
...Drettttt...
Suara panggil lan dari hp bulan pun berbunyi lagi,bulan yang mendengar langsung mencari kebenaran hp karena ia lupa meletakan dimana hpnya tadi,bulan bahkan sekarang membuat isi kamar nya berantakan karena mencari hp
panggilan terus berbunyi dan sekarang bulan sudah menemukan hpnya tanpa berlama-lama bulan pun mengangkatnya
"assalamualaikum buk kenapa"ya yang menelpon bulan adalah ibunya mira
"Waalaikumsalam bulan, sayang mira.. mira"ucap ibunya mira yang ngomong terbata-bata dengan suara yang terdengar kwartir
"Iya buk kenapa sama mira" Ucap bulan kwartir karena ibunya mira mengucapkan nya terbata-bata pikiran buruk pun bahkan sudah terbesit dalam pikiran bulan karena ibu mira ini
"Kamu sekarang cepat kerumah sakit sekarang"ucapnya ibu dengan suara kwartir membuat bintang bertambah kwartir
"Baik buk" Tanpa menghiraukan kamar yang berantakan bulan pun langsung keluar menaiki mobilnya karena sekarang pikiran nya sedang kacau memikirkan bahwa mira baik-baik saja atau tidak
ditambah sekarang jalanan sedang macet membuat bintang semakin kwartir, kenapa ini, kenapa suasana tidak mendukung apa yang harus bulan lakukan,bulan pun keluar dari mobil dan bertanya kepada seseorang disana
"maaf pak kenapa bisa macet begini"ucap bulan dengan cepat karena pikirannya sekarang hanya mira,mira,dan mira
"oh,itu dek didepan ada kecelakaan parah"
"oh baik, terimakasih"ucap bulan kepada bapak-bapak tersebut
seusai mengatakan itu bulan berjalan kearah kedepan untuk melihat orang kecelakaan mungkin saja ia bisa bantu, walaupun keadaan darurat ia tidak mungkin membiarkan saja orang yang butuh bantuan
"permisi"ucap bulan kepada orang disana
bulan sempat berpikir apakah orang-orang disini tidak punya pikiran, lihatlah seorang yang berlumuran darah bahkan sangat parah, namun reaksi orang disini bukannya menolong mereka hanya melihat
melihat itu bulan pun bertanya pada warga disekitar kecelakaan tersebut
"bapak-bapak, ibu-ibu apakah kalian sudah menelepon ambulans"tanya bulan dengan sopan
serentak semua orang yang disana saling menoleh hingga dari salah satunya menjawab
"itu nak,saya ngak ada pulsa"kata bapak itu dengan entengnya
__ADS_1
"yasudah saya yang akan menelpon, untuk yang lain tolong angkat orang kecelakaan ini kepinggiran dan siapa saja dimobilnya yang punya minuman berikan kepada korban kecelakaan karena sepertinya mereka masih hidup"
mendengar ucapan bulan semua pun mulai bertindak, sesudah menelpon tidak perlu waktu lama mobil ambulans pun datang,bulan memerintahkan para orang disana untuk meminggirkan terlebih dahulu mobil mereka karena ambulans tidak bisa lewat kalau mereka tidak meminggirkan mobilnya termasuk juga mobilnya sendiri
seketika semua mengikuti apa yang diperintahkan bulan, ambulans pun bisa lewat dan membawa korban kecelakaan,dan
"nak,kamu sungguh bijak, kamu tidak egois ingatlah setiap perbuatan pasti ada balasannya,jangan pernah berubah tetaplah jadi orang baik"ucap kakek-kakek
bulan pun memandangi wajah kakek tersebut namun ada yang aneh bukankah tadi tidak ada seorang kakek lalu kenapa kakek ini bisa ada
"itu sudah jadi kewajiban saya untuk saling membantu sebenarnya ini juga bukan hanya kewajiban saya tapi juga kewajiban semua orang kek"mendengar perkataan bulan kakek itu pun tersenyum dan berucap kembali
"kakek tau kamu sekarang sedang kwartir karena seorang perempuan"ucapnya kakek tersebut
"kakek bisa tau"tanya bulan kekakek tersebut namun bukannya menjawab kakek itu malah menjawab yang lain
"perempuan itu baik-baik saja,ia sudah melewati rintangan jadi ia pasti akan pulang karena ia bisa menentukan jalan yang benar"ucap kakek tersebut
bulan ingin bertanya tapi tiba-tiba ada seseorang yang datang lalu berbicara kepada bulan
"nak terimakasih sudah membuat jalan menjadi lancar"
"kakek tadi kemana"ucap bulan sambil melihat-lihat namun kakek itu sudah tidak ada
tanpa bulan sadari kakek-kakek itu adalah zila yang sengaja merubah wujud menjadi kakek-kakek dan yang mengatur semua ini juga rencananya zila sengaja melakukan ini karena ia ingin menguji bulan
...Sesampainya...
"Assalamu'alaikum"ucap bulan langsung membuka pintu dimana tempat mira berada namun diruangan itu sudah tidak ada mira maupun orang lain
" Maaf sus pasien yang ada diruangan ini kemana"
"Maaf pasien yang diruangan ini sudah dinyatakan meninggal" Seketika bulan pun langsung terduduk ke lantai
Ibu dan papanya mira yang melihat bulan terduduk dilantai langsung menghampiri bulan
"Nak" Bulan yang mendengar ibunya mira seketika langsung berdiri dan memeluk nya
__ADS_1
"Ada apa bulan"tanya ibunya mira kepada bulan
"Buk, mira... mira" Ucap bulan menagis dipelukan ibu mira
"Mira udah ninggalin kita buk hikss"mendengar itu ibunya mira dan papanya seketika tertawa mendengar apa yang dibicarakan bulan
" Ibuk, pa, kenapa kalian tertawa kalian senang mira meninggal "ucap bulan mengurai pelukannya dan hendak marah kepada ibunya mira dan papanya mira
" Ngak sayang kami cuma PRANK"
"Maksud ibuk apa"ucap bulan yang masih marah
"Mira ngak meninggal sayang, mira udah sadar sekarang sudah pindah ruangan,kalau yang suster itu bilang tadi itu cuma becanda sayang karena papa dan ibu yang merencanakan nya"jelasnya kepada bulan, takutnya kalau tidak dijelaskan bulan bisa salah paham
"Ibu serius mira udah sadar"
"Ia sayang"
"Ibuk ayok sekarang kita keruangan mira" Ucap ku yang tidak sabaran
"Iya sayang, iya ayok"
Kami pun langsung keruangan mira dan dleb hati ku sangat bahagia ketika aku membuka pintu ruangan mira melihat mira yang sedang minum, melihat itu akupun langsung memeluk mira
"Kak mira sesek" Ucapku karena aku memang sangat sesak
"Eh, maaf kakak ngak sengaja mana-mana yang sakit biar kakak pukul tangan kakak ini"
"Ngak kak mira ngak papa, kak mira rindu sama kak bulan"
"Kakak juga rindu, sangat rindu" Aku dan mira pun berpelukan lagi
Ibu dan papa bahagia melihat anaknya walaupun tidak lahir dalam perut yang sama namun melihat kasih sayang bulan Kepada mira membuatnya tampak seperti saudara
"Heh papa sama ibuk ngak diajak ni pelukannya"godanya papa mira
"Iya ni pa kita kayaknya dilupain deh" Sambungnya ibu mira
__ADS_1
"Papa, mama ayok kesini" Papa dan mama pun menghampiri kami dan kami pun berpelukan
...HAY,HEHEH KALI INI AUTHOR MAU BILANG MAKASIH YA YANG UDAH LIKE, SHARE,DAN BACA.AUTHOR JUGA MAU BILANG SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN UNTUK PARA PEMBACA KARYA INI, SAMPAI SINI AJA BABAY👋...