
*Der, der, der!!
Andro merasakan ada guncangan hebat hingga tubuhnya hampir terjatuh. Tak lama terdengar suara para pemburu berteriak sambil berlarian keluar.
Andro hanya tertawa karena mengira mereka hanya melakukan selebrasi atas dimulainya ekspedisi Klan Kesatria.
"Wah sepertinya mereka tampak bersemangat sekali, sampai berlarian ke sana kemari," tukas Andro tertawa kecil melihat para pemburu yang berlarian
"Sepertinya mereka bukan berlari karena bersemangat berburu," ucap Nana tampak mengamati mereka dengan seksama
"Sepertinya benar, wajah mereka tampak ketakutan dan mereka semua berlarian keluar, memangnya ada apa?" tanya Cronus
*Der, der, der!!
Kali ini getaran di ruangan itu begitu terasa dan semakin kuat hingga Nana langsung memegangi Cronus yang ada di sampingnya.
Nana membulatkan matanya saat melihat seekor
"Naga!!" seru Nana menunjuk seekor Naga yang keluar dari goa
Seketika ketiganya terperangah saat melihat seekor Naga mendekat kearahnya.
Andro tak bergeming saat melihat Naga itu berusaha menyemburkan kilatan api kearah Nana dan Cronus.
"Andro lari!" seru Cronus segera menarik Nana
*Wuuushhh!!
Andro segera mendorong kedua sahabatnya itu agar tak terkena kilatan api sang naga.
Andro segera melompat saat sang Naga menyerangnya dengan kilatan api.
__ADS_1
*Jraasshh!!
Andro berusaha menghindari setiap serangannya namun semakin ia menghindar maka semakin cepat serangan sang Naga.
Kewalahan menghadapi Naga api yang begitu kuat Ali pun menggunakan kekuatan sihirnya.
Seolah mendeteksi adanya bahaya tiba-tiba sebuah perisai muncul dan melindungi Andro daei semburan api sang Naga.
Saat naga semakin mengamuk dan mengeluarkan semburan api kearahnya, Andro pun mengeluarkan kekuatan sihirnya.
"Kilatan api!"
*Jraasshh!!
Seketika sebuah semburan Cristal salju langsung membuat sang naga berubah menjadi patung es.
Tentu saja Andro terkejut melihat perubahan kekuatannya.
"Sekarang saatnya menghabisi sang naga dengan pedangmu!" seru Nana
"Hmm!"
Andro menarik pedangnya dan mengenaskannya ke tubuh sang naga.
*Jraassshh!!
Seketika tubuh Naga itu terbelah menjadi dua dan menghilang menjadi mustika ungu.
"Hebat, kau benar-benar keren Andro. Sekarang kekuatan sihirmu sudah meningkat jadi gunakanlah . secukupnya " tukas Cronus.
"Sekarang habisi naga itu dengan pedangmu!" seru Nana
__ADS_1
"Hmm!"
Ia kemudian menarik pedangnya .
"Hiaattt!!"
*Jraasshh!!!
Andro menebaskan pedangnya kearah sang Naga hingga Monster itu tersebut terbelah menjadi dua.
*Blasttt!
*Klontang!!
Sang Naga pun menghilang dan berubah menjadi kepulan asap yang berubah bentuk menjadi sebuahmustika berwarna ungu.
Ketiganya merasa sangat senang dan kemudian melanjutkan perburuan mereka di lantai 16.
"dengan kekuatan baru itu aku sangat yakin jika hari ini kita akan meraup untuk yang sangat besar d
Sekelompok pasukan kelinci menghadang langkah mereka.
"Pasukan Hare!" seru Nana seketika bersembunyi dibalik tubuh Cronus.
Hare adalah pasukan kelinci pembunuh dengan senjata kapak di tangan mereka dan lambar bajak laut dipipinya.
Selain memiliki senjata kapak mereka juga memiliki semburan api seperti seekor naga. Dan selain itu ciri khas mereka adalah menyerang secara berkelompok seperti perompak.
"Kau harus hati-hati, jumlah mereka sangat banyak dan mereka tidak akan pernah menyerah sebelum benar-benar membantai musuhnya hingga tak bernyawa," ucap Nana
Melihat ketiga lawannya masih membicarakan mereka, para kelinci itu kemudian melompat satu persatu sembari mengarahkan kapaknya kepada musuh-musuhnya.
__ADS_1