ReySya Love Story

ReySya Love Story
*setelah


__ADS_3

episode 15


acara pertunangan pun terlaksana.


hanya teman yg satu kelas dengan aisya dan rey yg di undang.


suasana begitu tenang saat aisya dan rey saling bertukar cincin.


setelah itu rey mengajak aisya turun ke lantai dansa dan memulai dansa mereka.


setelah nya beberapa pasangan pun ikut berdansa dengan mereka.


"apa kamu senang berdansa dengan ku?


rey mendekat kan wajah nya ke telinga dan berbisik ditengah2 dansa nya.


"lumayan ?".


jawaban aisya membuat rey mengeryitkan dahi.


"iya lumayan,senang"


",sebenar nya aku kurang nyaman kalau jadi pusat perhatian."ucap aisya lirih


"kalau gitu, apa kamu puas dengan acara nya?".


"hmmm,,,"


"baik lah setelah acara selesai,q akan membuat kamu lebih puas!"


ada senyum smirk di sudut bibir rey.


"lebih puas?


tanya aisya.


"apa maksut nya?fikiran aisya membayangkan hal yg lain.


"kamu tunggu aja nanti!"


rey tersenyum dan menyudahi acara berdansa .


aisya yg memikirkan hal di luar imajinasi nya merasa gugup.


dia mendekati meja cemilan dan minuman,menghampiri kenti yg terlihat bahagia memakan camilan manis.


"hemmm..sungguh ya, rey itu romantis banget,sampai membuat acara dansa segala!"


ucap kenti


"kamu gk ikutan dansa?"


tanya aisya sambil memakan mini tart di piring


"gk ada yg cocok buat q ajak dansa"!


ntar aja pas party nya aku ikutan dance?"


kenti tersenyum girang menunggu acara dj di mulai.


ditempat lain rey sedang ngobrol dengan andrew.


"kapan kamu akan melanjut kan rencana nya?


ditengah obrolan mereka andrew bertanya soal rencana yg pernah mereka buat dulu.


"secepat nya..,semua rencana ku sudah hampir selesai,tidak perlu menunggu lama lagi untuk mengakhiri nya!"


"tinggal selangkah lagi".


secara tk sengaja aisya mendengar obrolan itu saat akan menghampiri rey.


"rencana?"


"apa yg sedang mereka rencanakan?"bathin aisya bingung karena hanya sebagian yg didengar aisya.


aisya segera menghilangkan prasangka dan berfikir positif.


kenti menghentikan langkah nya saat akan menghampiri rey.


"sya,,ibu manggil kamu tu!"


ucap kenti dan aisya segera pergi untuk menemui ibu nya.


tk jauh dari mereka ternyata ada seseorang yg memperhatikan dan mendengar obrolan rey dan andrew juga.

__ADS_1


dia tersenyum penuh arti.


rangkaian acara demi acara sudah terlaksana dan tiba lah mengakhiri pesta dan beristirahat.


rey mengajak aisya langsung pulang,sedang kan orang tua mereka memilih untuk menginap di hotel tempat di langsungkan acara.


rey menutup mata aisya saat akan memasuki rumah.


"kamu tutup mata dulu q yg akan mengarahkan jalan nya!"


pinta rey


mereka berjalan menuju sebuah pintu yg masih tertutup rapat.


rey membuka pintu perlahan dan membuka penutup mata aisya.


pandangan aisya langsung tertuju ke ranjang yg di atas nya dihiasi bunga mawar dan ada cahaya lilin di bawah lantai membentuk love kecil.


"apa kamu suka?"


bisik rey di telinga aisya yg masih tertuju di ranjang


aisya mmbayang kan adegan dewasa dan tanpa dia sadari langsung membentengi dada nya dengan kedua tangan nya.


rey yg melihat tingkah aisya jadi sedikit heran.


"a,,a,,apa maksut nya ini?


aisya tergagap masih dengan fikiran yg aneh.


"mulai sekarang ini kamar kita!"ucap rey lalu membawa aisya ke depan lemari


"kamar kita?


aisya semakin gugup.


"iya kita!


rey membuka lemari pakaian yg berisi baju aisya.


rey mengerti apa yg mungkin difkirkan aisya sehingga dia mulai mengoda nya.


rey mulai memegang pundak aisya dengan kedua tangan lalu turun dan memeluk aisya dari belakang.


"apa kamu suka?


"apa kamu mau sekarang?"


goda rey,ada senyum puas di bibir nya karena mengoda aisya.


"yaaaa...dasar mesum..kita baru tunangan dan belum menikah jadi jangan meminta macam-macam"


aisya melepas pelukan rey dan berbicara dengan lantang.


rey tertawa melihat reaksi panik aisya.


"kamu itu yg mesum,"masih tertawa


"dari awal, q hanya akan menunjuk kan kamar kamu"


rey masih tertawa sampai puas.


"lalu kenapa kamu menyebut ini kamar kita?


ucap aisya masih ngegas


"iya ini kan memang kamar kita,q bebas keluar masuk ke kamar tunangan q."


"dan"..ucapan rey berhenti dan raut wajah rey mulai mengoda


rey mendekat kan tubuh nya sehingga mendorong aisya bersandar di lemari dan berbisik.


"jika q ingin tidur dengan mu,itu bisa saja!".


"nooo,,,"aisya mendorong rey keluar dari kamar nya dan mengunci pintu


dibalik pintu rey tersenyum bahagia setelah dia berhasil menggoda aisya.


"apa dia sudah tidak waras?"


"bahkan kita masih sekolah?"


"iiiiii,,,"aisya bergidik ngeri hanya membayangkan jika itu semua terjadi dan masa muda nya jadi berantakan.


rey kembali ke kamar nya yg berada di sebelah kamar aisya.

__ADS_1


aisya masih belum tau jika kamar nya dengan rey bersebelahan.


aisya membersihkan diri lalu segera beristirahat.


sedang kan rey langsung terlentang di ats ranjang nya yg juga dihiasi bunga mawar.


"ok,,kali ini kita msih tidur terpisah di atas tumpukan mawar,"


"tapi jangan harap ada lain kali"


"saat nya nanti,,kamu tidak akan bisa lepas dari ku".


rey mengmbil segenggam mawar dan menaburkan nya ke atas sehingga menghujani wajah nya yg sedang tiduran.


ke esokan pagi nya.rey bangun terlebih dahulu dan langsung menuju kamar aisya


"apa dia bodoh?"


"bagaimna bisa tidak mengunci pintu?"


rey masuk dan tidur disamping aisya


mengalihkan rambut yg menutup wajah nya


aisya yg merasa ada seseorang yg menyentuh nya pun menggeliat dan membuka mata.


dia terkejut sampai hampir terguling ke bawah ranjang


"astaga..yaaaaa..reyno..apa kamu sengaja ingin membuat q jatuh?"


aisya memegangi dada nya yg berdetak kencang karena kaget.


"pagi sayang!!!"


rey menggoda aisya lagi tanpa menghiraukan teriakan aisya barusan.


aisya pun segera turun dari ranjang dan mengambil air minum.


rey menyusul dan memeluk nya dari belakang,


"apa tidur mu nyenyak?"


tanya rey santai


aisya menyemburkan minuman yg sudah di dalam mulut.


lalu segera melepas pelukan rey dari pinggang nya


"yyaaaaa..rey nooo!"


aisya frustasi rey terus2 memeluk dan menggoda nya.


"dasar mesum,,awas aja!"


aisya menuangkan air kegelas nya sampai penuh lalu akan menyiram kan ke rey


tapi rey lebih cepat,dia sudah kabur duluan akhir nya aisya mengejar dan seperti anak kecil yg main kejar kejaran pagi hari.


"ya ampuunn..kalian ini kayak anak sd aja sich!"


suara ratih menghentikan permainan kejar kejaran mereka


aisya melihat ibu nya juga masuk kerumah dan langsung menghampiri nya


"buk,,aisya gk mau tinggal disini"


keluh aisya manja


"tidak bisa sayang,kamu harus tinggal disini,karena sekarang rey tunangan kamu dan kita adalah keluarga"


ucap ratih


rey senang mendengar ucapan mama nya,dia menjulurkan lidah,.


mengejek aisya yg tidak bisa lagi mengelak.


"anggap saja kalian masih pacaran,.dan kamu rey jangan menggoda aisya terus"!


ratih tau rey pasti bakal terus2 an menggoda aisya karena terlalu senang .


"ya udah kalian cepat bersiap untuk ke sekolah!"perintah ratih


aisya dan rey beranjak dari kursi dan mulai bersiap untuk ke sekolah


melihat anak anak nya bahagia,ratih dan siti pun ikut senang melihat nya.

__ADS_1


__ADS_2