Rumah Tangga Ku Hancur Karena Ulah Suami Ku

Rumah Tangga Ku Hancur Karena Ulah Suami Ku
Tawa Riang Sang Putri


__ADS_3

Hari yang di tunggu-tunggu pun akhirnya tiba,Rizal menepati janji nya pada putri tercinta nya dan mereka pun menuju taman yang berada tak jauh dari pusat kota.


Mila tersenyum dengan polah tingkah anak nya,dia melihat sang anak sedang berkejar-kejaran dengan ayah nya.Begitu juga dengan Rizal,dia sangat bahagia bisa menemani putri nya meskipun tak setiap saat .


"Ayah ayo kejar aku"!ucap Dita sambil berlari menghindari ayah nya.


Dengan tertawa riang dia pun berlari kesana-kemari,Rizal pun sedikit kelelahan di buat putri nya.


"Ibu,ayo sini jangan duduk aja di situ"!seru Dita pada ibu nya.


Mila tersenyum dan berkata"Dita main sama ayah saja dulu,ibu masih ingin bersantai di sini"!jawab Mila kemudian.


Karena merasa kelelahan Rizal akhir nya mengajak putri nya untuk beristirahat,mereka duduk di bawah sebatang pohon yang sangat teduh di sekitar taman.


"Anak ayah mau makan apa"?tanya Rizal.


"Aku mau bubur ayam yah"!kata Dita.


Rizal pun memesan bubur ayam yang ada di sekitar taman itu,dan tak lama setelah nya bubur pun sudah sampai di hadapan mereka.


Dan mereka menikmati bubur itu dengan lahap nya,karena tadi di rumah belum sarapan.Mangkok ketiga nya pun ludes tak bersisa isinya,sangat nikmat rasa bubur ayam itu apa lagi di santap bersama keluarga tercinta.


"Ayah,aku ingin main ayunan yang di sana"!tunjuk Dita pada sebuah arena permainan di taman.


Rizal segera membawa anak nya ke tempat itu,Mila berjalan di sisi Rizal sambil menggandeng tangan mungil sang putri.


Dita segera naik diatas ayunan itu,dia meminta ayah nya mendorong nya pelan-pelan.Tak henti-hentinya dia tertawa karena merasa senang,tapi tak lama kemudian dia minta turun.Dan Rizal menghentikan dorongan pada ayunan itu,segera dia menggendong anak nya turun dari ayunan.


"Ibu,lihat deh itu ada badut"!seru Dita lagi.

__ADS_1


"Aku mau berfoto bareng badut,boleh ya Bu"?tanya Dita pada ibu nya.


Mila pun mengangguk setuju dengan permintaan anak nya,dan dengan sabar dia menunggu hingga selesai.Tak terasa hari beranjak sore,dan pada akhirnya mereka pun kembali ke rumah.


Sepanjang perjalanan Dita selalu tersenyum,puas rasa hati nya seharian ini di taman dengan di temani ayah dan ibu nya.


Sesampai nya di rumah,mereka beristirahat menghilangkan penat karena hampir seharian berada di taman.


Karena hari sudah sore Mila pun segera membawa Dita mandi,dengan penuh tawa mereka becanda dengan riang.


Setelah selesai mandi mereka duduk di ruang keluarga,Mila segera beranjak dari duduknya untuk menuju dapur.Dia akan menyiapkan makan malam untuk anak dan suami nya,menu sore ini tumis kangkung dan sambal sarden.


Setelah di rasa semua telah siap,dia pun segera membawa nya ke meja makan.Mereka makan dengan lahap nya,apa lagi Rizal yang memang merasa lapar sejak kembali dari taman.


Dita sangat menyukai menu sarden,dia begitu lahap sekali meskipun sedikit kepedasan.Mila yang melihat itu segera mengambilkan minum untuk anak nya,dia hanya tersenyum dengan tingkah putri nya.


Dan makan malam pun telah selesai,Mila segera membawa piring-piring kotor ke dapur yang nanti nya akan di cuci oleh nya.Sebelum itu dia bertanya pada suami nya"Mas mau minum teh atau kopi"?tanya Mila pada sang suami.


Mila pun kembali ke dapur untuk mencuci piring-piring kotor,sementara itu Dita masih asyik menyaksikan acara kartun di televisi.


Malam sudah menunjukan pukul 21:15 WIB,Dita yang merasa kelelahan pun tanpa sadar sudah tertidur di sofa .Melihat itu sang ayah segera menggendong nya masuk ke dalam kamar.


Dia membaringkan putri nya secara perlahan,dia menatap sang putri kecilnya dengan penuh senyum.Betapa bahagia dia hari ini bisa mewujudkan permintaan anak nya,selama ini dia sibuk dengan urusan kerja dan juga kekasih nya.


"Kamu lihat sendiri kan mas,dia tak meminta yang aneh-aneh untuk membuatnya bahagia"kata Mila setelah Rizal membaringkan putrinya.


"Dengan kamu menemaninya bermain saja,itu sudah cukup membuatnya bahagia mas"lanjut Mila lagi.


"Iya dek,mas minta maaf karena selalu tak punya waktu untuk kalian"ucap Rizal.

__ADS_1


"Lain kali mas akan meluangkan waktu untuk kita berlibur "Rizal memeluk erat istrinya.


Malam pun merangkak semakin larut,bunyi suara binatang malam terdengar sebagai musik pengantar tidur.Akhirnya mereka pun tertidur dengan lelap nya,hingga sampai ke alam mimpi.


Pagi-pagi sekali Mila dan Rizal sudah terbangun,ia segera saja menyiapkan sarapan seperti biasa nya.Rizal juga bersiap akan berangkat ke kantor setelah menghabiskan sarapan nya.


Hingga tiba di kantor,senyum masih tersungging di bibir Rizal.Rekan kerja sampai merasa heran dengan perubahan Rizal pagi itu, akhirnya Ia pun dengan jahil nya menggoda Rizal.


"Cie,cie,ada apa ni senyum-senyum seperti orang menang undian"?celetuk Andre,rekan kerja Rizal.


"Kau mau tahu apa yang membuat ku seperti ini ,Ndre"tanya Rizal.


"Aku sangat bahagia sekali saat ini,karena kemarin aku bisa menemani anak dan istri ku ke taman"!kata Rizal.


"Nah ,itu baru suami dan ayah yang baik "!balas teman nya.


"Itu lah yang harus kamu lakukan untuk kebahagiaan keluarga mu Zal,"


"Jangan pernah kau menyia-nyiakan mereka,karena kau akan menyesal kelak"lanjut Andre menasehati Rizal.


Rizal pun mendengarkan dengan seksama,nasehat dari rekan nya itu.Dan setelah berkata demikian Andre pun kembali ke tempat kerja nya.


Ternyata masih ada yang perduli terhadap diri nya,ia pikir semua teman-temannya akan bersikap masa bodo dengan nya.


Dan Rizal pun kini tengah di sibukkan kembali oleh tugas-tugasnya yang masih menumpuk,ia segera mengerjakan semua nya .Tak lama berselang pun jam makan siang telah tiba,ia dan Andre segera bergegas kesebuah resto yang tak jauh dari kantor.


Pelayan resto segera menghampiri mereka dan menyerahkan daftar menu,setelah mereka memesan makanan yang ada di menu tersebut selanjutnya mereka kembali membahas tentang pekerjaan.


Tak menunggu waktu lama,akhirnya makanan mereka pun telah sampai di meja.Karena perut sudah terasa sangat lapar,mereka tanpa banyak bicara langsung saja menyantap makanan nya masing-masing.

__ADS_1


Kini piring yang tadi nya berisi makanan penuh,telah kandas isi nya dalam waktu sekejap saja.Senyum puas tersungging di bibir mereka.


__ADS_2