Rumah Tangga Ku Hancur Karena Ulah Suami Ku

Rumah Tangga Ku Hancur Karena Ulah Suami Ku
Tak Punya Rasa Malu


__ADS_3

Siang itu cuaca sangat cerah meskipun malam hari hujan turun dengan deras nya,tanpa ku sadari ada suara mobil berhenti di depan rumah.


Alangkah terkejutnya aku ketika tahu siapa yang datang,dia adalah perempuan yang selama ini selalu jadi bahan perbincangan teman-teman ku.


Yaa,,dia adalah Dila yang ku tahu sebagai mantan kekasih mas Rizal,suami ku ayah dari anak ku.


Dengan tanpa banyak basa-basi aku bertanya ada keperluan apa datang ke rumah ini.


"Aku datang ke sini cuma ingin mengatakan,bahwa aku dan Rizal sudah menjalin hubungan kembali"!kata Dila.


"Dan kamu pasti nya nggak tahu kan,aku dan Rizal sudah sering tidur bersama"!ungkap nya kemudian.


Setiap kata-kata nya selalu ku balas dengan senyuman,aku tak ingin terlihat rapuh di hadapan wanita seperti Dila.Dan pasti nya dengan tanpa punya rasa malu ,dia bercerita tentang semua yang di lakukan mas Rizal ketika bersama nya.


Aku tak habis pikir mengapa seorang Dila tega berkata begitu kepada ku,yang jelas-jelas aku ini istri nya mas Rizal.


Lalu aku berkata pada nya"Seharusnya wanita seperti kamu itu bisa menghargai perasaan sesama wanita,jika hal itu menimpamu apa yang akan kamu lakukan"!kata ku pada wanita itu.


"Jangan merasa berbangga hati karena kamu mendapatkan laki-laki,hasil dari merebut suami orang lain"!ucap ku lantang.


"Yang jelas aku dan Rizal sama-sama masih saling mencintai,dan kamu harus tahu bahwa sebentar lagi Rizal akan menceraikan mu"!sambil berlalu dari hadapanku.


Aku merasa lega Dila sudah pergi dari rumah ku ,dan anak ku juga tak mendengar apa yang di ucapkan wanita itu padaku.


Meskipun begitu aku ini seorang wanita,yang mana hatinya akan hancur mendengar pengakuan dari wanita simpanan suami nya.


Selang tak berapa lama mas Rizal pun kembali dari kantor tempatnya bekerja,aku tidak akan memberi tahu tentang kedatangan wanita itu .


Dan aku harus bersikap biasa saja seolah-olah aku sedang baik-baik saja,tak ku hiraukan kata-kata dari Dila.Aku hanya ingin terlihat tegar di hadapan mas Rizal,aku yakin semua ini pasti ada jalan keluarnya.

__ADS_1


Malam beranjak larut ketika itu,mas Rizal belum juga beranjak dari meja kerja nya.


Aku tahu saat ini mas Rizal sedang banyak pekerjaan,aku tidak mau terlalu ambil pusing dengan semua itu.


Aku pun tertidur di sisi putri semata wayang ku,karena lelah dengan pekerjaan rumah tangga yang tak ada habis nya.Tak terasa malam berlalu begitu cepat,aku pun terbangun seperti biasa.


"Ibu,aku lapar"kata Dita pagi itu.


Aku baru ingat malam tadi dia makan hanya sedikit,dan aku pun bergegas untuk membuatkan nya sarapan.


"Dita mau makan pakai apa sayang"?tanya ku.


"Mau mie goreng Bu"jawab nya.


Aku segera memasak mie goreng kesukaannya,dan tak butuh waktu terlalu lama akhirnya sarapan untuk Dita pun selesai.


"Mas buatkan nasi goreng saja dek"!kata mas Rizal pada ku.


Setelah semua beres aku dan mas Rizal menikmati nasi goreng bersama-sama,karena aku pun merasa sangat lapar.Tak lama kemudian aku pun menghabiskan nasi goreng buatan ku,yang menurutku lumayan enak .


Mas Rizal berpamitan pada ku pagi itu,dia akan segera berangkat karena hari ini banyak kerjaan yang harus di selesaikan.


Ketika mas Rizal sudah berangkat,aku segera membawa Dita mandi.Hari ini aku akan membawa Dita jalan-jalan karena kami sudah lama tak pernah keluar sekedar menghilangkan penat.


Dita sangat senang karena bisa bermain di taman yang berada tak jauh dari pusat kota,aku sangat bahagia jika melihat putri ku gembira.


Tak ku sangka ternyata wanita itu juga berada di tempat kami saat ini,dan aku pun tak memperdulikan nya .Aku tak habis pikir kenapa wanita itu berada di tempat ini,tapi ya sudah lah itu bukan urusan ku


"Ibu,aku haus pengen makan eskrim"!kata Dita mengejutkan ku.

__ADS_1


"Tunggu sebentar di sini ya,ibu beli dulu eskrim nya"ujar ku pada putri kesayangan ku.


Aku bergegas melangkahkan kaki menuju ke penjual es krim yang ada di sekitar taman,dan setelah aku membeli dua potong eskrim aku pun kembali ke tempat anak ku berada .


"Ini enak sekali Bu,rasa coklat"!seru Dita dengan gembira.


Kami menikmati es krim dengan di selingi canda tawa,aku tertawa senang melihat celoteh Dita anak ku .


Saat ini kami sangat terhibur dengan suasana keramaian yang ada di taman ini,dan tak terasa hari sudah beranjak sore.Dan kami pun segera bergegas untuk pulang,Dita berjalan sambil bernyanyi penuh gembira.


Aku sangat puas bisa mengajak putri ku bermain ,meskipun tanpa ada mas Rizal.Karena mas Rizal belum ada waktu luang untuk menemani kami ,tapi kami sudah terbiasa dengan semua itu.


Sesampai nya di rumah aku dan putri ku segera membersihkan diri,aku tersenyum dengan tingkah ceria anak ku .


"Ibu, kapan-kapan kita pergi ke taman dengan ayah ya"?kata anak ku .


"Iya sayang,kan ayah lagi kerja jadi Dita sama Ibu dulu ke tamannya"!jelas ku pada nya.


Malam hari ketika ayah nya pulang dari kantor,Dita pun bercerita bahwa siang tadi dia bersama ibu nya pergi ke taman.Rizal pun mendengarkan celotehan putri kecilnya,Dita bercerita kalau habis di belikan es krim oleh ibu nya.


"Ayah, kapan ayah ikut ke taman seperti ayah teman-teman ku"?tanya Dita pada ayahnya.


"Sabar sayang,ayah belum ada waktu karena masih sibuk di kantor"!jelas ayah nya kemudian.


"Tapi aku kan pengen seperti teman-teman yang lain yah"!sungut Dita dengan sedikit cemberut.


Rizal hanya sedikit tersenyum dengan tingkah anak nya,dan tiba-tiba saja dia berkata.


"Baik lah,ayah akan ajak kalian ke taman Sabtu depan"!kata Rizal pada sang buah hati nya.

__ADS_1


Dengan riang nya sang putri bernyanyi-nyanyi kecil,merasakan kegembiraan yang telah ia dapatkan kemudian hari.


__ADS_2