ReySya Love Story

ReySya Love Story
gelisah


__ADS_3

episode 18


beberapa hari setelah aisya sakit.dia menjadi lebih cuek terhadap rey.


sering kali dia menghindar saat rey akan mengajak berbicara ataupun saat berpapasan saat disekolah.


setiap hari aisya lebih memilih untuk dijemput kenti.


kenti yg serba salah dan serba bingung dengan apa yg dia hadapi.


saat menjemput aisya dia terus mendapat tatapan kejam dari rey.


seakan akan rey akan menghabisi nya.


sedang kan jika kenti tidak menjemput aisya,aisya akan marah dan lebih memilih naik angkutan umum.


sedang kan rey juga akan tetap memarahi kenti jika begitu.


"sya,,sebenar nya kamu dan rey ada masalah apa sich?"


"kenapa kamu tidak mau bareng rey berangkat sekolah?".


sambil menyetir kenti mencoba mencari tau akar permasalahan nya.


rey mengikuti mobil kenti dari belakang.


"tidak apa apa".


aisya mengingat kembali kejadian di lapangan basket.


saat perjalanan ke perpus,aisya mendapat kan pesan lagi dari nomor yg sama.


***


"apa kamu tidak mau tau yg sebenar nya?"


"ini tentang rey dan pertunangan kalian".


isi pesan tersebut.


***


karena penasaran.aisya mengatakan akan ke toilet ke kenti.


dan dia pun pergi ke lapangan basket.


bayangan yg dilihat rey saat itu adalah aisya yg pergi dengan hati sesak dan merasa kecewa setelah mendengar obrolan kikan dan rey.


"setidak nya,kamu cerita lahh sya"


"jadi gk ada salah paham"


"dan apa kamu tau?


"rey selalu marah marah gk jelas sama bimo dan andrew,!"termasuk aku juga!".


"karena kamu tidak mau bicara sama dia".


"baik lah nanti aku akan bicara sama rey".ucap aisya


akhir nya mereka sampai disekolah dan segera memasuki kelas.


ternyata di dalam kelas mereka kedatangan seorang murid baru.


kenti tidak berkedip saat melihat murid baru itu.


"hay,,nama saya dante,senang bertemu kalian semua"


ucap murid baru itu saat memperkenal kan diri secara singkat.


dante duduk di bangku baris depan nya aisya.


dante tersenyum ke arah aisya saat akan duduk,sedang kan kenti masih terpesona dengan ketampann nya.

__ADS_1


"hay,,"


"salam kenal"ucap dante mengulurkan tangan nya,


"q aisya dan ini kenti!"ucap aisya menyambut uluran perkenalan dante.


aisya menyenggol nyenggol kenti karena dante juga mengulurkan tangan ke arah nya, tapi kenti hanya diam karena belum sadar kalau dante duduk didepan nya.


"sorry,,maklum,dia gk pernah lihat cowok ganteng jadi begitu"!


dengan senyum canggung aisya mengatakan itu.


rey yg melihat aisya tersenyum dengan lelaki lain merasa marah.


saat jam istirahat rey menarik tangan aisya ke lantai atas gedung sekolah.


saat aisya sedang berjalan dengn kenti.


"yaaaa'...rey,,aisya mau dibawa kemana?"


kenti berteriak berusaha menghentikan aisya.


tapi andrew dan bimo segera menghadang kenti saat dia mau mengejar rey.


"sudahhh,biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka.!"ucap andrew


mereka merangkul kenti mengarah kan untuk ke kantin.


kenti hanya bisa melihat dan menerus kan berjalan ke kantin dengan bimo dan andrew.


"rey,,lepasin"aisya berusaha melepaskan tangan nya dari genggaman rey.


"apa yg mau kamu lakukan?"


mereka menaiki beberapa tangga dan akhir nya sampai di atas atas gedung sekolah.


rey melepaskan tangan aisya.


"apa kamu belum puas?"


"apa maksut kamu?"ucap aisya


"kamu bisa tersenyum sama cowok lain,sedang kan beberapa hari ini kamu selalu tidak perduli dengan q"


"bahkan senyum kecil pun tak pernah kamu perlihat kan?".


"apa q berbuat kesalahan?"


rey terus berbicara dengan emosi yg memuncak sedang kan aisya hanya terdiam mendengar amarah rey.


"q sudah tidak bisa tahan lagi"


"jangan pernah lagi tidak mempedulikan ku"


"kamu adalah milik ku"


rey meraih tubuh aisya mendekap pinggang nya dengan satu tangan dan tangan lain nya menyentuh kepala aisya


rey mulai mencium aisya dengan brutal.


sampai aisya kualahan.aisya terus mundur kebelakang ,tapi rey terus maju mengikuti langkah kaki aisya.


aisya terus mendorong rey.tetapi rey begitu kuat.sehingga usaha aisya sia-sia.


aisya berhenti mundur saat badan nya sudah menyentuh dinding pagar pembatas gedung atap sekolah.


setelah rey puas,,dia melepas ciuman nya dan memeluk aisya.


"maaf jika aku melakukan kesalahan yg menyakiti hati mu"ucap rey di dekat telinga aisya.meskipun dia belum tau alasan kenapa aisya mendiamkan diri nya.


yang terpenting bagi rey ,aisya mau berbicara lagi dengan nya dan kembali ceria.


seketika air mata aisya mengalir dari pelupuk mata nya.

__ADS_1


"kamu seperti sangat mencintai ku,tapi ini semua adalah bagian dari rencana mu untuk membalas dendam dan menghancurkan hati q karena telah mengambil kebebasan mu karena perjodohan ini".bathin aisya


dante yg tiba2 datang juga ke atap gedung untuk menenangkan hati tk sengaja melihat aisya menangis dan dia salah faham.


dante manarik rey dan mendorong nya menjuh dari aisya.


"apa kamu baik2 saja?"


dante bertanya ke aisya karena dia fikir rey berusaha melecehkan nya .


melihat dante yg memegang pundak aisya.rey langsung bangun dari jatuh nya dan langsung menonjok dante.


"stop rey".pinta aisya


mencoba untuk menghentikan rey agar tidak memukul dante lagi.


"jangan pernah menyentuh wanita milik ku"


ucap rey tegas dengan menudingkan jari nya lalu membawa aisya pergi dari sana.


dante yg masih tersungkur,bangun dan


tersenyum kecut melihat rey yg menarik aisya pergi.


sesampai nya di tangga aisya menarik tangan nya dari rey


"ada hal yg mau aku bicara kan,tapi nanti dirumah"ucap aisya lalu dia berlalu pergi lebih dulu dari rey


rey tersenyum senang karena isya kembali berbicara dengan nya.


sesampai nya di bangku nya aisya memegangi bibir nya dan terus terbayang ciuman rey yg begitu kasar dan penuh tekanan.


dia tidak pernah membayangkan,ciuman pertama nya akan seperti itu.


"woyy...kenapa bibir mu?


kenti mengaget kan aisya yg sedang melamun.


dia melihat bibir aisya yg kemerahan dan sedikit terlihat lebih tebal dari biasa nya.


tk beberapa lama rey juga masuk kelas dengan andrew dan bimo.


"gak apa-apa"


"kamu mengagetkan ku aja!"aisya jadi salah tingkah.


tk sengaja kenti juga melihat ke arah rey,dan iseng ,dia juga melihat bibir rey yg ternyata juga sedikit bengkak dan kemerahan.


"woooowww...!"bathin kenti


tk lama dante pun juga masuk kelas dengan pelipis yg lebam.


"dante kenapa muka kamu?


"bisa memar gitu?"kenti kaget karena dante masuk kelas wajah ganteng nya ada memar


"hanya terjatuh"jawab dante sambil melirik ke arah aisya.


"kamu baik-baik saja kan?".


dante bertanya lagi ke aisya memastikan bahwa aisya tidak terluka.


"nggak..maaf ya soal tadi"!


dante dan aisya berbicara dengan sedikit berbisik.


"kenapa kamu harus minta maaf?"


tany dante


"karena dia"!.


aisya belum menyelesaikan ucapan nya.

__ADS_1


karena guru keburu datang dan memulai pelajaran.


__ADS_2