
Keesokan pagi nya aku dan paman berangkat kerumah kakek memang aku menginap hanya 1 malam bibi tidak ikut bersama kami
sesampai nya disana kakek pun memeluku
"ada apa kek" kataku
"kata bibi mu kamu hilang dihutan dikasih amanat tu malah gitu cucu kakek dibikin lecet" ujar nya
"haha ngga kek tenang aja anggep aja aku ilang tu cuma main petak umpet" kata ku
"maaf yah kek" ujar paman
"iyah deh gapapa kalo cucu ku ga kenapa napa" kata kakek
kami pun masuk kerumah dan ngbrol diruang tamu
"naira gimana ceritanya kamu bisa ilang dihutan" kata nene
"yah itu cuma mau ngambil layang layang nek ga sadar malah masuk semakin jauh kedalam hutan" jawab ku
lalu aku pun menceritakan kejadian dan kronlogi nya akan tetapi aku melewatkan cerita dimana aku bertemu dengan seorang pria asing
"kalo gitu kamu jangan nginep dirumah paman bibi km lagi" ujar kakek
"gamau kek disana seru aku punya banyak temen" jawabku dengan ekspresi sedih
"yaudah deh tapi lain kali hati hati yah kalo sama ibumu tau kamu disini sampe ilang kaya gitu pasti cemas kan" ujar kakek
"iyah kek"
"yaudah kamu istirahat aja dikmr"
sebelum pergi ke kamar aku pun menanyakan sesuatu
"kek tahun depan aku msih bolh kan nginep dirumah paman bibi" kataku
"iyah boleh deh"
ketika mendengarnya sejujurnya aku senang sekaligus bahagia karna selain bertemu paman dan juga bibi aku bisa pergi menemui dia lagi
dikamar aku hanya diam saja tanpa melakukan apapun
"rasanya capek banget kaya abis melakukan perjalanan jauh huft" gumam ku
beberapa hari kemudian aku pun pulang kerumahku
menaiki bis sebelumnya ntah kenapa masih ada praaaan masih ingin tinggal disini tapi aku harus sekolah
sesampainya dirumah
"asalamualaikum bu" kataku
"waalaikumsalam naira kamu dah pulang"
"iyah bu ada titipan salam dari kakek sama ini nitipin sayuran juga" kataku
"wah udah ucapin makasih sama kakek"
"udah cape banget mau kekamar yah"
ketika pergi ke kamar
tak biasanya aku seperti itu ntah lelah karna berjalan atau lelah terus memikirkanga
yang terbayang diingatanku ketika bersantai dikamar adalah wajah nya aku penasaran dengan wajah dibalik penutup mata itu
keesokan pagi nya aku kembali bersekolah setelah libur
aku menjalani aktifitas ku seperti biasanya belajar pergi dan juga pulang
sesampai nya dikelas
"selamat pagi nai" ujar pria teman sekelas ku yang bernama dito
"pagi" kataku
"libur nya kemana nieh" sambil menghampiri dan duduk di kursi meja depan
__ADS_1
"yah kedesa kakek ku aja sih" kataku
"wah asik dong kalo aku gak kemana mana meng nolep" katanya
"haha yah gapapa yang penting istirahat" kataku
"njir bukanya istirahat malah kaya orang bertapa di guha haha" ujarnya
yah dia sebetulnya cukup menyenangkan dan selalu menemani ku ngbrol disekolah
ketika bel penanda pulang berbunyi aku pun pulang begitu juga dengan dito
kami pulang bersama dikarnakan tetangga an
"dit kayanya aku suka deh sama seseorang" kataku
"hah siapa" ujar dito
"yah adalah cwo didesa kakek ku" kataku
"ko bisa yah tu cwo dapetin kamu nai bisa luluhin hati kamu" kata dito
"yah bisa bisa aja emang kenapa dit kan ga susah"
ketika naira mengatakan nya dito hanya terdiam seolah dia ingin mengatakan bahwa ia memiliki prasaan untuknya yang sulit digapai walau dekat tapi apalah daya naira telah berlabuh ke hati yang lain
Ditahun berikutnya aku kembali mengunjungi jefri kehutan itu meski takut tapi aku merasa yakin
tiba tiba terdengar suara dari atas pohon
"wah wah ternyata beneran datang" ujar nya
"ih ngagetin ajah" kataku
"nai kamu ga takut hilang lagi hehe" katanya sembari senyum kecil
"nggak kan ada jef" kataku
"haha iya deh tuan putri mari kakanda kawal ujarnya"
"lah mana ada tadi aku nungguin kamu , kan kecil takutnya gak keliatan" ujarnya
"huh gitu amat" kata ku kesal
"yaudah kita mau ngapain nih kira2" katanya
"main apa yah" sembari merenung
"gimana kalo kita mancing ajah" kata nya
"yah boleh sih" langsung meng iya kan
yaudah sekarang kita kerumah dulunambil pancingan katanya
"jef emng mau mancing dimana" kataku
"yah didanau" sembari pokus kedepan
"jef kamu selalu sendirian yah kalo mancing" kataku
"yah begitulah nai kadang suka ditemenin sama si borni" sembari menguap
"borni siapa" tanya ku
"yang kamu liat waktu itu" dengan santai nya
seketika aku kaget jelas jelas serem gitu ko bisa bisa nya akrab sama jefri
"kamu ni berani banget" kataku
"iyah dong cwo tentu harus berani" katanya
lalu kami pun mengambil pancingan dan pergi ke danau nampak air danau itu berwarna biru
"wow jernih banget" kataku
"nah keren kan hihi ini memang salah satu tempat favorit ku nai" katanya
__ADS_1
"jef" dengan suara pelan
"iyah nai" kataku
"eh gajadi deh" sembari tersenyum
"bikin penasaran ajah" katanya
"jef kamu pernah pacaran gak" tanya ku
"em bentar inget inget dulu"
beberapa menit kemudian
"kayanya ga pernah deh" katanya
"wah seriusan" kataku antusias
"iyah cantik" katanya sembari tersenyum
lalu kami pun mulai memancing
"udah 30 menit ga dapet dapet" kataku kesel
"yah namanya juga mancing tunggu aja"
kami duduk diatas bebatuan besar aku tak sadar kan diri sudah tertidur dibahu jefri
"eh maaf" kataku
"yah gapapa nai kamu cape kan" dengan menatap ku
ah sejujurnya aku tak tahan saat dia menatap ku yah meski dibalik penutup mata
"iyah jef makasih , btw ikan nya dapet gak"tanyaku
"dapet tapi dikit sih"
"wah mana"
"tuh" sembari menunjuk ke arah ember disebelah nya
"waduh se ember banyak banget , kenapa pancingan ku gak dalet dapet ikan" kataku
"gatau sih coba lihat" sembari mrngambil pancinganku
"haduh naira naira" sembari ketawa
"apaan sih" kataku kesel
"ini gaada umpan nya nai kamu ga pke cacing yg kubawa" ujarnya
"em hehe ngga geli"
"yaudah gapapa nai kan yang penting aku udah dapet ini buat kita berdua kan" katanya
setelahnya aku kembali tersenyum
"jefri emang paling baik the best" kataku
"iya deh nona setelah ini kita pulang yah udah sore" katanya
"ayuk udh ga sabar mau mkn ikan hehe"
setelah itu tiba tiba jefri memegang tngn ku perasaan ku makin kacsu dibuatnya
"emh knp jef" kataku
"gapapa biar kamu gak takut" ujar nya
suara jefri itu laki banget pokonya suka tapi sku heran mengapa tanganya begitu dingin seperti es apah dia kedinginan
"jef kamu kedinginan yah" ujarku
"iyah kayanya butuh pelukan hehe" ujar nya sembari ketawa
apa itu kode keras yah aaa jdi mkin suka
__ADS_1