gali, hingga gali, tertidur lelap.


Sebenarnya aku ingin pulang,tapi aku tidak tega meninggalkan gali sendirian apalagi dengan keadaanya sekarang.Dan,yang membuat aku lebih aneh,aku tidak bisa meninggalkan nya padahal kalau dibilang kami tidak terlalu dekat,tapi jika gali ini adalah orang yang aku temu i ketika aku transmigrasi.Mungkin itu sebabnya aku merasa lebih dekat dengan gali.


Dan,kini aku menemani gali, yang tertidur dengan nyenyak.Aku memandangi wajah gali yang tertidur ini berbeda.Dia berbeda ketika sedang tidur begini.Wajah yang tadi gelisa,sedih, sekarang menjadi wajah tenang.


Semoga gali,sembuh walaupun memang kemungkinan untuk sembuh itu kecil,tapi gali,berhak untuk bahagia,jadi ya,Tuhan tolong bantulah dia bahagia.


Aku memalingkan wajah ku karena entah mengapa air mata ini turun dengan sendirinya.Selama ini aku bahkan jarang menangisi laki-laki kecuali orang-orang yang memang dekat dengan ku itupun kalau memang ada kejadian yang memang betul-betul bisa membuatku sedih.

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE,DAN KASIH HADIAHNYA YA.INGATTIN JUGA KALAU ADA TYPO.SEGITU AJA BABAY....


__ADS_2