
Setelah tidak terjadi apa-apa pada putri ku,akhir nya aku pun bergegas pulang dengan memesan ojek online.Hanya memakan waktu 15 menit akhir nya kami pun tiba di kontrakan,aku segera memberi kan obat dari dokter untuk putri kecilku.
"Sayang minum obat dulu,biar cepat sembuh dan bermain lagi sama nenek"!Ucap ku pada putri semata wayang ku.
Tanpa bersusah payah Dita menelan cairan obat yang ku berikan pada nya,dan setelah itu aku meletakan anak ku di tempat tidur.
Terasa lelah tubuh ini karena hampir 2 jam harus antri di saat membawa berobat Dita,tapi setelah hasil pemeriksaan tidak ada penyakit serius akhir nya aku bernafas lega.
Hari menjelang sore ketika ku dengar suara sepeda motor berhenti di depan pintu rumah.
Ternyata mas Rizal sudah pulang,aku beranjak dari pembaringan menuju keluar kamar.
Saat itu aku melihat mas Rizal membawa bungkusan ,entah apa isi nya.Dan dia memanggil ku,"Dek sini mas ada sedikit rezeki ni buat kita"!Aku pun segera menghampirinya.
"Alhamdulillah,mas beli dari mana ini"?Tanya ku pada mas Rizal.
"Mas tadi dapat rezeki lebih dek, Alhamdulillah bisa beliin kamu makanan ini"!Jawab suami ku.
Ternyata isi bungkusan itu martabak telur kesukaan ku,aku pun berterima kasih pada mas Rizal karena sudah membelikannya untuk ku.
Kami memakan nya bersama dan ternyata rasa nya sungguh nikmat,karena di temani suami yang perhatian.
Tak terasa malam pun menjelang ,aku segera membereskan semua dan mas Rizal membantu ku.
Karena lelah seharian kesana kemari ,aku akhir nya merasa ngantuk dan ingin segera tidur.Ku katakan pada mas Rizal bahwa aku akan tidur duluan,dan mas Rizal menyuruh ku untuk tidur.
Sementara suami ku masih di ruang tamu ,entah apa yang di lakukan nya aku pun sudah merasa sangat lelah dan tertidur.
Waktu menunjukan pukul 11 malam,tapi mas Rizal belum juga beranjak dari tempat nya .
Akhir nya aku pun berinisiatif untuk mencoba melihat nya,tanpa setahu mas Rizal aku berjalan perlahan ke ruang tamu.
Dan apa yang ku dengar ,ternyata mas Rizal sedang menelfon seseorang yang entah siapa gerangan.
__ADS_1
Tak ku sangka ternyata dia sedang ngobrol dengan mantan kekasih nya ,yaitu Dila.
Sakit rasa nya hati ku ,ketika mas Rizal diam-diam masih berhubungan dengan mantan kekasih nya.
Tanpa terasa air mata ku meleleh begitu saja,tak butuh waktu lama aku segera masuk kembali ke dalam kamar.
Ku pandangi wajah putri kecilku yang sudah terlelap sejak tadi,aku merasa sedih kenapa mas Rizal tega berbuat seperti itu.
Baru sore tadi aku merasakan kebahagiaan ,karena mas Rizal membawa kan ku makanan .Dan semua itu harus berbanding balik dengan yang ku rasakan saat ini,aku pun terdiam beberapa saat.
Pada akhir nya aku pun tertidur kembali,aku ingin melupakan kejadian tadi.Ku anggap semua baik-baik saja,meskipun di hati terasa nyeri dan pedih.
Yahh,,aku harus kuat menghadapi semua ini demi putri ku,dan ku berharap cobaan ini cepat berlalu.
Menjelang pagi aku terbangun dan menyiapkan sarapan untuk mas Rizal ,seperti biasa aku tidak menunjukan wajah kesal ku pada nya.
Aku selalu bersikap baik pada suami ku,meskipun itu harus ku lakukan dengan rasa terpaksa.
Mengingat apa yang di lakukan nya pada ku sungguh menyakitkan,meskipun belum sepenuh nya perbuatan suami ku salah.
Ini semua ku lakukan demi anak semata wayang ku,kasihan jika aku mengingat nasib putri kesayangan ku.Jika suatu saat tau ayah nya punya wanita lain ,selain aku ibunya.
Rasa percaya ku pada mas Rizal mulai berkurang,aku pun akan terus menyelidiki sampai di mana hubungan mereka.
Hal yang membuat ku tak percaya adalah,selama ini mas Rizal selalu bersikap baik dan menyayangi keluarga.
Tapi biar lah aku akan mencari tau nya sendiri,kenapa semudah itu dia berubah dan berbuat seperti itu.
Kurang apa aku selama ini ,aku berusaha menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak ku.
Tapi kenapa mas Rizal seperti itu pada ku,aku masih bertanya-tanya dalam hati.
Siang itu aku akan pergi ke rumah ibuku,aku ingin melepaskan semua rasa penat di hati ku.Tapi aku tidak ingin menceritakan nya pada ibu,biarlah ibu tau dengan sendiri nya tanpa aku memberi tahu.
__ADS_1
Dalam perjalanan menuju rumah ibu yang memakan waktu 30 menit ,aku pun tiba di rumah ibu dan di sambut dengan senang oleh mereka.
Kebetulan bapak pun ada di rumah,karena masa cuti nya sudah tiba.Aku pun berjabat tangan dengan bapak,dan menanyakan kabar nya.
"Bapak kapan pulang,dan gimana kabar nya pak"?Tanya ku pada bapak.
Dan bapak pun menjawab"Bapak baik-baik saja dan sehat Mil"!Ujar bapak padaku.
"Syukur lah pak kalau begitu"!
"Oh ya,kamu sama siapa ke sini Mil,mana Rizal"?Tanya bapak kemudian.
"Mas Rizal kerja pak ,aku suntuk di rumah makanya aku main ke rumah ibu"!Jawab ku .
Tanpa banyak obrolan lagi,aku pun bergegas ke dapur menyusul ibu yang sedang memasak bersama nenek.
Putri ku tertidur karena lelah , aku pun membaringkan nya di kamar yang sekarang di tempati nenek.
Aku menuju dapur lagi ke tempat ibu memasak,dan aku membantu nya menyiapkan semua yang akan menjadi menu siang ini.
"Wah,ibu masak apa hari ini Bu"?Tanya ku pada ibu.
"Ini Mil,ibu mau masak sayur lodeh+sambal terasi dan goreng tahu tempe"!Jawab ibu .
Sayur kesukaan ku ini,pikir ku selanjut nya hehe,,aku pun mulai membantu ibu meracik bumbu apa saja yang akan di gunakan.
Tidak menghabiskan waktu lama ,akhir nya semua menu sudah siap di hidangkan.
Kami berkumpul semua di meja makan,karena sudah lama kami tidak makan bersama.Aku sangat merindukan masakan ibu ku seperti ini,dan aku makan dengan lahap nya.
Selesai makan kami pun membereskan perabotan yang kotor dan mencucinya,aku sangat puas dengan masakan ibu.
Sedikit berkurang beban di hati jika sudah berkumpul bersama keluarga seperti ini,dan aku selalu merindukan saat-saat yang jarang kami lakukan seperti dulu.
__ADS_1
Putri ku terbangun dari tidur nya,aku pun segera membawa nya keluar dari kamar.Bapak ingin menggendong nya,tapi karena Dita jarang bertemu bapak.Dia merasa takut dan menangis, aku tertawa melihat nya dan semakin keras pula tangis nya.