
Terkadang apa yang di lihat oleh orang lain itu tak seindah yang menjalaninya,dan kita tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga kita sendiri kedepannya.
Ingin sekali dalam berumah tangga tak harus hadir orang ketiga,tapi kita tidak bisa menolak sebuah takdir.Ada kalanya sebuah kesetiaan,dan kesabaran adalah hal yang sudah tak mempengaruhi sifat seseorang untuk selalu tabah.
Jika di dunia ini tak ada yang namanya perselingkuhan,mungkin rumah tangga semua orang akan baik-baik saja.Rasa percaya pada pasangan pun akan sangat besar jika semua ini mengikuti alur yang sudah di tentukan.
Memang semua tidak bisa di pungkiri, bahwa yang memicu perselingkuhan adalah masalah penampilan dari pasangan nya.Tapi tidak seharusnya seorang suami mencari wanita lain yang lebih menarik dari sang istri.
Yaa,,itu lah yang di rasakan Mila sebagai istri dari Rizal,sejak masih gadis dulu pun dia tidak pernah berpenampilan menarik.Mila selalu berpenampilan apa ada nya,tak pernah dia terlihat menor sekalipun.Wajah nya yang tampak manis dan anggun telah banyak memikat hati laki-laki yang ingin menjadi kekasih nya.
Tapi dia akhir nya memilih Rizal sebagai kekasih dan juga suaminya kemudian,jangan salah menilai seorang Mila.Meskipun dia terlihat biasa dan tidak banyak bicara,tapi sesungguhnya ada rencana yang sudah di persiapkan jika suatu waktu terjadi masalah dalam pernikahan nya.
Mila tak sebodoh yang orang lain pikirkan,dia tidak mau mengambil keputusan dengan tergesa-gesa.Karena dia sudah punya rencana lain bila Rizal sudah tak menginginkannya lagi.
Pagi itu Mila dan anak nya akan pergi berkunjung ke rumah ibunya,dia sudah lama tak pernah mengunjungi sang ibu.Dita sangat senang karena akan pergi ke rumah nenek nya,dia sangat merindukan nenek yang sangat menyayangi nya.
Tak lama setelah Mila memesan taksi online mereka pun segera berangkat menuju rumah orang tuanya,hanya memakan waktu 25 menit akhirnya mereka telah tiba di depan rumah ibu yang sangat di rindukan nya.
"Assalamualaikum Bu,ini Mila datang Bu"!seru Mila dari depan pintu .
"Waallaikumsallam,aduh cucu nenek sudah datang"!kata ibu Mila pada sang cucu.
"Kenapa datang tidak memberi kabar Mil"?tanya ibu kemudian.
"Hehe,nggak apa-apa Bu"jawab Mila.
"Nek,kakek kemana kok nggak kelihatan"?tanya Dita pada nenek nya karena dia tidak melihat kakek nya.
__ADS_1
"Kakek mu belum pulang,kan kakek kerjanya merantau"!jelas nenek nya Dita.
Kemudian Mila segera membawa bungkusan yang berisi oleh-oleh darinya menuju dapur,ibu nya sangat senang sekali karena putri nya datang mengunjungi nya.
Tapi ibu Mila sedikit heran dengan perubahan fisik anak nya itu,Mila kelihatan sedikit kurusan apa jangan-jangan Mila habis sakit,pikir ibunya Mila.
Tak berapa lama Mila kembali menuju ruang keluarga,ibunya masih duduk di tempat itu dengan Dita.Ibu Mila kemudian bertanya pada Mila,apakah dia sedang sakit.Tentu saja Mila menjawab nya dia tidak sedang sakit,hal ini di karenakan mungkin kurang istirahat jadi tubuh nya sedikit kurusan.
Dita dengan penuh semangat bercerita pada nenek nya,bahwa dia dan ibu nya kemarin diajak ke taman oleh ayah nya.Dia bercerita tentang semua yang di lakukan bersama ayah dan ibu nya ketika sedang di taman.
Nenek nya mendengarkan dengan sabar celotehan dari sang cucu,dia sangat gemas dengan tingkah cucu kesayangan nya ini.
Karena hari sudah siang dan waktu makan siang pun telah tiba,mereka segera bergegas ke meja makan untuk mengisi perut yang sudah keroncongan.
Ibu nya Mila hari ini memasak sayur lodeh,sambal terasi,dan goreng ikan lele.Itu menu kesukaan Mila,dan tanpa banyak bercerita mereka segera menyantap makanan yang tersaji di meja makan.Suasana kekeluargaan yang begitu hangat menyelimuti rumah ini,walaupun tak setiap waktu Mila bisa bersama dengan sang ibu.Tapi Mila sangat bahagia jika dekat dengan ibunya,seolah segala beban hilang begitu saja.
Lihat ke depan nya nanti,apa yang akan Mila lakukan selanjutnya setelah mengetahui semua kebusukan suami dan selingkuhan nya.Senyum Mila mengembang diantara bibir nya yang ranum,setelah itu wajah nya pun terlihat biasa saja.Tak terasa selesai sudah mereka makan,dan Mila segera mengemasi piring-piring kotor dan membawa nya ke dapur.
Dia menyuruh Mila untuk beristirahat,Dita yang tengah asyik duduk di depan televisi pun akhir nya merasakan kantuk.Segera saja dia berbaring sambil memeluk boneka kesayangan nya .
Mila pun bertanya pada ibu nya ,kemana sang nenek dari tadi tidak kelihatan.Ibunya menjelaskan pada nya,bahwa nenek Mila sedang berada di rumah Bude nya.
Hari hampir sore ketika itu dan Mila pun berkata pada ibu nya"Bu,boleh kan aku menginap di sini"?tanya Mila pada sang ibu.
"Tentu saja boleh Mil,tapi apa kamu sudah berpamitan pada suami mu"?tanya ibu nya kembali.
"Nanti aku kabari mas Rizal Bu,bahwa aku akan menginap di sini"!jelas Mila pada ibunya.
__ADS_1
Sore pun beranjak menjelang malam,ketika itu Dita sudah terbangun dari tidurnya.Segera saja Mila mengajak sang putri untuk mandi,dia sudah menyediakan air hangat untuk putri kecilnya.
"Sayang,kita mandi dulu ya tuh Ibu sudah ada air hangat untuk Dita"kata Mila membujuk anak nya .
Akhirnya Dita kecil pun segera bergegas mandi karena hari mulai malam,Mila tidak berlama-lama memandikan anak nya.Setelah semua selesai,Mila kemudian pergi ke kamar mandi karena tubuhnya sudah terasa lengket dengan peluh .
Dengan guyuran air yang sangat dingin,Mila segera menyudahi mandinya.Dia sudah tidak tahan dengan dingin nya air di rumah ibu nya,sambil menggigil kedinginan Mila akhir nya memakai sebuah jaket tebal yang sudah di persiapkan dari rumah.
Malam yang semakin larut di tambah dengan dingin nya angin yang menusuk hingga ke dalam tulang,akhirnya Mila segera membaringkan tubuh di sisi putri nya .Selimut tebal juga sudah menutupi seluruh tubuh mungilnya,matanya terpejam karena memang sedari tadi dia sudah mengantuk.
Suara kokok ayam terdengar di pagi yang cerah ini,Mila kini sudah terbangun dari tidur nya yang lelap.Dia melihat sang putri masih tertidur pulas sekali,segera saja dia beranjak menuju kamar mandi yang tak jauh dari dapur sang ibu.
Ketika itu ibu nya Mila sudah berada di dapur untuk mempersiapkan sarapan pagi, harumnya aroma nasi goreng buatan ibu Mila memenuhi ruangan dapur itu.
"Pagi Bu,wah nasi goreng kesukaan ku"!teriak Mila dengan senangnya.
"Iya Mil,ibu sengaja memasak nasi goreng ini karena ibu ingat kamu sangat menyukainya"kata ibu nya kemudian.
"Makasih ya Bu,ibu baik deh"goda Mila pada sang ibu.
Ibu nya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putrinya,Mila memang sudah berkeluarga tapi sifat nya yang sedikit manja itu tetap terlihat jika bersama sang ibu.
Tak lama setelah itu Dita pun terbangun,dia menuju dapur di mana ibu dan nenek nya saat ini berada.
"Nenek masak nasi goreng ya"?tanya Dita .
"Dita mau makan nasi goreng juga"?tanya sang ibu.
__ADS_1
"Nggak Bu,nasi goreng nenek pedes "!seru Dita kemudian.
Dita hanya meminta pada ibu nya untuk membuatkan telur mata sapi,kemudian dia pun makan bersama ibu dan nenek nya.