
“Kakak, aku sudah menjelaskan padamu bahwa hubungan aku dan Kevin tidak seperti yang kamu pikirkan. Kevin tidak bermaksud menghianatimu.
Aku dan Kevin tidak sengaja tidur bersama karena mabuk. Ada pun anak ini, ini hanya sebuah kesalahan yang tidak sengaja. Tapi kamu masih ingin aku menggugurkan anak ini,” isaknya memeluk perutnya protektif seolah takut Aria akan menyakitinya.
“Ini salahku, anakku tidak bersalah. Tolong jangan membuatku menggugurkan anak ini. Aku tidak meminta untuk dinikahi Kevin, tapi izinkan aku membesarkan anak dalam perutku,” isaknya dengan menyedihkan menatap keluarga Derrick memohon.
Aria menatapnya tidak percaya. Siapa yang memutar balikkan fakta? Ibu tirinya dan Melissa sungguh pandai berakting.
Keluarga Derrick menatap Melissa dengan tatapan iba. Mereka berbalik menatap Aria tidak senang.
“Aria, meski Kevin tidak sengaja menghamili Melissa, kamu tetap tidak bisa menyuruh Melissa menggugurkan kandungannya. Bagaimana pun anak di perut Melissa memiliki darah keluarga Derrick,” kata Katte Brown, ibu Kevin sekaligus Nyonya Derrick.
“Aku sungguh tidak menyangka kamu akan menjadi gadis yang kejam ingin membunuh seorang anak yang bahkan belum lahir. Aku benar-benar kecewa.”
Tuan Wiliam menganggukkan kepalanya dan menatap Aria tidak senang.
Terkejut, Aria menganga tidak percaya. Tuan dan Nyonya Derrick yang selama ini lembut padanya termakan kebohongan Melissa.
Mereka bahkan tidak mempertimbangkan perasaannya yang dikhianati oleh Kevin karena menghamili adik tirinya.
“Paman, Bibi kenapa kalian tidak percaya padaku .... Lalu bagaimana dengan perasaanku? Aku tunangan Kevin, tapi tunanganku menghamili adik tiriku.” Air mata mengalir di pipi Aria.
__ADS_1
Dia menoleh menatap Kevin yang membuang muka. Ada ekspresi bersalah di wajahnya.
Tatapan Melissa sangat gelap melihat ekspresi bersalah di wajah Kevin.
Dia belum mendapatkan kepastian bahwa Kevin akan memutuskan pertunangannya dengan Aria dan menikahinya meski dia mengandung anaknya.
“Jadi kamu menuduh Melissa ingin menyakiti bayinya gitu? Kamu pikir Melissa akan begitu kejam pada anaknya sendiri?” Emily mencibir dingin.
“Aku ....”
“Kakak, ini bukan salah Kevin, ini salahku. Kamu boleh membenciku. Aku akan pergi ke luar negeri dan membesarkan anak ini sendirian. Aku tidak akan mengganggu hubunganmu dengan Kevin. Aku berjanji tidak akan pernah kembali lagi.” Melissa menundukkan kepalanya. Air mata mengalir di pipinya saat dia mengucapkan kata itu.
Mata Emily memerah, dia pura-pura ikut merasakan rasa sakit Melissa. Dia menghampiri Aria dengan cepat dan menampar wajahnya di depan semua orang.
“Kamu gadis tak berperasaan! Sudah cukup baik Melissa menyembunyikan semua perselingkuhanmu. Namun kamu tidak puas dan ingin menyingkirkannya agar kamu bisa menyembunyikan semua perselingkuhanmu selamanya!”
Ucapan Emily menarik perhatian Kevin dan keluarga Derrick.
“Perselingkuhan? Aria kamu berselingkuh di belakangku?!” Kevin tiba-tiba meraih tangan Aria dan mencengkeramnya erat.
Wajahnya penuh dengan amarah dan kecemburuan.
__ADS_1
Aria meringis kesakitan, dia menggelengkan kepalanya sambil menatap Kevin memohon.
“Itu tidak benar! Aku tidak pernah berselingkuh darimu Kevin.”
“Bohong, aku punya bukti bahwa Aria berselingkuh dengan banyak pria. Melissa melihat tadi malam masuk ke kamar hotel dengan beberapa pria, tapi dia mengancam Melissa untuk menutup mulutnya.” Emily dengan cepat mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto-foto Aria bersama pria lain pada Kevin.
Aria menggelengkan kepalanya kuat-kuat.
“Itu tidak benar, aku tidak pernah berselingkuh dari Kevin apalagi menghianatimu!” Dia menatap Kevin memohon.
Namun Kevin tidak mau mendengarnya dan meraih ponsel Emily tidak sabar.
Dalam galeri foto ponsel terlihat banyak foto-foto Aria bersama pria yang berbeda masuk ke klub malam, bahkan ke hotel dengan penampilan glamornya.
Wajah gadis dalam foto itu adalah Aria. Foto itu terlihat sangat nyata, tidak seperti diedit.
Melissa diam-diam tersenyum puas. Dia tinggal menunggu keluarga Derrick membuang Aria.
Akan kah kelanjutan berikutnya semakin memanas atau bahkan cukup seperti ini. Baca dan dukung terus karya ini agar bisa berlanjut, sehingga bisa menghibur para pembaca semua. Apabila ada kritik dan saran silahkan hubungin nomor whatsapp di bawah.
Kosong delapan satu lima lima lima enam delapan enam enam enam sembilan
__ADS_1
Bersambung !!!