ReySya Love Story

ReySya Love Story
berfikir


__ADS_3

eps 11


siti memutuskan untuk tidak bekerja lagi dirumah adiguna.


meskipun keluarga adiguna meminta agar tetap bekerja di rumah nya namun siti tetap dengan keputusan yg dia ambil.


"terima kasih tuan dan ibu sudah menjaga saya dan memberi pekerjaan untuk saya"say juga minta maaf atas semua kesalahan saya.dan untuk perjodohan mas rey dan nk saya."


"saya pamit dulu bu,"ucap siti.


aisya mencari-cari keberadaan rey yg tidak tampak sama sekali.


mereka berjalan meningglkan wilayah rumah adiguna.


sesampai nya tiba di stasiun mereka menuju loket dan langsung menaiki kereta.


didalam kereta aisya mencoba berbicara dengan ibu nya.


"bu,bagimana dengan sekolah aisya?".


"ibu akan mengatur semua nya nanti nduk,ibu gk mau kamu nanti nya terbebani dan hidup tidak bahagia karena sudah terikat dengan seseorang"!.


beberapa jam berlalu di dalam kereta tanpa ada pembicaraan yg berarti.


aisya tertidur,sedangkan siti menatap keluar jendela dengan fikiran kosong.


sesampai nya di kampung, aisya terlihat bahagia karena kembali ke desa yg damai dan asri,berbeda dengan keadaan dikota.


matahaari sudah mulai tenggelan dan langit menampak kan awan hitam yg menandakan hari sudah malam saat mereka tiba di rumah.


mereka meletak kan barang2 dan langsung beristirahat.


semalaman siti memikirkan tentang rencana pertunangan itu.


dia masih tidak mengerti kenapa setelah apa yg terjadi dengan dia,ayah nya masih ingin mengatur tentang pasangan hidup untuk aisya.


"buk kok belum tidur"?


aisya terbangun karena mau ke kamar mandi.


"ini ibu mau tidur nduk"


siti merebahkan tubuh nya setelah dari tadi bersandar di atas tempt tidur.


"kamu mau kemana?"


bertanya saat aisya hendak menuruni ranjang.


"ke toilet buk.!"


sambil mengucek mata dan sesekali menguap.


aisya berjalan menuju kamar mandi.


tk berapa lama aisya kembali ke kamar dan mereka pun tidur lelap.


******


ke esokan hari nya,


pagi2 sekali nuri dan fatma datang kerumah. karena sebelum nya aisya sudah memberi kabar lewat telfon.


karena aisya tiba dirumah waktu sudah malam,mereka memutuskan untuk pergi ke esokan hari nya.


"assalamualaikum,,syaa!!".


di depan pintu nuri dan fatma sudah tidak sabar menunggu aisya keluar.


"aisyyaa...kanggennn"


nuri dan fatma langsung memeluk aisya, begitu dia sampai di depan pintu.


"q jugaaaa..."


dengan nada manja.

__ADS_1


"apa dia juga ikut?


nuri bertanya soal rey,sebelum nya aisya juga masih cerita masalah dia ke sahabat nya itu,


"nggk".


"ngapain dia ikut?"jawab aisya singkat.


"dia,?"


"dia siapa sich yg kalian maksut?"


fatma menggaruk kepala nya yg tidak gatal ,tidak tau siapa yg di maksut mereka.


"itu,,, tunangan aisya,q kan udah cerita ke kamu kemarin fat"!


nuri menepuk kening nya sendiri dan menjelaskan ke fatma.


"occhhh,,itu..iya..ya aku inget!"


fatma tersenyum saat sudah mengerti.


"asal aja kalau ngomong"!.


aisya memukul kepala nuri karena rey bukan tunangan nya.


"aduuhhh sakit tauu sya".!


"lahh teruus siapa donk?".


"aku pikir kamu dan ibuk pulang karena mau lamaran?"


nuri mengelus kepala nya yg sakit.


"enggk lah,q gk mau terikat dulu sama hubungan seperti itu."!.


"q msih pengen fokus sekolah,kuliah lalu kerja,sukses dan bahagia in ibu lebih dulu.!".


fatma menyela obrolan nuri dan aisya.


fatma menarik nuri dan fatma ke sebuah gubuk ditengah2 sawah milik ibu aisya.


sesampai nya di area persawahan pemandangan yg mereka lihat adalah hijau nya tanaman padi yg baru akan berisi,serta beberpa orang yg sedang membersihkan dan membajak sawah mereka.


mereka duduk di gubuk dengan melihat luas nya area persawahan di depan mereka. membuat hati dan fikiran merasa damai.


aisya merebah kan tubuh nya .


"terus bagaimana dengan dia?


nuri melanjutkan percakapan.


"gimana apa nya?"


aisya mengerutkan dahi nya.


"yaaaa,,apa dia juga menolak dengan pertunangan ini?"trus perasaan nya?".


nuri seakan menginterogasi seseorang yg berbuat salah.


"q gk perduli dengan dia"!.


"haahhh"!.


nuri heran karwna sebelum nya aisya selalu perduli dengan perasaan orang lain.


"q bilang setuju ke rey,tapi kalau ibu q setuju.


"q bakalan setuju juga,tapi"


aisya memotong perkataan nya.


"tapi apa?".tanya nuri penasaran.


" ibu gk bakalan nerima perjodohan ini"!tambah nya.

__ADS_1


aisya menyunggingkan bibir nya.


"wah,wah,,kamu PHP in dia?


"huhh,,kasian banget si rey!'"


nuri mengayun2 kan kaki nya.


"kenapa gk kamu terima aja sich sya."


"kamu kan juga bisa memperbaiki hubungan ibu kamu dengan kakek kamu"ujar fatma.


aisya termenung menatap biru nya langit disertai awan putih yg bergerombol.


memikirkan lagi perkataan rey, yg sama dengan fatma.


*******


aisya pulang ke rumah setelah seharian bermain dengan fatma dan nuri.


beberapa kali aisya mengucap salam tak dapat jawaban,dia masuk dan melihat ibu nya yg duduk santai menontonn tv sambil melamun.


aisya teringat dengan ucapan rey dan fatma kembali.


dia jadi merasa bersalah karena tidak pernah memikirkan perasaan ibu nya.


"bu,!"


aisya menghampiri siti dan menyentuh pundak nyya.


"ibu lagi mikirin apa?"


"ech aisya,kamu sudah pulang nduk?"siti tersadar dari lamunan nya.


"kamu sudah makan?"


siti tk menghiraukan pertanyaan aisya.


"ibu baik2 aja kan?"


aisya khawatir ibu nya terlaku memikirkan pertunangan itu.


"ibu nggk apa2 nduk,,!".jawab siti.


siti beranjak dari kursi nya meninggalkan aisya di depan tv.


"bu,aisya mau menerima pertunangan itu.!""


siti langsung menghentikan langkah kaki nya dan berbalik menghampiri aisya.


"mungkin itu yg terbaik buk,!


aisya memeluk ibu nya.


"ibu,jangan terlalu banyak berfikir ya,!"


",nanti ibu bisa sakit,!".ucap aisya sedih


"ibu tidak mau hidup kamu di atur kakek kamu seperti ibu dulu nduk,!".


"ibu mau kamu melakukan apapun sesuai keinginan kamu,tanpa ada paksa'n dan terbebani,!".


"ibu gk mau kamu seperti ibu yg selalu terkekang dengan aturan kakek kamu"!".siti membelai lembut kepala putri semata wayang nya itu.


"ibu,siapin makan dulu ya buat kamu,!"


siti melepaskan pelukan aisya dan mengusap kepala nya lalu bergegas menyiapkan makan untuk aisya.


"seperti nya rey dan fatma benar,q harus memperbaiki hubungan ibu dan kakek,walaupun ibu bilang tidak apa2,q tau ibu juga rindu sama kakek,!".


"apalagi ibu dan q hanya saling memiliki satu sama lain sekarang."


bathin aisya,


aisya berjalan menghampiri ibu nya di dapur dan membantu menyiapkan makanan.

__ADS_1


__ADS_2