ReySya Love Story

ReySya Love Story
sedikit getaran


__ADS_3

chapters 13


"sya,besok kita jadi pergi kan?


suara nuri dibalik telfon.


"jadi lah,,masak enggak?"


"kenapa harus gak jadi?"


aisya terlihat senang saat berbincang di telfon dengan nuri.


"yaaachhh..,,kirain kamu bakalan nemenin rey jalan berdua!!"


nuri menggoda aisya.


"ish males banget nemenin dia,,biarin dia nemenin ibu dirumah?".


aisya ketawa puas karena akan meninggalkan rey dengan ibu nya berdua an di rumah.


rey yg kebetulan disuruh siti untuk memanggil aisya,tak sengaja mendengar obrolan aisya dan nuri.


"ooww2.. jadi kamu mau pergi besok?"


rey mulai memikirkan rencana untuk bisa ikut dengan nya


*ke esokan hari nya *.


aisya dibuat terkejut dengan rey yg sudah rapi dengan kemeja serta celana pendek selutut.


"mau kemana kamu?tanya aisya penasaran "kamu mau balik ke kota "J"?dengan pakaian begini?"


tambah nya.


"balik?no..no.. q gk mungkin balik tanpa tunangan aku?"tunangan q aja masih disini!"


rey tersenyum jail.


"ish,,dasar buaya!"


"buaya itu binatang setia lho!"


"masakk?"


aisya tidak percaya dengan nada mengejek rey


"assalamualaikum sya!!""


nuri dan fatma memanggil aisya dari luar


"wa,alaikum salam"


aisya bergegas menuju depan rumah


"udah siap?"


tanya nuri


"udah donk,,,ayo berangkat!"


aisya sangat bersemangat untuk pergi.dia mengeluarkan motor nya dari dalam rumah.


rey pamit dengan siti untuk pergi bersama aisya


"sini biar q yg bonceng!"


rey hendak mengambil alih motor yg di pegang aisya.


" q bisa kok bawa motor sendiri".


aisya masih belum ngeh kalau rey juga akan ikut mereka buat pergi ke pantai.


"q taauu,tapi,


"nuri dan fatma juga ngajak q kok!"


"jadi kita pergi bersama!"


rey tersenyum senang melihat raut wajah aisya yg tidak senang.


aisya menatapa tajam nuri dan fatma yg masih berdiri di samping nya.


"sorryy, sya!"


fatma takut aisya marah.


"ok,kalau gitu q gk jadi ikut pergi!"


aisya ngambek dan kembali duduk diteras rumah.


"kita ajak dia ya sya...lebih ramai kan lebih enak sya!".dan juga nanti ada yg jagain kita!"


ucap nuri


"haahh,,dia jagain kita?"

__ADS_1


aisya menyepele kan rey.


"kalau kamu gk jadi ikut ya udah"


"kami pergi bertiga aja!"ucap rey


fatma dan nuri sudah sekongkol dengan rey untuk membantu nya dekat dengan aisya.


"bye-bye sya!""


goda rey sambil menyalakan motor


"beneran kamu gak jadi ikut sya??"


tanya nuri sekali lagi.tapi aisya masih manyun marah.karena tak di jawab aisya nuri dan fatma akan berangkat.


"ya sudah kalau gitu sya.bye sya!"ucap nuri dan fatma.


"tunggu".


"q ikut".


masih dengan hati yg jengkel dan muka cemberut aisya beranjak pergi bersama mereka.


aisya merasa akhir2 ini setelah obrolan tentang perjodohan itu hati nya terasa sesak.


dan dia mengajak nuri dan fatma untuk liburan sejenak.tetapi bayang2 rey masih mengikuti nya.


sesampai nya di pantai mereka meletak kan barang dan langsung berlari mendekat ke air.


rey yg masih berjalan santai juga menaruh tas nya di dekat milik para gadis


dia memandang aisya dari kejauhan yg asyik berlarian berkejaran dengan ombak.


tk beberapa lama rey terkejut melihat aisya yg hampir tenggelam.


dia berlari secepat mungkin untuk menolong nya


nuri dan fatma panik memanggil rey agar segera menolong aisya


rey membawa aisya ke pinggir agak jauh dari pantai.membaringkan nya dan memompa dada nya agar aisya cepat sadar.


"sya bangun".!


rey terus menerus meminta aisya cepat sadar wajah nya sudah pucat karena khawatir


dan setelah beberapa saat akhirnya aisya membuka mata nya dan tertawa


rey yg melihat itu langsung kaget.


pda awalnya memang nuri dan fatma mengetahui soal aisya akan mengerjai rey.tapi saat melihat rey mereka melihat dan merasa ada sesuatu yg beda dari kekhawatiran rey


"bercanda lo gk lucu!"".


rey pergi meningglkan aisya.


baru beberapa langkah rey merasa kepala nya pusing, jalan mulai tidak seimbang dan terjatuh.


aisya,nuri fatma menghamipiri rey dan mendapati rey telah pingsan dan segera membawa ke klinik terdekat karena rey tk kunjung sadar.


sesampai nya di klinik mereka drujuk untuk kerumah skit yg lebih besar


rey masih terbaring lemah dikamar rumah sakit dan belum sadarkan diri.


dokter mengatakan dia secara tak sengaja tergigit binatang laut yg beracun.dan rey seolah mati rasa saat melihat aisya tenggelam yg ada difikiran nya hanya agar aisya bisa selamat dan tidak terluka


aisya menunggu rey sampai tersadar untuk menebus rasa bersalah nya ke rey.


niat hati aisya hanya ingin bercanda akan tetapi dia tidak menyangka akan membuat rey celaka.


setelah sehari kritis akhir nya dia membuka mata nya dan melihat aisya yg duduk disamping nya.


"aku dimana?


rey hanya ingat dia berjalan dengan kemarahan dan setelah itu dia tidak mengingat apapun.


"kamu dirumah sakit!"


"jangan bergerak dulu q akan panggil dokter"


ucap aisya


dalam hati aisya dia merasa lega karena rey sudah siuman.


saat rey tak sadarkan diri


andrew,bimo,kenti,dan orang tua nya langsung berangkat ke kampung tempat tinggal aisya.


orang tua rey tidak menyalahkan siapapun atas kejadian itu.


"bim,, air!"bimo segera mengambil air untuk rey.


bimo yg tadi nya menunggu diluar langsung masuk kedalam setelah aisya memberi tahu nya rey sudah sadar


"kenapa kalian bisa sampai disini?

__ADS_1


tanya rey penasaran.


"bukan cuma kita,tapi orang tua mu juga".jadi bi,siti yg mengabari om dan tante,trus aisya juga telfon kenti jadi kita ikut sekalian dech kesini"ucap bimo panjang lebar


setelah dokter selesai memeriksa, mereka pun melanjutkan obrolan nya.


"kenapa kamu bisa seceroboh itu ?"


ratih ingin marah tetapi melihat kondisi rey jadi dia merasa iba.


"nama nya juga musibah ma.yg penting kan rey sekarang sudah baikan!".


"lain kali lebih hati2 jangan ceroboh.kalau sampai terulang lagi,kamu gak bakal bisa menjadi suami aisya!".


rey mendelik mendengar ucapan mama nya.


"jangan bilang gitu dong ma..maafin rey ya!"


rey memberikan senyuman manis nya untuk mama nya.


aisya masuk dengan membawakan makanan untuk rey


"bu,ratih waktu nya rey makan!"


"maksih ya aisya sudah mau mengambilkan makanan untuk rey!"


"sama-sama bu,!"balas aisya


dia memberikan nampan ke ratih dan akan meninggalkan ruangan


tapi ratih mencegah nya


"sya,bisa tolong suapin rey dulu?saya mau bicara sama dokter "!


pinta ratih.


sebelum nya dia yg akan menyuapi anak nya,tetapi rey memegang tangan ratih dan memberi kode agar aisya yg menyuapi nya.


rey memegang tangan mama nya,memicingkan mata nya seraya memohon untuk mencegah aisya pergi.


"eh,,..ya bu,!".


aisya merasa canggung karena rasa bersalah didalam hati nya masih ada.


aisya mengambil nampan makanan nya kembali dan ratih meningglkan mereka berdua.


aisya mulai menyuapi rey,sesuap demi sesuap dengan hati2


saat suapan ke 3 aisya tidak bisa lagi menahan rasa bersalah nya


dia menunduk dan meneteskan air mata nya.


"maafin q rey!".


aisya menangis


rey memegang wajah aisya dan mendongak kan nya.


"hey,,kenapa menangis,?"


rey kemudian memeluk aisya.


hati nya merasa sakit saat melihat air mata aisya jatuh.


"it,s okey,,q udah baikan jangan menangis lagi,!"


rey mengelus pundak aisya


aisya mengangguk di pelukan rey.


"q merasa sesak menahan rasa bersalah ku ke kamu.!"kenapa kamu lama sekali sadar nya?"


"apa kamu mau membalas ku karena mengerjai mu?"


aisya semakin menangis tersedu di pundak rey.


"maafin q sudah membuat kamu khawatir"!


rey melepas pelukan nya dan mengusap air mata aisya.


rey menatap aisya dalam dan masih mengusap air mata aisya.dan tanpa sadar aisya merasa jantung nya berdetak tak karuan,dia juga membalas menatap rey


jegrek...suara gagang pintu yg akan membuka daun pintu membuyar kan tatapan mereka.


"oopss,sorry,,kayak nya kita masuk di waktu yg gak tepat ya?".


ucap andrew lalu masuk kedalam menghampiri mereka


"iyaa,,kalian merusak moment romantis kita!".


ucap rey santai.


aisya yg malu memukul lengan rey.


"ngaco banget jawab nya.!".

__ADS_1


__ADS_2