
Derasnya air hujan turun mengguyur jalanan yang telah sepi, ranting-ranting pohon besar yang berdiri kokoh di sepanjang jalan meliuk-liuk di terjang angin kencang malam itu.
Sebuah mobil berwarna putih sedang melintas secara perlahan,karena deras nya hujan yang turun tak bisa mengemudi dengan kencang.Sang pengemudi ternyata seorang laki-laki yang tak lain adalah Rizal,saat itu dia baru saja pulang dari kantor.
"Sial,kenapa hujan nya nggak reda-reda"umpat nya sendirian.
"Mana perut terasa lapar lagi"!
Di sela-sela gumaman nya dia teringat bila saat sedang seperti ini,biasa nya Mila sudah menyiapkan makan malam di rumah.Begitu juga jika ia ingin mandi,tentunya sudah tersedia air hangat.
Ingatan nya kembali ke masa di mana dia dan Mila masih menjadi suami istri,kini hanya rasa penyesalan yang ia harus rasakan.Dia benar-benar merasa sudah tak ada artinya lagi hidup tanpa istri dan anak nya.
Malam itu dengan kecepatan diatas rata-rata, Rizal mengendarai mobil nya bagai orang yang kerasukan .Tak dipedulikan nya suara klakson mobil lain yang terus-menerus memberi peringatan padanya untuk berhati-hati.
Tapi tak di hiraukan nya semua itu,dia bagai orang yang sudah hilang akal.Dan tak lama berselang,sebuah truk Fuso pengangkat pasir sedang melintas di hadapan nya.Dan saat itu juga Rizal gugup ketika berpapasan dengan truk tersebut.Akhirnya ia pun membanting stir ke kanan dan menabrak pembatas jalan,ia pun langsung tak sadarkan diri kala itu.
Jalanan yang awal nya lancar,saat itu juga terjadi kemacetan karena terjadinya kecelakaan yang dialami Rizal.Tak berapa lama sebuah mobil ambulans pun tampak telah tiba di tempat itu.Rizal pun akhirnya dievakuasi dari tempat kejadian,dengan kencang nya ambulans pun berlalu menuju rumah sakit terdekat.
Rizal yang tak mempunyai sanak saudara di kota itu akhir nya harus di rawat di rumah sakit seorang diri,dia belum juga sadarkan diri dari pingsannya.Dokter dengan sigap merawat seluruh luka-luka di tubuh Rizal,dan Rizal pun harus di rawat di ruang IGD.Karena kecelakaan itu ,ia harus kehilangan sebelah kaki nya sebab tulang kakinya remuk sehingga harus diamputasi.
__ADS_1
Rizal yang tak berdaya kini hanya terbaring lemah di ranjang rumah sakit,entah sampai kapan ia akan segera siuman.Sudah sebulan lebih Rizal di rumah sakit ini tanpa siapa-siapa,harta yang di milikinya sudah habis untuk semua biaya rumah sakit .
Yaa,,Rizal yang dahulu kaya raya sekarang tak ada sedikit pun harta yang tersisa,sungguh miris nasib nya kini.Apakah ini karma dari perbuatannya karena telah menyia-nyiakan anak dan istri nya dulu?
Mungkin mukjizat dari Allah,Rizal pun akhir nya telah sadar dari koma nya.Dia berteriak histeris seperti orang yang lupa ingatan,dia mengatakan kenapa ia tidak mati saja.Dari pada hidup menanggung penderitaan,di tambah lagi kini dia telah cacat.
Waktu pun berlalu begitu saja,dunia seakan berputar lebih cepat dari biasanya.Kini Rizal harus tinggal bersama ibu nya di kampung halaman,hanya ibu nya lah yang akan merawat Rizal di saat dia seperti ini.
Hari-hari terasa begitu lambat bagi Rizal, keadaannya kini semakin mengenaskan.Dia tak ubahnya seperti mayat hidup,yang sehari-hari nya hanya berada di atas kursi roda.
"Nak ,kamu jangan seperti ini terus "kata ibu nya.
"Istighfar Zal,ini sudah jalan hidup mu",apa pun yang kamu perbuat kamu harus ikhlas menerima akibat nya"kata ibu nya kemudian.
Semakin hari keadaan Rizal semakin memprihatinkan,dia bagaikan orang yang sudah hilang kewarasan nya.Tiap hari tertawa sendiri,bicara sendiri tanpa sebab juga tiba-tiba dia mengamuk.
Kakak perempuan Rizal yang bernama Mbak Rina sampai terlihat tak terurus,karena dia juga ikut membantu merawat adik laki-laki satu-satunya itu .
Para tetangga yang tak jauh dari rumah ibunya Rizal juga sangat menaruh rasa kasihan terhadap Rizal,tapi mereka tahu jika semua itu adalah hukuman bagi Rizal yang selalu dzolim terhadap istri nya ketika itu.
__ADS_1
Kini hanya kehancuran lah yang di terima Rizal untuk mempertanggung jawabkan semua nya,dan itu mungkin belum seberapa di bandingkan dengan apa yang di rasakan Mila ketika itu .
Karena tak sepantasnya seorang suami berbuat buruk terhadap istrinya, perselingkuhan yang dianggap nya membawa kesenangan .Ternyata hanya membawa pada kenikmatan sesaat,dan kabar dari beberapa teman-teman Rizal.Bahwa Dila yang menjadi wanita selingkuhan Rizal kala itu,telah meninggal dunia karena kecelakaan ketika akan menghadiri sebuah acara di cafe ternama kala itu.
Mereka akhirnya sama-sama telah hancur oleh ambisi masing-masing,dan sejatinya jangan lah menjalin hubungan dengan orang yang telah menjadi masa lalu.Jangan pernah hadirkan mereka dalam kehidupan kita selanjutnya,karena mantan yang baik tak kan pernah datang mengusik untuk menghancurkan rumah tangga orang yang pernah jadi bagian hidup nya di masa lalu.
Jadikan pelajaran di kehidupan yang akan datang,karena tak selama nya perselingkuhan itu berakhir dengan kebahagiaan.
Anak yang tak bersalah harus menjadi korban keegoisan seorang ayah yang hanya mengejar kesenangan semata .
Tanpa mau memikirkan bagaimana kehidupan anak nya selanjutnya kelak,masih beruntung jika sang anak di rawat oleh ibu kandung yang sangat menyayangi nya.Bahkan ada pula seorang ibu kandung tega menyakiti anak-anak nya karena merasa sakit hati dengan ulah sang suami.Sudah banyak kejadian fatal yang telah meregang nyawa karena dendam seorang istri yang mereka lampiaskan pada anak-anak nya.
Semoga kita semua di jauhkan dengan hal semacam itu,karena anak adalah harta yang paling berharga diantara apa pun.Anak adalah titipan yang harus di jaga dengan sebaik-baiknya,tidak ada mantan anak di mana pun dan bagaimanapun keadaannya.
Sayangi dan lindungi anak-anak kita dengan segenap jiwa dan raga,bahkan nyawa yang sudah di pertaruhkan disaat harus melahirkan mereka ke dunia ini.Didiklah anak dengan ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat,tanamkan lah nilai-nilai agama di dalam hidup nya.Kelak mereka akan membawa kita di kehidupan yang lebih baik lagi.
Sekian tulisan ini saya akhiri, mudah-mudahan bisa berlanjut ke season selanjutnya
Salam dari penulis untuk para pembaca tercinta ,dan sampai jumpa di lain kesempatan .
__ADS_1
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu.