
Safaluna
Bab 23
•
TOK TOK TOK...
Bik Lea yang sedang menyapu di ruang tamu, mendengar suara ketukan tersebut.
Ia pun langsung menaruh gagang sapu di tembok dan berjalan ke arah pintu.
Ceklek...
Bik Lea membuka pintu, tersenyum lebar saat melihat Rachel berada disana.
"Eh nyonya Rachel? Kok balik lagi?" ucap bik Lea.
"Iya bik, barang saya ada yang ketinggalan. Kayaknya sih tertinggal di meja makan, soalnya tadi saya cek di tas gak ada." jawab Rachel.
"Oh gitu, emangnya barang apa yang ketinggalan nyonya?" tanya bik Lea.
"Umm, hp saya bik. Boleh tolong bantu cariin?!" ucap Rachel.
"Ah iya, siap nyonya! Pasti saya bakal bantu cari kok! Yaudah, ayo nyonya masuk aja dulu ke dalam!" ucap bik Lea melebarkan pintu.
"Makasih bik!" ucap Rachel tersenyum.
Rachel pun masuk ke dalam rumah putranya itu, ia langsung bergegas menuju meja makan untuk mencari ponselnya.
Akan tetapi, Rachel tak menemukan apapun disana termasuk ponselnya.
"Yah, kok gak ada ya bik? Tadi bibik sempat lihat hp gak sih disini?" tanya Rachel pada bik Lea.
"Enggak tuh nyah, saya waktu beresin piring sama gelas tadi gak sempat lihat-lihat barang di meja. Saya juga belum lap mejanya sih," jawab bik Lea.
"Duh, terus hp saya dimana ya? Saya ingat banget kok tadi tuh saya kesini bawa hp, masa tiba-tiba bisa hilang gitu aja?!" ujar Rachel bingung.
"Eee mungkin bukan disini ketinggalannya, nyah. Bisa jadi di rumah nyonya, atau di mobil sewaktu nyonya datang kesini." ucap bik Lea.
"Bisa jadi sih, tapi coba saya tanya ke Aaron dulu deh. Siapa tau Aaron lihat dan dia yang ambil hp saya disini. Eh ya, Aaron nya kemana ya bik?" ucap Rachel.
"Eee tuan Aaron tadi ke kamarnya, nyah." jawab bik Lea.
"Oalah, yaudah saya mau cek ke atas deh samperin dia. Bibik lanjut aja nyapu nya ya!" ucap Rachel.
"Siap nyonya besar!" ucap bik Lea tersenyum.
__ADS_1
Rachel pun kembali melangkah sambil meneriaki nama putranya.
"Aaron, sayang!"
"Aaron!" teriak Rachel berkali-kali.
Akhirnya Rachel bertemu dengan Aaron saat hendak menaiki tangga, kebetulan pria itu baru saja turun dari tangga karena panggilan mamanya.
"Iya mom, ada apa mommy teriak-teriak begitu? Lagian kok mommy balik lagi sih? Emangnya ada yang ketinggalan?" tanya Aaron bingung.
"Nah itu dia, iya mama emang ada yang ketinggalan makanya mama balik lagi." jawab Rachel.
"Hah? Apa yang ketinggalan?" tanya Aaron.
"Hp mama," jawab Rachel.
"Hp? Aku gak ngeliat hp mama tuh, kayaknya gak ketinggalan deh disini." ucap Aaron.
"Yang benar kamu, Aaron? Terus kalau bukan disini, dimana dong?" tanya Rachel panik.
"Aku juga gak tahu, mom." jawab Aaron.
"Haish, hp mommy satu-satunya masa hilang sih Aaron?! Terus mommy mau hubungi kamu gimana nantinya kalau kayak gini?" ujar Rachel.
"Sabar mom! Siapa tahu ketinggalan di rumah, mungkin tadi mommy kesini gak bawa hp kali." ucap Aaron.
"Ya tapi kan disini gak ada, kalau ada mah pasti aku ngeliat tadi mom." ucap Aaron.
"Aduh! Terus hp mommy dimana ya?" ujar Rachel kebingungan.
Aaron menggeleng pelan sembari mengangkat kedua bahunya tanda ia tak tahu.
TOK TOK TOK...
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya dari luar.
Sontak Aaron dan Rachel langsung kompak menoleh ke arah pintu secara bersamaan.
"Itu siapa ya mom?" ujar Aaron.
"Mana mommy tahu, kamu buka gih sana buat mastiin! Siapa tahu itu Scarlett istri kamu yang baru pulang," ucap Rachel.
"Iya juga, semoga benar deh mom! Jadi, aku gak perlu susah-susah cari dia." ucap Aaron.
"Yaudah, buka sana!" ucap Rachel.
Saat Aaron hendak melangkah membuka pintu, ia justru bertemu dengan bik Lea dari dapur.
__ADS_1
"Eh eh bik, biar aku aja yang buka pintu!" ucap Aaron.
"Baik tuan!" ucap bik Lea.
Bik Lea akhirnya berbalik dan kembali ke dapur sesuai perintah Aaron.
Sementara Aaron lanjut pergi membuka pintu rumahnya untuk mencari tahu siapa yang datang.
Ceklek...
Aaron membuka pintu, melihat papanya berdiri di depan sana menatap ke arahnya.
"Daddy?" ucap Aaron terkejut.
"Iya Aaron, mommy kamu masih ada disini gak?" tanya Barnard pada Aaron.
"Ada kok dad, kenapa emang?" ucap Aaron.
"Ini, tadi hp mommy kamu itu ketinggalan di mobil Daddy sewaktu Daddy antar dia kesini. Makanya sekarang Daddy balik lagi kesini, tolong ya kamu kasih hp ini ke mommy kamu!" ucap Barnard.
"Iya dad, tapi kenapa gak Daddy aja yang kasih sendiri ke dalam sama mommy?" tanya Aaron.
"Daddy gak bisa, Daddy harus ke kantor sekarang. Kamu aja ya yang tolong kasih ini ke mommy kamu!" jawab Barnard.
"Oke deh dad!" ucap Aaron.
"Yaudah, Daddy pergi sekarang ya? Titip pesan aja ke mommy kamu dari Daddy!" ucap Barnard.
"Siap dad!" ucap Aaron tersenyum tipis.
Barnard pun pergi dari sana setelah menyerahkan ponsel itu kepada Aaron.
Aaron berbalik badan, namun ia justru berpapasan dengan Rachel yang melangkah ke dekatnya.
"Eh mommy, ya ampun mommy ngapain sih ada disini?! Bikin aku kaget aja deh, untung aku gak jantungan!" ucap Aaron terkejut.
"Lebay kamu ah! Siapa tadi yang datang kesini?" tanya Rachel.
"Eh, itu kan hp mommy. Kok bisa ada di kamu?" ucap Rachel saat melihat ponselnya dipegang oleh putranya.
"Eee iya mom, ini tadi Daddy datang dan kasih hp ini ke aku. Katanya sih hp mommy ketinggalan di mobil Daddy tadi," jelas Aaron.
"Oalah..." ucap Rachel merasa senang.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1