
chapters 12
seminggu berlalu siti memutuskan untuk melanjutkan menggarap sawah,yang saat ini sedang musim tanam padi.
aisya masih mengikuti sekolah nya lewat online di bantu dengan kenti yg selalu mendukung nya.
****
di pagi hari yg cerah,aisya masih belum terbangun dari tidur nya,sedang kan sang ibu sudah sibuk di dapur.
"nduk,,bangun sudah siang,itu tolong buka kan pintu ada yg bertamu.!"
suara teriakan siti berhasil membangun kan anak nya yg masih tidur lelap.
"aduhh,,siapa sich pagi2 gini udah bertamu?".
dengan malas aisya beranjak dari tempat tidur nya msih dengan muka bantal dan rambut yg acak2 kan.
"awas aja kalau sampai fatma atau nuri yg iseng,q jitak kepala nya,"!
aisya msih belum terima jika dia harus bangun lebih cepat.
"yaa..fat"!.aisya memotong ucapan nya sat berteriak.
"maaa,,"
aisya menurun kan nada suara nya saat yg di depan pintu sekarang bukan lah fatma atau nuri,melain kan reyno.
"sudah jam segini kamu baru bangun?"ckckckckc,...ternyata kamu pemalas ya kalau dirumah."!
rey mulai mengomentari penampilan aisya yg khas bangun tidur,dan tanpa permisi nyelonong masuk ke dalam rumah
aisya yg masih bengong di depan pintu,
beberapa detik kemudian dia berbalik mengikuti rey yg sudah masuk dan duduk diruang tamu.
"siapa nduk?"
siti melihat tamu yg datang saat sudah selesai mencuci ikan.
"nak rey,,"!
dia kaget karena tiba2 rey sudah berada di rumah nya
"hallo bi,,"!
rey tersenyum dan memeluk siti
"ngapain kamu kesini?"
aisya menunjuk kan muka heran dan tidak suka nya akan kehadiran rey yg tiba2.
rey tidak langsung menjawab aisya
"aisya,,gk boleh gitu nduk sama tamu"!
rey tersenyum puas karena siti membela dia,
"bi,,,laperrr...!"
rey masih bersikap manja ke siti
"ya udah,kamu pasti capek,istirahat dulu biar bibi masak makanan untuk kamu,,bibi sudah menyiapkan lauk kesukaan aisya"!
aisya ingin kembali melanjutkan tidur nya,karena menurut nya rey tidak penting.
"mau kemana?"
tanya rey saat aisya berjalan akan meninggalkan nya.
"ke kamar lah,mau lanjut tidur"!
"sudah siang gini masih mu tidur?"
"suka2 aku,,weekkk"!.
aisya masih melanjutkan langkah kaki nya dan masuk ke dalam kamar.
dia membaringkan tubuh nya
__ADS_1
tiba2 saja rey juga ikut merebahkan tubuh nya di samping aisya.
"ngapain kamu disini?sana pergi!"
aisya mendorong tubuh rey sudah berbaring di samping nya.
"oooww,,ok..q bakaln teriak!"
"i...!"
dengan nda tinggi aisya hendak memanggil ibu nya tapi tangan rey lebih cepat dari ucapan aisya
rey membekap mulut aisya.
"kalau kamu sampai teriak q bakal tutup mulut kamu pakai bibir q"
ada seringai dibibir rey saat melihat raut wajah aisya yg mulai panik.
dalam bekapan tangan rey aisya mengangguk tidak akan berteriak.
rey melepaskan tangan nya dan beranjak turun dari ranjang menuju ruang tamu
"mesum,,apa dia tidak pernah belajar etika?"hutftt"!
aisya yg tadi nya mau melanjutkan tidur nya beranjak menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya.
rey pergi ke ruang tamu untuk merebahkan tubuh nya yg capek setelah perjalanan ke rumah aisya
hanya beberapa menit rey berbaring dia pun memejamkan mata nya dan mulai terlelap.
"assalamualakum,,buk,,sya!!"
suara fatma dan nuri terdengar dari depan pintu.
karena sudah terbiasa main dengan aisya,nuri dan fatma langsung masuk setelah terdengar jawaban dari dapur,
ya,ibu aisya yg menjawab salam mereka
saat melewati ruang tamu fatma menarik2 tangan aisya karena melihat ada seorang pria yg berbaring di kursi panjang ruang tamu.
"nur,nur,,itu siapa?"
"kok ada malaikat yg tidur disini sich?"
"mana ada malaikat tidur siang?"
karena penasaran fatma menarik nuri mengendap2 mendekati rey yf sedang tidur
fatma menyentuh pipi rey dengan jari telunjuk nya,untuk meyakin kan dia bahwa itu bukan halusinansi semata
karena merasa ada yg menyentuhnya rey membuka mata dan betapa kaget nya dia saat meihat nuri dan fatma mendekatkan wajah mereka di depan rey
"wwooeehhh,,,siapa lo?"
tak sengaja kepala fatma dan rey berbenturan
"auuu,,sakit!"
fatma menyentuh kepala nya yg sakit begitupun rey.
aisya yg mendengar ridut2 di kuar segera bergegas keluar kamar dan melihat apa yg terjadi.
"kenapa kalian?"
aisya melihat rey dan fatma yg memegangi kepala nya sambil nyengir kesakitan.
"nich dua orang ini ganggu tidur aku!"
"hahahaha,,,rasain,itu karm buat kamu!"
aisya mengajak nuri dan fatma ke dalam kamar.
"OMG sya...siap cowok ganteng itu?"fatma heboh karena melihat rey yg sangat tampan menurut dia
"haahhh??"tampan?"
"habis kebentur kepala,apaa mata kamu jadi rabun?"
aisya merasa rey itu biasa2 saja,karwna dia sudah melihat beberapa kelakuan buruk rey.
__ADS_1
"kamu kali yg rabun,orang cowok ganteng gitu!".
protes fatma
"apa dia rey?
tanya nuri
"hemmm...cowok playboy yg nyebelin tuch!"
"apa??jadi cowok itu calon suami aisya?"fatma terkejut
"q fikir cowok yg mau dijodohin dengan kamu itu sudah dewasa trus jelek maka nya kamu nolak!"
"kamu ada kelainan ya sya?
"enak aja.!"fatma mencubit pinggang fatma
"ya masak cowok,kaya,ganteng ya sifat nya belum tau sich,,
kamu tolak?'"
"kalau q mah,gk usah tunangab langsung nikah aja?"
fatma cengengesan
aisya menjitak kening fatma.
"ya,,,kalau menurut q sich omongan fatma ada benar nya juga!"
nuri ikut senyum2 saat meledek aisya
"nur,kamu kok ikut2 an fatma sich.ngaco tau!"
aisya mulai kesal.
"ya emang dia ganteng,dan dimana lagi coba cari kayak rey?"ucap nuri
"yahhh,,kalian belum tau aja gimana aslinya."
"klian hanya lihat casing nya doang sich!"
gerutu aisya
"yaa ellahhh sya casing,kamu fikir dia handphone apa?"
fatma menimpali ucapan aisya
diruang tamu
rey menyandarkan kepala nya di bahu kursi yg dia duduki.
sesaat dia merasa sedikit pusing karena tidur yg terganggu.dia lalu berjalan kedapur unuk meminta air putih sama siti.
aisya,nuri,dan fatma pun akhir nya keluar dari kamar setelah beberapa lama.
"ndukk,,sini makan dulu!"
teriak siti memanggil anak nya
rey sudah duduk di meja makan.disusul aisya dan kawan2 ikut duduk.
"nak rey,,ini teman2 aisya.!"
siti memperkenalkan mereka karena melihat nuri dan fatma memandangi rey terus sambil tersenyum.
"hay rey!"
fatma dan nuri melambaikan tangan ke arah rey
"kenalin q nuri"!
"q fatma".
mereka saling rebut untuk berjabat tangan dengan rey.
"rey,!"
dia menjabat tangan nuri dan fatma
__ADS_1
"udah ayo makan,laper nich!"
aisya merusak suasana senang di wajah nuri dan fatma.