REMAJA HALU

REMAJA HALU
[28]


__ADS_3

"Nggak usah sok kaget.Kan nanti mira bisa kirim lewat aplikasi yang namanya whatsapp kalau,Lo nggak tau"Jawabnya nara.


"Idih,judes banget mbaknya,ya kalau laper"Cibirnya marisa.


Sementara sinta dan mira hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka.sesampainya dikantin kami langsung memesan pesanan kami.


Sambil makan aku melihat ada gilang yang mungkin bisa dibilang lumayan deket sama gali.Aku pun langsung memanggil nya.


"Gilanggg"Teriak ku kepadanya.Ia pun langsung melihat kearah ku.Dia menaikan alisnya pertanda bingung.


"Sini dulu gilang"Teriak ku lagi kepadanya.Ia pun mendekati ku.


"Ada apa?"Tanyanya kepada ku.


"Kamu tau nggak gali sakit apa?atau sakit jantung nya kumat lagi?"Tanyaku padanya


"Bukannya yang lebih tau itu kamu,ya mir"Bukannya menjawab dengan benar malah memberikan teka-teki ni gilang.


"Maksudnya"Ucapku bingung.


Ia tersenyum."Oh,nggak tau,ya"Jawabnya.


"Iya makanya aku tanya kamu"Ucapku kesal.


"Aku juga nggak tau.Lagian kan kamu bisa chat lewat WhatsApp"Ucapnya memberikan solusi.Yaampun aku bahkan tidak kepikiran.Huh,gimana sih aku ini.


"Oh,iya"Ucap ku tersenyum.


"Begok"Ucapnya nara dan marisa.


Gilang pun tertawa."Diem deh"Jawab ku menimbali marisa dan nara.


~


Aku menghembuskan napas panjang. Memangnya menunggu tanpa kepastian itu sakit.Aku selalu mengecek handphone ku namun,belum ada tanda-tanda bahwa gali akan mengechat ku.


Ngomong-ngomong aku sudah pulang sekolah.Aku sedang bosan duduk dimeja belajar sekali-kali aku melihat handphone ku apakah ada pesan dari gali,tapi nyatanya belum ada pesan dari gali.


Ah, bodohnya diriku berpikir bahwa gali akan mengirimi aku pesan memangnya siapa aku.Yasudahlah,dari pada bosan mending aku tidur aja lagian tugas sekolah semuanya udah dijawab.


Aku beranjak dari meja belajar hendak tidur di ranjang ku.Namun,belum juga tiga puluh menit aku menidurkan tubuh ini diranjang.Suara notifikasi dari handphone ku membangunkan ku.

__ADS_1


Ku buka handphone ku.Dan, ternyata itu pesan dari gali.Aku pun langsung membuka pesan itu.


Gali☺️


Mira,gilang bilang kamu nyariin aku,ya.Maaf aku baru sempat chat kamu.aku sedikit tidak enak badan,jadi aku nggak masuk sekolah.Aku baru tau kalau kamu menghawatirkan aku hemm.


Aku menggelengkam kepala ku, tersenyum ketika ia mengirim pesan menghawatirkan aku.Arkh,siapa juga coba yang menghawatirkan nya pede banget deh.Eh,tapi bener sih aku menghawatirkan nya hehe.


^^^Oh,yaudah semoga cepet sembuh,ya.^^^


Ya,hanya enam kata itu yang bisa ku kirimkan kepada gali.Bukan,aku bukannya sok cuek,tapi aku tidak tau mau balas pesannya apa.Makanya aku hanya mengirim pesan sesingkat itu.


Iya, terimakasih doanya ☺️❤️


Eh,itu kok ada lovenya,ya.arkh,jangan kegeeran mira,ingat ini cuma pesan.


^^^Apaansih pakai segala emot love.^^^


Eh,kamu nggak suka,ya


Sudah cukup aku tidak mau membalas chat dari gali,apaansih bikin anak orang baper aja.


~


"Cie, semangat ni kayaknya"Ucap marisa yang ada di samping ku.


"Apaansih,lo"


"Oh,iya kan gali udah sekolah lagi pantesan dari tadi semangat banget"Godanya marisa kepada ku.


"Udah,deh nggak usah ngeselin bisa nggak sih"


"Nggak bisa karena ini udah,jadi tugas gue"Jawab marisa.


Hish, ngeselin banget kan marisa ini.bener-bener deh.


~


Semua sudah keluar dari kelas ketika bel pulang berbunyi.Aku yang melihat gali,masih menyusun buku diatas meja guru karena buku itu akan diantarkan keruang guru.Akupun membantu gali yang sepertinya kesusahan membawa buku tersebut.


"Biar aku bantu"Tawarku kepadanya.

__ADS_1


Gali pun tersenyum."Nggak usah nanti ngerepotin"


"Nggak papa kok.Sini aku bantuin"Ucapku langsung merebut separuh buku yang ada ditangannya.


Kami berjalan barengan keruang guru untuk mengantarkan buku ini.Sesampainya diruang guru kami langsung meletakkan buku itu dan keluar dari sana.


"Gali,habis ini mau kerja,ya?"Tanya ku kepada-nya.Ia pun melihat kearah ku.


"Iya.Kenapa?"


"Nggak kok.Btw boleh nggak ikut?"Tanya ku meminta jawaban darinya.


"Bukannya kamu harus ganti pakaian dulu kan nggak boleh keluyuran masih pakai seragam sekolah"


"Iya juga,ya.Emm,gimana kalau habis ini aku pulang dulu nanti kamu share lokasinya aja,ya"


Dia pun diam.Sepertinya sedang menimbang-nimbang deh.


"Ayolah,boleh,ya"Ucapku memohon kepadanya.


"Yaudah,boleh"Ucapnya dengan pasrah.


"Yeey"Aku sangat senang.Sungguh.


~


"Gali,antarkan ini kemeja sana"


Laki-laki berwajah pucat namun,memiliki ketampanan yang sangat sempurna.Ia melihat kearah yang memanggilnya tadi kemudian walaupun ia hanya memakai kemeja kotak yang berwarna hitam putih dan celana hitam polos,tapi itu semua tidak mengurangi ketampanannya.Ia memakai apron berwarna biru tua siap mengantarkan pesanan kemeja tersebut.


Dia sangat hebat bagi ku karena ia bisa belajar sambari kerja.Itu pasti capek untuk seukuran anak sma.Membayangkan nya saja aku sudah lelah apalagi benar-benar aku lakukan.Diumur segitu aku bahkan tidak diperbolehkan ayah sama ibu,tapi lihat lah sekarang laki-laki ini bahkan bekerja seolah tanpa beban.Ya, walaupun wajah pucatnya itu selalu menempel diwajah tampannya.


Aku bisa melihat keringat yang bercucuran diwajahnya itu.Ia kembali kedapur dimana tempat ia memasak.Ia bukan hanya mengantarkan makanan kemeja-meja saja,tapi ia juga memasak,mengepel,bahkan membuang sampah.Ditempat kerja ini bukan tempat yang besar.Ini hanya warung kecil, tapi walaupun begitu,warung ini selalu ramai didatangi pengunjung.Disini juga tidak banyak karyawan hanya dua karyawan yang bekerja disini.Namun,karena karyawan satunya sedang sakit maka gali bekerja sendirian disini.


Bossnya juga baik.Ia menerima gali sebagai karyawan karena merasa kasihan.Saat itu gali melamar pekerjaan disini,tapi orang tua yang berumur empat puluh sembilan ini menolak gali katanya gali masih sangat muda mending bersekolah dengan benar saja,tapi gali tetap kekeuh ingin bekerja.Mau tak mau bossnya ini menerima gali.


"Kamu sudah buang sampahnya?"Tanya nya bos kepada gali.


"Iya,ini aku mau membuang sampahnya paman"Jawab gali dengan sopan.


"Ya,sudah.kamu buang sampahnya setelah itu kamu istirahat sebentar jangan sampai kecapean"Ucap bosnya dengan perhatian.

__ADS_1


Oranga mana pun yang melihat gali,memang akan bisa terlihat bahwa gali ini orang yang kurang sehat.Wajar saja orang tau karena wajah pucatnya itu.......


...INGATKAN JIKA ADA TYPO.JANGAN LUPA LIKE👍...


__ADS_2