
Sebuah keributan memancing Angela keluar dan menghampiri mereka.
"Maaf dilarang berisik di tempat ini," ucap Angela menengahi mereka.
Tentu saja kemunculan Angela membuat Andro begitu terpukau saat melihatnya. Ia tak menyangka jika ia akan bertemu dengannya di tempat itu.
Penampilan Angela yang cantik dan memukau seperti biasanya mampu membuat Andro tak berkedip saat melihat pemburu cantik itu.
Angela kemudian mengajak Andro untuk berbincang sejenak membicarakan fenomena yang terjadi di lantai 16.
Dengan gamblang Andro menceritakan bagaimana ia melawan para monster yang ada di lantai 16 dan menuju ke lantai 18 untuk mencari suaka agar bisa bertahan hidup.
Mendengar cerita dari Andromeda membuat Angela sadar jika ekspedisi yang dilakukan oleh klannya membahayakan para pemburu level rendah yang sedang berburu di lantai bawah.
Setelah itu ia memberitahukan kepada semua klan kesatria untuk berhenti melakukan ekspedisi.
Pernyataan spontan Angela ini mendapatkan tanggapan pro dan kontra dari para anggota klannya.
Terbukti dari banyaknya anggota klan yang tetap melanjutkan berburu meskipun Angela sang ketua klan sudah resmi menyuruh para pemburu dari Klan kesatria untuk kembali pulang.
Bahkan beberapa orang petinggi Klan yang membelot sengaja menantang Angela untuk membantai para monster yang berusaha kabur dari lantai atas.
"Siapa yang paling banyak menghabisi para monster maka ia akan keluar sebagai pemenangnya," ujar salah seorang petinggi Klan Kesatria.
Angela tampak semakin geram saat sebagian besar anggota klannya merangsek naik ke lantai atas untuk berburu monster.
__ADS_1
Angela sengaja keluar bersama beberapa orang anggota klannya yang masih setian menuju ke lantai 17.
"Kita harus menahan para monster turun di lantai 17," ucap Angela
Andro yang mendengarnya langsung ikut bergabung dengan pasukan Angela.
Meskipun Angela sempat melarangnya namun Ia tetap bersikeras untuk bergabung dengan pasukan Angela.
Mereka segera menuju ke lantai 17. Kedatangan mereka langsung di sambut puluhan monster.
Saat semua pemburu sedang bertarung dengan para monster Hestia muncul di tempat itu. Tak ada seorangpun yang tahu kedatangan gadis cantik itu.
Senyumnya mengembang saat melihat Andro terhempas ke lantai.
Para goblin itu kemudian menyerang Andromeda. Melihat Andro yang di kepung pasukan Goblin, Cronus segera membantunya.
Melihat Hestia ada di sana membuat Angela terkejut gadis itu kemudian menghampiri Hestia dan menyuruhnya pulang.
"Berbahaya jika kau terus berada di sini, sebaiknya kau segera pergi dari sini," ucap Angela
Hestia menyeringai mendengar ucapan sang kaka.
"Aku tidak mau," jawab Hestia sambil memakan cookies yang ada di tangannya.
Angela melirik cookies yang ada di tangan Hestia.
__ADS_1
"Cookies itu?" seketika tubuh Angela menjadi gemetar saat melihat cookies tersebut.
Seekor Minotaur mendekati Angela yang terlihat menjatuhkan pedangnya.
Andro yang mengetahui Angela dalam bahaya segera berlari untuk menyelamatkannya.
Namun Hestia tak tinggal diam saat melihat Andro hendak menyelamatkan Angela.
Gadis kecil itu langsung melemparkan beberapa cookies ke arahnya hingga membuat ratusan Goblin bermunculan menyerangnya. Angela yang melihat peristiwa aneh itu seketika membulatkan matanya.
Pada saat yang bersamaan sesosok Minotaur berhasil menebaskan pedangnya kearah gadis itu hingga, membuat garis Angela ambruk ke lantai.
*Bruugghh!!
"Angela!!" sarung Andro yang begitu terkejut saat melihat Angela terkapar di depan matanya.
Saat itu juga kekuatan Andro meningkat dua kali lipat. Bak seorang pahlawan ia langsung menghajar musuh-musuhnya hanya dalam satu kali tebasan pedang.
Setelah berhasil mengalahkan para Goblin, Ia pun menghampiri Angela dan membawanya pergi dari tempat itu.
Ia menitipkan Angela kepada Valeri dan berpesan kepadanya untuk menyelamatkan ketua Klan Kesatria itu.
Valeri pun mengangguk dan ia memberikan sebuah pedang baru kepada Andro untuk menghadapi Hestia.
"Dia bukan manusia biasa jadi kau harus memiliki pedang sihir yang hebat untuk bisa mengalahkannya, ini adalah pedang sihir yang sengaja dibuat oleh seorang keturunan Dewa dan manusia. Aku yakin dengan pedang ini kau bisa mengalahkan Hestia, " ucap Valeri
__ADS_1