RESTORAN FROM ANOTHER WORLD

RESTORAN FROM ANOTHER WORLD
Hukuman sang Kakak


__ADS_3

Hestia tersenyum simpul menatap Valeri.


Gadis kecil itu kembali mengeluarkan cookies dari keranjang kecil kemudian melemparkannya kearah mereka.


Tiba-tiba puluhan Goliath keluar dan mulai mengepung keduanya.


"Matilah kau sekarang Valeri, fiuh!" ujar Hestia kemudian meniupkan sesuatu ke udara


Tiba-tiba tempat itu bergetar, lantai terbelah dua membuat semua orang berteriak histeris dan meninggalkan tempat itu.


Andro segera menarik Valeri yang hampir terjatuh ke dasar lantai.


"Dia benar-benar berbahaya!" ucap Valeri


Andro langsung menghunuskan pedangnya saat melihat ratusan pasukan Hare menyerangnya.


Kini ia harus berjuang sendirian karena semua pemburu telah melarikan diri dari tempat itu.


Saat ia Hestia melihat Valeri hendak meninggalkan tempat itu gadis kecil itu segera melepaskan tinjunya hingga Valeri terhempas ke tanah.


"Aku baru tahu jika seorang Dewi perang seperti mu akan pergi meninggalkan pasanganmu di tempat ini," ujar Hestia menyeringai


"Sial, andai saja masih bisa menggunakan kekuatanku aku kasih aku mencabik-cabik isi perutmu. Sampai kau lupa kalau kau adalah keturunan seorang Dewi kerusakan yang sudah membuat kacau seluruh nirwana," tukas Valeria


Hestia langsung bertepuk tangan setelah mendengar ucapan Valerie.


"Kamu masih saja menjadi seorang Dewi yang arogan, meskipun kau sedang berada di ujung tanduk valeri," imbuhnya


"Lakukan saja, aku tidak takut. Meskipun kau manusia setengah Dewa Tapi kau tidak akan bisa membunuh Dewi sepertiku," jawab Valeri


"Hahahaha, sepertinya kau lupa kalau aku bisa membunuh mu dengan ramuan dewa, aku tinggal meniup ramuan itu dan seketika kau akan menghirup racun mematikan yang sudah ku sebar ke udara," jawab Hestia

__ADS_1


Valeri tampak menjauhi gadis itu .


Sementara itu Hestia mengeluarkan sebuah botol kecil dan mulai membuka tutupnya.


"Wangi sekali," ucapnya lirih


Valeri segera mengambil sebuah batu kecil dan melemparnya kearah Hestia.


Gadis itu tampak begitu kesal saat sebuah batu mendarat di wajah cantiknya. Ia segera melemparkan beberapa cookies kearah Valeri.


*Tap, tap, tap!!


Valeri tampak tercengang saat seorang wanita dengan cepat menangkap semua cookies yang dilempar oleh Hestia.


"Shopia???" Valeri tak mengira jika Shopia akan datang ke dunia bawah


"Sudah ku duga kau bukan manusia biasa!" ucap Valeri menghampiri Shopia


"Maaf tapi aku tak bisa membiarkan orang jahat seperti dirimu menguasai dunia ini," jawab Shopia


Hestia yang sangat marah karena seseorang menghalangi jalannya langsung melemparkan cookies-cookiesnya kearah Shopia.


Shopia menggerakkan cookies kiriman Hestia dan merubahnya menjadi kupu-kupu cantik yang berterbangan di tempat itu.


"Wah dia benar-benar keren!" seru Hestia berdecak kagum


Sementara itu melihat Andro berjuang sendirian melawan para Goliath Nana kemudian membantunya. Gadis kecil itu mengarahkan anak panahnya ke arah monster raksasa itu.


Ajaib saat anak panah Nana menyentuh kupu-kupu cantik ciptaan Shopia maka anak panah itu seketika berubah menjadi sebuah busur panah raksasa yang di penuhi kobaran api sehingga bisa langsung membunuh para Goliath itu saat menyentuh tubuhnya.


"Wah luar biasa!" seru Nana

__ADS_1


Gadis kecil itu kemudian mengikuti kupu-kupu yang berterbangan dan menembakkan busur panahnya saat kupu-kupu itu mendekati Goliath.


Sementara itu Andro juga berhasil melumpuhkan para Goliath dengan jurus barunya. Pemuda itu tampak bahagia saat berhasil mengalahkan para Goliath itu seorang diri.


Selesai mengalahkan Goliath Andro kemudian membawa Angela menuju ke lantai 18.


Namun Hestia menghadangnya, "Serahkan dia padaku maka aku akan melepaskan kalian semua," ujar Hestia


"Tidak bisa, aku tidak akan melepaskan dia pada manusia jahat sepertimu," jawab Andro


Hestia tertawa mendengar jawaban Andro.


"Dasar bocah tengik, kau pikir siapa dirimu. Sampai kapanpun kamu tidak akan pernah bisa menghancurkan dunia kegelapan!" ucap Hestia


Gadis kecil itu kemudian mengambil cookies yang tersisa di dalam keranjang kecilnya.


Ia kemudian melemparkannya kearah Andromeda.


Kembali Shopia menangkap setiap cookies itu dan merubahnya menjadi kupu-kupu.


Kali ini Shopia sengaja mengarahkan kupu-kupu itu mendekati Hestia.


Hestia tampak ketakutan hingga berlari menghindari kupu-kupu itu, Angela yang merasa iba dengan adiknya kemudian meminta turun dari gendongan Andro.


Gadis itu menghunuskan pedangnya dan mendekati Hestia yang tampak berdarah-darah saat gerombolan kupu-kupu itu hingga di tubuhnya.


"Meskipun aku tak bisa memaafkan perbuatanmu kepada ayahku, tapi aku juga tak bisa melihat mu menderita seperti ini, mungkin ini bukan hukuman tapi sebuah Kasih Sayang dari seorang kakak yang sudah kau tipu selama ini. Semoga kau bisa meminta maaf pada ayahku di alam baka nanti," ucap Angela kemudian menebaskan pedangnya ke tubuh Hestia


Seketika gadis itu roboh dan menghilang menjadi gumpalan asap hitam.


*****The End******

__ADS_1


__ADS_2