ReySya Love Story

ReySya Love Story
kamu


__ADS_3

episode 20


"bodo amat lah,itu fikir nanti yg penting bisa mencegah dia dulu buat gak bilang ke ibu".


karena tidak mau ambil pusing,aisya segera menutup pintu dan pergi istirahat.


"istirahat dulu.persiapan buat besok..pasti dia bakalan rese banget"


******


rey menelfon bimo untuk mengajak nya pergi nongkrong di sebuah cafe


bimo yg baru saja merebahkan badan di kasur nya yg empuk segera pergi ke kamar mandi setelah mendapat telefon dari reyno.


setiba nya di cafe bimo melihat rey dengan andrew yg sudah menunggu.


rey hanya diam dan melihat acara live musik, sedang kan fikiran nya melayang ke mana-mana.


bimo menatap andrew penuh tanya,


"kenapa rey terus diam".


andrew juga menjawab tanpa suara ,dia hanya mengangkat bahu nya sedikit ,menandakan dia juga tidak tau.


rey melirik dua sahabat yg penasaran dengan sikap nya itu.


rey menghela nafas


"aku lagi berfikir bagaimana cara nya menyusahkan aisya"


"whatt?aku gk salah denger kan?"


tanya andrew yg semakin heran dengan pemikiran rey


rey mengangguk.


"aku cuma mau bikin dia biar selalu di dekat q"


"kalau soal mengerjai aku yg pertama mendukung mu"ucap bimo dengan senyum sumringah.


senyum smirk terpancar di wajah milik rey.


setelah beberapa saat nongkrong mereka memutuskan untuk pulang


hal pertama yg di lakukan rey saat sampai dirumah,


dia melihat ke arah pintu kamar aisya lalu membuka pintu dan melihat aisya yg sudah tertidur pulas.


rey mendekat ,lalu mengelus kepala aisya.


rey melanjut kan dengan mencium kening nya.


"i love u aisya".


sejenak dia diam menatap wajah aisya dan meninggalkan kamar itu.


aisya terbangun dari tidur karena merasa ada sesuatu yg menyentuh kepala nya.


"sepertinya tadi ada yg menyentuh kepala q".


aisya sedikit ragu dengan yg di rasakan. akhirnya dia berfikir kalau mungkin itu hanya mimpi dia saja


rey keluar dari kamar mandi di dalam kamar .


tampak wajah yg sudah lelah dan ingin segera menikmati empuk dan nyaman kasur milik nya itu dan pergi ke alam mimpi.

__ADS_1


rey akhirnya merebahkan tubuh nya di kasur dan tak butuh waktu lama untuk bisa membuat dia terlelap.


*ke esokan hari nya.


rey bangun lebih dulu dari pada aisya.


"dasar kebo,seperti nya dia jadi pemalas semenjak ibu gk disini lagi".rey bersandar di pintu


rey yg juga baru bangun menghampiri kasur aisya dan ikut masuk kedalam selimut milik aisya.


aisya yg masih terlelap merasa seperti memeluk tubuh manusia lain bukan guling.


dia meraba raba objek yg dia peluk dengan mata yg masih terpejam.


semakin dia raba semakin dia merasa ada yg beda dari guling nya.


dia memaksa kan membuka mata dan kaget melihat yg dia peluk dan raba adalah rey yg dengan santai nya tersenyum manis menyapa dia.


"pagi sayang"


"sudah puas meraba nya?"


rey tersenyum menggoda .


aisya yg terkejut langsung terbangun duduk dan masih memakai selimut.


dia masih belum mengumpulkan semua nyawa nya.


"bagaimana kamu bisa masuk kamar q?"


pertanyaan itu yg langsung terlontar di mulut aisya.


"perasaan kemarin q mengunci kamar q"bathin nya


sejenak aisya berfikir dan memukul kening nya pelan ,mengingat sesuatu.


"dasar ceroboh"


"untung aku yg masuk,kalau orang lain,apa kamu tidak takut?"ucap rey masih bersandar di kasur itu.


"udah lupain itu,sekarang ngapain kamu disini?"


"ya q membangun kan kamu lah sayang!"pagi pagi rey sudah menggoda aisya.


"hichh sayang,,risih tau gak kamu panggil sayang"balas aisya ketus.


"siapin seragam aku dan semua keperluan sekolah q"


"siapin aja sendiri,,emng nya q babu kamu apa!"aisya terus saja tak menghiraukan rey,


dia menyibak selimut dan beranjak turun dari kasur


"okey,,kalau begitu,q bisa saja menyuruh bi tun untuk mempersiapkan nya,tapi kamu jangan lupa ,apa yg kamu katakan kemarin malam".


rey mengingatkan aisya yg lupa akan janji nya


muka aisya menkerut "sebal"mengingat yg semalam.


"baik lah nanti q siap kan seragam kamu"tutur aisya yg langsung nyelonong masuk ke kamar mandi tanpa melihat rey.


seutas senyum terlihat di bibir rey.


"imut banget sich kamu"..gumam nya.


rey segera beranjak dari kamar aisya dan kembali ke kamar nya sendiri untuk mandi.

__ADS_1


didalam kamar mandi ,aisya merutuki diri nya sendiri karena membuat hal yg membuat dia jadi babu nya rey.


"haduuhhh kenapa q bego banget sich,mau-mau nya di suruh si rey"


"pokok nya q harus segera bicara ke ibu soal surat itu biar rey tidak bisa lagi membully q".


selesai mandi aisya pergi ke kamar rey untuk menyiapkan seragam dan buku yg akan rey bawa


suara pintu kamar mandi yg terbuka tidak membuat aisya bergeming dia tetap santai menata


semua keperluan rey.


tanpa sadar rey sudah berada di belakang nya.


aisya kembali di buat jantungan karena melihat rey yg hanya memakai handuk di bagian pusar kebawah.


"aahhh,,dasar mesum,cepat pakai baju ni"aisya berbalik mengambil seragam milik rey dan menyodorkan nya tanpa melihat ke arah rey


"kayak gak pernah lihat badan cowok saja kamu.lagian habis mandi ini"ucap rey,


dia kepikiran untuk menggoda aisya kembali.


"anggap saja ini latihan biar nanti saat malam pertama kita kamu gak kaget melihat tubuh q sayang"


rey melangkah mendekat ke belakang aisya.


"hhhiiii,,dasar mesum,masih sekolah dan baru bertunangan sudah memikirkan sejauh itu"


deg,,,,jantung aisya berdebar saat tangan rey menyentuh telapak tangan nya saat menerima seragam yg dia berikan.


sontak aisya menarik tangan nya dan tanpa sengaja menarik juga kaitan handuk milik rey sampai handuk nya terlepas ke bawah.


aisya semakin histeris langsung berlari meninggalkan kamar rey.


"apa dia gk punya malu?


bisa-bisa nya telanjang didepan gadis di bawah umur!"gerutu aisya lalu meninggalkan kamar rey menuju meja makan.


"ada apa dengan dia?


dia yg punya fikiran nakal malah terus mengatai q mesum"


"q juga gak mungkin kan gk pakai ****** ***** dulu karena tau dia bakal masuk kesini".gumam rey


setelah rapi memakai seragam rey menenteng tas menuruni tangga ke meja makan untuk sarapan


dia menaruh tas nya disamping dia duduk dengan santai memulai sarapan.


.aisya yg masih sedikit gugup dan malu karena telah melihat rey telanjang jadi merasa aneh duduk di sebelah rey


"kenapa?"tanya rey


"gak papa!"aisya menepis fikiran nakal di kepala nya.


rey menyunggingkan bibir nya karena tau yg sedang difkirkan aisya.


setelah beberapa saat mereka beranjak dari kursi meja makan


aisya membereskan piring kotor bekas makan dia dan rey


"bawa ini!"


rey melempar tas nya ke tubuh aisya


aisya gelegapan menangkap nya karena tiba-tiba

__ADS_1


rey berjalan santai dan aisya mengekor menuju mobil dan berangkat sekolah


__ADS_2