ReySya Love Story

ReySya Love Story
aisya dan rey


__ADS_3

chapter:aisya 3


ke esok kan hari nya bi siti mengantar aisya ke sekolah naik taksi.


aisya masuk sekolah milik orang tua rey.


bi siti hanya perlu mengurus beberapa hal dengan pengurus sekolah nya.


aisya masih belum memakai seragam sekolah nya,dia bersama ibu nya masuk ke ruang pengurus dan menyelesaikan syarat2 kepindahan aisya.


tak butuh waktu lama mereka pun keluar dari kantor pengurus.


"buk,aisya mau ke toilet dulu."


"ibu tunggu aja di depan ya nduk.."


aisya mengangguk lalu bergegas mencari toilet.


aisya bertanya ke beberapa murid untuk menemukan toilet nya.


saat sudah ketemu ,aisya lngsung masuk.


beberapa saat kemudian dia keluar dari toilet dan melihat rey yg sedang memajukan badan dan menatap tajam murid perempuan seolah2 akan mencium nya.


"apa2 n mereka ?apa mereka pacaran di depan toilet?,,"


aisya merasa risih melihat apa yg da di depan nya itu


aisya langsung pergi tanpa melihat apa yg terjadi selanjut nya.


ternyata rey mendorong gadis yg di depan nya sampai jatuh tersungkur kebelakang.


"udah aku bilang minggir,,!!".


ucap rey dingin tanpa rasa bersalah sudah mendorong nya.


rey mengusapkan jari nya ke kemeja nya seakan habis memegang benda kotor,lalu membuka kemeja putih nya,


dia berjalan dan membuang kemeja nya ke tong sampah.


hal sebenar nya ialah


siswi itu ingin ke toilet cewek dan tidak sengaja berpapasan dengan rey di depan kamar mandi cowok.


saat rey ke kanan cewek itu ikut ke kanan dan beberapa kali seolah sengaja menghalangi.


rey kesal lalu mendorong nya.


gadis yg di dorong menangis karna perlakuan rey ,dia sebenar nya gugup waktu berpapasan dengan rey karena dia mengagumi rey yg jadi prince di sekolah nya


tampan.tajir.pintar pula,itulah yg membuat rey terlihat sempurna.


banyak siswa perempuan yg menaruh hati ke rey.


tapi rey yg sangat amat dingin,cuek,bahkan sangat kejam ke pada siapa pun yg mengganggu nya.


bahkan ,menatap rey terus2n itu juga termasuk menganggu


menurut rey.


rey berjalan menuju mobil nya dan dia melihat bi siti dengan aisya,tetapi rey hanya melihat aisya dari belakang.

__ADS_1


rey memandangi sejenak lalu masuk ke mobil.


yg sudah ditunggu oleh bimo dan andre di dalam nya.


"liat siapa?"tanya bimo


"bi siti."ucap rey lalu menancap gas keluar sekolah menuju rumah


***


"maaf ya buk lama,tadi aisya muter2 cari toilet nya."


"iya gk apa2 nduk."ayok kita pulang".


"bukan nya kita mau cari rumah kontrak an buk,,?"


"gak jadi nduk!!keluarga pak adiguna menyuruh kita buat tetap tinggal di rumah adiguna."


***


di dalam mobil rey


bimo;"jadi bi siti udah bawa aisya ke sini?"


rey;"hemmm.".


rey fokus nyetir,meskipun jalanan agak lenggang.


mereka tau rey selama ini sudah di doktrin kalau aisya anak bi siti yg akan menjadi pendamping rey


mereka berteman sejak kecil dan tumbuh remaja bersama2.tidak ada rahasia yg ber arti di antara mereka.


rey sekalipun tidak pernah berpacaran karena sejak kecil rey sudah di jodohkan.


andrew;"kenapa lo gk nolak aja kalau gk suka dengan perjodohan ny!"


rey;"siapa bilang gue gk suka,?"


andre;"yach,..kirain,habis reaksi lo standart aja dan terkesan gk perduli!!"


rey;"te ..ruuusss,,,apa gue harus lompat2 gitu?"


andre;"boleh lah kalau lo mau"


ledek andre lalu bimo ikutan ketawa


sedang kan rey menatap mereka dengan tajam


"sorry2.".mereka seketika diam menahan senyum di bibir mereka.


karena mereka fikir rey pernah tertarik dengan seseorang di masa lalu dan ingin perjodohan itu tidak pernah ada,karena rey tidak pernah di izin kan dekat/pacaran dengan wanita lain dengan sesuka hati nya.


itu juga yg membuat sikap rey ke semua cewek jadi dingin dan merasa jijik jika bersentuhan dengan mereka.


rey harus menunggu sampai usia 17 thun begitu pun dengan usia aisya agar mereka bisa bertunangan.


tapi siapa sangka dengan reaksi pertama yg di tunjuk kan aisya ke rey justru membuat rey kesal dan terus mengerjai nya


sesampai nya dirumah rey.


andrew dan bimo msih membahas tentang aisya

__ADS_1


mereka keluar dari mobil ,menutup pintu.


andre;"lo gk penasaran gimana wajah aisya sekarang??"


bimo;"kita lihat aja dari pada penasaran,siapa tau dia berubah ,gk se imut waktu kecil!?"bimo antusias


rey;"kalian aja sono lihat"


rey menanting tas nya,mengunci mobil nya lalu berjalan ke dalam rumah menuju kamar.


sedang andre dan bimo benar2 ingin melihat aisya,mereka berjalan menuju rumah belakang tempat bi siti.


"mbak,bi siti mana?"


andrew bertanya ke asisten rumah tangga rey yg lain


andrew melihat sekitar dapur dan melihat sekitar nya tk tampak bi siti


hanya ada yg lain disana


"bi siti keluar sama anak nya mas,masih belom pulang".


"emm...yaudah kalau gitu mbk."


rey dan bimo bergegas pergi dari rumah belakang ke kamar rey.


di kamar,rey memasuki kamar mandi dan berendam air hangat.


karena sudah terbiasa main di kamar rey,bimo dan andrew langsung masuk kamar dan melakukan apa pun seolah itu kamar mereka sendiri .


****


aisya masih jalan2 bersama ibu nya,


mereka membeli jajanan yg terlihat enak dan tk ketinggalan es krim kesukaan aisya rasa coklat alpukat


"yg bersih donk sya makan nya."


bi siti mengelap bibir aisya yg clemotan karena es krim .


ibu nya gemas melihat tingkah aisya makan es krim seperti anak kecil.


dia sangat tau aisya menyukai es krim sejak kecil.


"kalau makan mu berantakan gini siapa yg mau jadi pacar kamu nanti?"


"hemmm.."


mulut aisya msih penuh makan es krim.


"gk ap2 gk ada yg mau buk,aisya mau belajar, kuliah dan kerja dulu."


bi siti hanya tersenyum dan mengelus kepala aisya.


"aisya ingin meraih cita2 aisya dan membahagikan ibu,"


"aisya ingin suatu saat nanti punya usaha es krim dan membuat varian rasa yg aisya suka."


setelah mengatakan nya aisya tersenyum dan melanjutkan makan es krim nya.


tk terasa matahari sudah hampir tenggelam, aisya dan ibu nya menghabiskn waktu yg jarang mereka lakukan bersama

__ADS_1


"udah sore nduk,ayo kita cepat pulang"


aisya bergegas mengambil tas nya dan berdiri,berjalan menuju rumah adiguna dengan senyum bahagia.


__ADS_2