
saat pulang sekolah rey menghadang aisya.
"bisa minggir gk?"
"nggak"..bals rey
"trus mau kamu apa?"tanya aisya ngegas
"q mau kamu minta maaf sekarang juga atas perkataan kamu tadi pagi"tegas rey
"emang nya q salah?"
"kamu kan emang gk pernah menghargai orang?"
"cowok ,be reng sek"..aisya menekan kan perkataan nya.
"lalu?"
"biar q tunjukin cowok brengsek itu kayak apa?"
*cupp*.
rey mencium pipi aisya di depan umum.
aisya mengangkat tangan nya untuk menampar rey,tapi tangan nya di tahan rey.
aisya melepaskan cengkraman tangan rey.
"minggir"..
aisya enerobos rey yg saat ini berdiri sejajar dengan bimo dan andre yg menghadang nya.
rey langsung berbalik dan menarik tas aisya.
"siapa bilang lo boleh pergi"..ucap rey
aisya masih mencoba untuk kabur.
"lepasinn.."pinta aisya
"mulai sekarang,kamu dalah milik q"
bisik reyi telinga aisya.
rey bergegas pergi meningglkan aisya,yg masih bengong mendengar perkataan nya rey barusan.
"gila lo udah nakutin anak orang."ucap andre
"bodo amat."ucap rey
sesampai nya dirumah, rey langsung berjalan menuju kamar nya
dia melempar tas nya ke soffa kamar dan merebah kan tubuh nya di kasur.
rey menengok foto anak kecil yg ada di sebelah tempat tidur nya lagi.
lalu kembali menatap langit2 kamar nya. sesaat kemudian dia tertidur pulas.
tok,,tok,,tok
suara ketukan di depan pintu rey terdengar
rey yg masih mengantuk malas untuk membuka kan pintu meskipun mendengar nya.
suara ketukan pintu tak lagi terdengar dan rey masih melanjutkan tidur nya.
aisya turun dari lantai atas menemui ibu nya
"buk,udah q ketuk beberapa kli tapi gk ada jawaban."
bi siti memang menyuruh aisya untuk membangun kan rey.
tetapi aisya tidak tau kalau yg di maksut ibu nya "mas rey" itu ..rey yg sama dengan yg ada di sekolah nya.
aisya hanya berfikir bnyak orang yg punya panggilan rey saat ini.
"yo wes,nanti biar ibu yg bangunin nduk."
"kamu balik aja ke belakang,"
*****
ke esokan hari nya rey sengaja datang lebih awal dari jam biasa dia berangkt sekolah.
dia membawa topeng zombi dan bersandar di mobil nya melihat ke arah gerbang sekolah menunggu aisya muncul.
"ngapain lo bawa2 gituan?"tanya andre.
"ada dech".ntar klian juga tau".jawab rey sambil tersenyum iseng.
rey qkhir nya melihat aisya datang dari gerbang sekolah.
aisya nampak berjalan santai dengan biasa.
rey bersembunyi lebih dulu lalu dia mulai berjalan di belakang aisya dan memakai topeng.
dia menepuk pundak kanan aisya sehingga aisya menengok ke kanan.
dan saat aisya menengok ke kiri karena mencari orang yg menepuk pundak nya aisya kaget bukan kepalang.
"aaaaa."..aisya jatuh tersungkur duduk ke belakang karena sangat kaget.
"yyyyaaa.."..teriak aisya kesal dan jantung nya bedebar2 saking kaget nya.
rey kemudian membuka topeng nya dan tertawa sangat puas.
"kaget ya??"
"sorryyy,sengaja"ucap rey .
lalu melambai ke bimo dan andre yg dari tadi bengong di samping mobil .
rey meninggalkan aisya yg jatuh.
andrew dan bimo masih heran dengan tingkah rey barusan.
"gila lo ya?"
kalau dia punya sakit jantung bisa2 pingsan.
__ADS_1
rey mengingat kejadian kemarin,
walau aisya berkata sangat pelan ,bahkan seperti ngedumel ,
"ish,,,dasar playboy".lalu aisya tersenyum sinis melirik rey.
dan lagi aisya mengatai rey berengsek,cowok belagu,sok ganteng.
"rasain tu.!!".lo yg bikin gue gk bisa pacaran,.malah lo ngatain gue se enak nya."
batin rey..lalu masuk kelas.
aisya membersihkan rok dari sisa debu habis dia jatuh,
dia menebas2 rok dan tangan nya dengan ngedumel.
"achh..sial..auuuuhhh"
xsakit bokong q."
"untung jantung ku kuat..".
aisya masuk kelas dengan wajah cemberut.
saat akan duduk di bangku,dia melihat rey yg asyik bercanda dengan bimo dan andrew.
rey dengan polos nya melambai ke aisya dengan tersenyum manis seolah2 dia tidak berbuat salah ke aisya.
******
aisya di pergi ke kantin dengan kenti.
mereka memesan makanan lalu duduk di bangku sambil ngobrol.
tampak rey memperhatikan dari belakang tempat duduk aisya.
rey beranjak dari kursi dan menghadang makanan yg dipesan aisya.
rey sengaja menaruh saos sambel sangat banyak dan mengaduk nya.
"ssttt."!!
".jgan bicara apapun"
".udah sana..".ucap rey ke pegawai kantin nya.
makanan pun tiba di meja aisya.
dia tampak berbinar karena makanan nya sudah datang.
aisya merasa sangat lapar.
saat aisya baru sesuap memakan mi nya ,dia langsung merasa mulut nya ke bakar saking pedes nya.
"kenapa sya.?".tanya kenti yg melihat aisya buru2 mencari air.
"pedes..hufft...huu..haahh"
aisya mengipas2 mulut nya yg terbakar karena saking pedes nya.
kenti mencoba mi aisya karna seingat dia,dia memesan mi yg gk terlalu pedas.
rey menyodorkan gelas ke aisya dari belakang.
"ehmm..asinn.".aisya melet2 karena ke asinan.
dari belakang rey tertawa.
"rese banget sich."bentak aisya.
"suka2 gue..weekkk..rasain tuch asin..".rey tersenyum lalu pergi meningglkan aisya yg masih kesal.
"hhaaisshh.".aisya sangat kesal.
karena melihat aisya masih kepedesan kenti mengambil kan air dingin untuk aisya.
"masih pedes sya?"
"udah gk begituu."
"makasih ken."ucap aisya lalu dia menempelkan botol yg dingin ke bibir nya.
mereka lalu masuk kelas lagi.
aisya masih memegang botol air nya untuk mendingin kan bibir nya sesekali.
*****"
saat bel pulang sekolah berbunyi ,aisya memasuk kan buku2 nya ke tas lagi.
saat dia membuka tas nya, dia melihat ular dan langsung berteriak
"aaaaaa..,"
kenti yg duduk di samping nya langsung terkejut mendengar teriakan aisya begitupun yg lain.
"ada apa sya.?".
aisya yg udah berdiri menjauh dari bangku nya menunjuk tas nya.
"itu di tas ku ada ular nya.."
"masa sich ?"ucap kenti.
kenti memang pemberani dia langsung melihat isi tas aisya dan mengambil sesuatu di tas nya.
"ini??"kenti mengambil dan menenteng ular karet dari tas aisya.
"hahh.hh.."aisya mundur karena masih takut.
saat dia tau itu karet dia memegangi dada nya yg berdetak kencang saking takut nya.
aisya melirik ke arah rey dan membuat dia sangat marah..aisya memasuk kan buku2 nya lalu berjalan cepat mengejar rey yg udah di depan mobil nya.
"heeyyy...reyno..".teriak aisya .
rey berhenti saat akan membuka pintu mobil dan berbalik
dia hanya menatap aisya dan mengernyitkan kening.
__ADS_1
tanpa basa basi aisya maju ke arah rey.
dia langsung menendang kaki rey sekuat2nya.
"auuuucchh..udah gila ya.?"bentak rey.
rey langsung memegangi kaki nya kesakitan.
kenti yg di belakang aisya menutup mulut nya.
dia kaget dengan ulah aisya barusan.
"sya..lo udah gila ya nendang2 orang sembarangan."kenti menarik tangan aisya berbicara bisik2
"biarin.""
"sakit kan.?..rasain...!!"
aisya pergi dengan marah meningglkan rey yg masih ke sakitan
"lo gk papa rey".tanya andre.
"gk papa gimana..?"
"lo liat ni pake mata lo..sakit banget"..keluh rey yg masih memegangi kaki nya dan berjalan pincang melempar kunci ke andrew.
"lo yg nyetir...ucap rey.
di dalam mobil andre dan bimo malah mengejek rey.
"rasain.."siapa suruh lo bikin dia spot jantung pagi2.".ledek andrew.
"lo bukan nya ngobatin kaki gue malah ngeledek"..rey sewot
"salah lo sendiri, ngerjain dia mulu."ucap bimo.
"diem lo pada".rey makin kesal dan melihat ke luar jendela.
"maka nya ketemu calon istri tu di baik2in bukan nya malah di kerjain...(andre).
"yo'i..ini malah lo kerjain !!"..(bimo).
"aiissttt.,""rey semakin uring2n.
"bisa diem gk?"
"dia duluan yg bilang gue seenak nya ,bilang gue playboy,brengsek."
"emang gue suka mainin cewek apa.?"
"dan se akan2 cewek gue tu segudan"!!
"padahal..?!!"huuhh...keluh rey.
bimo dan andre ketawa mendengar ucapan rey.
"jadi cerita nya lo marah cuma gara2 dia bilang playboy?"tanya andrew.
"hmmm.".jawab rey .
mereka makin ketawa karena rey malah kekanak2n.
andrew melajukan mobil menuju rumah rey.
"kenapa sayang ??"
"jalan nya kok gitu..?"tanya mama rey saat akan masuk rumah.
rey berjalan sedikit pincang karena tendangan aisya memang terasa sakit.
dan seperti nya meningglkan luka lebam.
"gk apa2 ma.!!".tadi cuma jatuh aja"
"maka nya hati2 sayang.".
"udah gede masih suka jatuh aja".ucap ratih meledek rey.
"emang kalau udah gede gk boleh jatuh ya tan..?"tanya bimo dengan polos nya.
mereka duduk di sofa ruang tamu dan mama rey memangku kaki rey dan memijit nya biar tidak lebam.
"auu"..rey merintih kesakitan saat di pijit.
"sebenar nya bukan jatuh sich tan".
"tapi di tendang."..ucap andre santai.
"diem lo."rey melempar bantal ke andrew.
"whyy??"tanya ratih.
"dia juga yg keterlaluan tan ,ngerjain anak orang kebangetan."
"benar rey?"tanya ratih.
rey hanya diam merasakan kaki nya yg masih nyeri.
"kamu gk boleh begitu sayang,!!",pantes aja dia marah..kamu duluan yg bikin ulah.".tegur mama rey dengn halus.
"ya ma..sorry".rey memegang telinga nya sendiri sok imut di depan mama nya.
"emang kenapa sampai kamu kerjain gitu.?".tanya mama nya.
"karna dia ngegemesinn".canda rey
"kamu gk lagi naksir dia kan sayang.?"inget kan mama ".
"sssttt...iya ma, rey tau ".
"udah panas nich kuping rey denger kata2 mama itu".
rey menyela omongan mama nya.
"good,, kalau kamu tau"...mama rey mengacung kan jempol nya ke depan rey.
"besok kamu harus minta maaf dan jangan ngerjain dia lagi."..ucap mama rey.
"iyaaa"....rey menjawab dengan malas2n.
__ADS_1
"udah ma rey mau ke atas dulu."
bimo dan andre juga pamit untuk ikut rey ke kamar nya