ReySya Love Story

ReySya Love Story
awal


__ADS_3

"nungguin siapa sich rey.?langsung ke kelas aja lahhh."...gerutu andrew


"bentar,gue nunggu aisya.".ucap rey


aisya nampak datang dari gerbang sekolah dengan kenti


"buruan papah gue".pinta rey dan merangkul bimo.


.rey berjalan pincang menghadang aisya


"gawat nich sya,dia dateng lagi"


"tuch sampai pincang gitu jalan nya..bisik kenti ketakutan.


"apa??"tanya aisya ketus.


"kamu gk lihat karna kamu,tulang ku retak".


"kamu harus tanggung jawab.!!".ucap rey


"itu salah kamu sendiri..aku juga jantungan gara2 ulah kamu tau.!!"kamu juga gk tanggung jawab "bentk aisya


"kamu mau aku tanggung jawab?"tanya rey dengan seringai di bibir nya.


"iya".teriak aisya .


rey langsung menarik tangan aisya dan memeluk nya.


sejenak wktu terasa melambat..dan aisya merasakan detak jantung yg berdebar2..


"bagaimana sudah baikan kan jantung nya"bisik rey.


aisya langsung mendorong rey.


aisya kesal dengan kelakuan rey barusan.


"sekarang kamu papah q sampai kelas".perintah rey se enak nya.


"ogah.,,kqmu memang pantas mendapat kn itu".


aisya berlalu pergi.


"kejar dia."perintah rey ke andrew


"tunggu.".andrew menghentikan langkah aisya


"apa lagi sich.?".


andrew mengeluarkan kertas dari tas dan menunjuk kan nya ke aisya.aisya menyambar dengan kasar kertas di tngan andrew.


kenti yg ikut membaca dari samping aisya langsung menganga menutup mulut nya karena kaget.


"itu benar2 surat keterangan kalau kaki rey benar2 retak?"


"sudah lihat kan?"


"itu surat asli dari dokter ahli tulang".


aisya masih terdiam memegangi kertas itu dan membaca nya dengan teliti.


"sekarang kamu bantu q jalan sampai kelas".perintah rey lagi.


dengan setengah hati aisya memapah rey sampai kelas


aisya tampak keberatan karena postur tubuh rey yg lebih besar dari nya membuat aisya kualahan.


tapi..rey malah diam2 tersenyum senang dengan penderitaan aisya.

__ADS_1


"kaki kakak kenapa?"tanya rani adik kelas rey yg diam2 suka sama rey.


"gk apa2."jwab rey ketus


"aku bantu ya kak.!"


rani mencoba meraih tangan rey.


"gk usah..minggir lo..".


rey menyisihkan rani dari depan nya.


"ishh dasar sok jual mahal..batin aisya.


aisya memapah sampai rey duduk di bangku nya.


makhluk di hadapan aisya sungguh2 menyebalkan bagi aisya.


aisya merasa hari2 dia selanjut nya gk bakal tenang..


aisya melenguh capek dan merasa berat memapah rey dari depan gerbang sekolah.


"aku haus,belikan minum !!"..pinta rey se enak nya tk memberi wktu aisya untuk duduk.


"mau minum apa?"aisya melotot karena masih capek sudah di suruh lagi.


"kalau kamu gk mau,gk apa2 biar aku nanti tinggal bicara sama ibu kamu kalau anak nya sudah retak in tulang kaki teman nya.


.rey tersenyum penuh arti menatap aisya.


"kamu mau minuman apa tuan rey??" aisya menggeratkan gigi sambil tersenyum terpaksa..


"terserah yg penting nyegerin!!"..balas rey se enak nya


aisya bergegas pergi untuk membeli minuman di mesin minuman kaleng yg di sediakan di sekolah.


"och..ayolahh..kenapa pake macet segala sich.?".sungguh sial hari ini.!!"..keluh aisya dn menyandarkan kepalanya di mesin


"duannk."


aisya kaget saat tiba2 ada seseorang yg menendang mesin minuman dengan sedikit kencang..


kepala aisya terbentur ,dia memegangi dahi nya sambil mengumpat.


"haduchh..siap sich rese banget..gk punya mata apa..?"ada orang disini..!!"


aisya mengomel tanpa melihat orang yg menendang mesin itu dan msih menekan2 kening nya yg sakit.


"maaf kak..ini minuman kakak..!!"


rani mengulurkan minuman yg dia ambil dari mesin setelah dia menendang nya tadi


"mesin nya kadang memang macet kak.!!".jadi perlu ada dorongan sedikit.!!"kata rani.


"och makasih ya..!!".


aisya kemudian mengambil minuman nya dan pergi menuju kelas.


"ech kak.!!"


rani berteriak tapi tk di dengar aisya karena dia buru2.."


maaf udah ngagetin"..ucap rani lirih.


"lama banget sich.!!".kamu beli minum nya di ancol ya.?".teriak rey marah


"entah apa yg merasuki dia,kenapa dia nyebelin banget sich dari pagi.!!!"aisya hanya berani bicara dalam hati.

__ADS_1


"sorry tdi mesin nya macet.!!"..


rey menatap aisya penuh arti..


ruang kelas yg masih dan bertambah gaduh karna hampir semua murid sudah datang namum belum juga ada tanda2 guru yg akan segera tiba.


tapi di dalam pandangan dan pendengaran rey.


wktu seolah berhenti dan suara2 gaduh sama sekali tidak terdengar oleh nya.


*flashback*


saat sedang menunggu aisya membeli minuman,dia mendengar suara hp berbunyi dan mencari sumber suara hp itu


.pandangan nya berhenti setelah melihat tas aisya yg masih di atas meja,rey berdiri dan membuka tas aisya se enak nya.


dia mengambil ponsel aisya dan membuka nya.


"bodoh,kenapa hp nya tidak di kunci?"..gumam rey.


rey melihat ada gambar hati di nomer yg menelefon .


"ciicchh...dia bahkan punya pcar?


rey menyunggingkan bibir nya.


marah.kecewa.cemburu menjadi satu dan membuat rey kesal


rey menggeser tombol hijau pada hp dan hanya mendengar kan.


"halo..sya..kamu udah sampai sekolah?bunyi suara di seberang sana.


rey hanya diam.


"sya..hallo...?".


karena tidak ada jawaban nomer tersebut mematikan telfon nya.


rey menghapus daftar riwayat panggilan masuk terakhir.


dia kembali duduk,raut muka nya berubah dari yg bahagia karena berhasil membuat aisya setidak nya seminggu bakalan di samping nya..sekarang muram karena ternyata aisya memiliki pujaan hati.


bimo yg sedari tadi diam membaca buku di samping rey melirik ke arah rey yg kesal..


"kenapa?tanya nya


"berani nya dia punya cowok lain.!"gumam rey tapi masih bisa di dengar bimo.


"mungkin hanya teman nya di kampung.udah jangan di ambil hati.!"ucap bimo


rey hanya diam..dan andrew yg tudak tau situasi masuk kelas dengan wajah cerah nya


"kenapa?"


"baru juga semenit dtinggal udah berubah, ditekuk gitu tu muka.!!"ucap andrew.


andre menunjuk bimo dengan dagu seolah bertanya apa yg membuat rey jadi muram?


bimo hanya mengangkat bahunya.


bimo melanjutkan membaca buku nya lagi.lebih tepat nya buku komik..😋


suasana kembali ke kesadaran rey dan suara bising,gaduuh anak2 lain terdengar normal dan masih berlanjut menunggu guru nya tiba.


"aku gk akan biarin cowok manapun mendekati mu"


"kamu cuma milik aku"!...batin rey yg masih menahan marah setelah melihat ponsel aisya tadi.

__ADS_1


guru akhirnya datang dan membuat suasana kelas tenang dan memulai pelajaran.


__ADS_2